Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Polres Tapsel Harus Ungkap Rentetan Kasus Pembunuhan di Palas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 18 Okt 2016
  • print Cetak
warga ramai-rami melihat mayat di goni di bawah jembatan Desa Ampolu, Sosa, Palas

warga ramai-rami melihat mayat di goni di bawah jembatan Desa Ampolu, Sosa, Palas

 

PALAS (Mandailing Online) – Polres Tapanuli Selatan didesak mengungkap berbagai kasus pembunuhan di Kabupaten Padang Lawas (Palas).

“Kalau menurut catatan saya sebagai putra asal Desa Sigorbus, yang tersiar di media cetak sudah beberapa kali kasus pembunuhan yang terjadi, hanya beberapa kasus yang terungkap. Karena itu saya mengharapkan kepada Kapolres Tapsel untuk segera mengungkap semua kasus-kasus pembunuhan yang terjadi di Padang Lawas,” kata Iskandar Hasibuan pria keturunan Desa Sigorbus, Palas, Selasa (18/10).

“Catatan saya, kasus yang diduga pembunuhan yang terjadi selama tahun 2016 ini terbilang banyak. Antara lain kasus pembunuhan terhadap Syahrial Siregar, Budiman Harahap, Pendi Sihombing, Sahroni Siregar. Dan terahir pembunuhan yang mana ditemukan mayatnya di kolong jembatan di wilayah Sosa, Minggu kemarin (16/10) suatu bukti bahwa wilayah Padang Lawas sudah termasuk daerah rawan,” ungkapnya.

Iskandar Hasibuan

Iskandar Hasibuan

Pembunuhan demi pembunuhan sudah terus terjadi di Kabupaten Padang Lawas. Terbaru, pembunuhan yang terjadi dengan mayat dibuang dan terbungkus karung goni di dekat jembatan Paya Kambing Desa Ampolu Kecamatan Sosa, Minggu (16/10) kemarin.

Sementara itu, dalam catatan Metro Tabagsel, selama enam bulan terakhir, sedikitnya sudah lima orang tewas dalam kondisi mengenaskan karena dibunuh, di Kabupaten Padang Lawas.

“Ada memang yang menyerahkan diri dari lima kasus pembunuhan itu, namun sebagai warga yang tinggal di perantauan tentu perlu menyampaikan keluhan agar daerah Padang Lawas menjadi prioritas dari Kapolres Tapanuli Selatan untuk mengungkapnya,” ujar pria yang tinggal di Panyabungan dan ketua DPC PDI Perjuangan Madina.

Iskandar juga menyadari tentang luasnya wilayah hukum Polres Tapsel yang membawahi 3  kabupaten, yakni Tapanuli Selatan, Padang Lawas Utara dan Padang Lawas, sehingga sudah saatnya mendirikan Polres Palas dan Paluta.

Meski membawahi tiga kabupaten, Kapolres Tapanuli Selatan tetap diharapkan untuk lebih memperhatikan kasus-kasus pembunuhan yang terjadi. “Sebab, sudah banyak keluarga yang menghubungi saya melalui telephon agar ikut dulu mendesak polisi segera mengungkap semua kasus pembunuhan yang terjadi,” katanya.

 “Saya sangat yakin sekali dengan jajaran kepolisian di Tapanuli Selatan akan mampu mengungkap semua kasus pembunuhan dan juga persoalan narkoba juga sudah sangat luar biasa di Palas,” imbuhnya.

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Elfanda : Kerusakan Mobil Dinas Akan Jadi Beban Anggaran

    Elfanda : Kerusakan Mobil Dinas Akan Jadi Beban Anggaran

    • calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) pengamat anggaran dari Medan Elfanda menjelaskan, kerusakan mobil dinas wakil Bupati Mandailing Natal akan menjadi beban anggaran, hal ini akibat perencanaan pengadaan mobil yang tidak tepat. Elfanda pun menilai dengan perencanaan yang seharusnya jelas dan terperinci, mobil Hyundai Palisade yang menjadi mobil dinas Wabup Madina ini sudah pantas atau cocok […]

  • Budak di Mandailing Sebelum Abad 19

    Budak di Mandailing Sebelum Abad 19

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap Laporan pendahulu Godon dan fakta di lapangan menyatakan bahwa perbudakan masih merajalela di Mandailing dan Angkola. Budak menjadi dagangan utama selain emas. Hampir sepertiga penduduk Mandailing, Angkola dan Padang Lawas ketika itu adalah budak atau orang yang berhutang (Castles,1972:20;Harahap, 1996b:37). Asisten Residen T.J. Willer mencatat daftar harga-harga budak dan ternak di […]

  • 4 Oknum LSM Memeras Sekolah Jutaan Rupiah

    4 Oknum LSM Memeras Sekolah Jutaan Rupiah

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Empat oknum LSM Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN) yang ditangkap polisi karena selalu memeras para kepala sekolah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Lalu, bagaimana cara dan pola yang mereka mainkan sehingga para kepal sekolah harus menyerahkan uang kepada mereka? Dan dikabarkan sudah banyak sekolah […]

  • Tony Abbott Diminta Berjanji Tak Sadap Indonesia Lagi

    Tony Abbott Diminta Berjanji Tak Sadap Indonesia Lagi

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    WASHINGTON – Mantan Perdana Menteri Australia Julian Gillard meminta penerusnya, PM Tony Abbott berjanji kepada Indonesia untuk tidak melakukan penyadapan lagi di masa mendatang. Menurutnya, hal tersebut merupakan respon terbaik yang bisa diberikan Australia di tengah hubungan yang memanas dengan Indonesia saat ini. Dalam wawancara eksklusif dengan CNN, Gillard menolak untuk berkomentar mengenai penyadapan yang […]

  • Nyawa Hilang Di Tangan Saudara Karena Mencekik Ibu, Salah Siapa?

    Nyawa Hilang Di Tangan Saudara Karena Mencekik Ibu, Salah Siapa?

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari, S.Kom Ketua Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal Pertiwi kembali berduka, SN (18) seorang adik kandung korban dengan terpaksa membunuh abang kandungnya sendiri AN (34). Pelaku menggunakan kayu yang diambil dari samping rumahnya lalu memukul abangnya di bagian kepala sebanyak 6 kali hingga tewas di tempat kejadian. SN adik kandung korban […]

  • Inspektorat Madina Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Inspektorat Mandailing Natal mengaku saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus pemecatan sekitar 20 petugas kebersihan kota Panyabungan. Kepala Inspektorat Madina Marwan Siregar menjawab wartawan, Selasa (4/6/2013) menyatakan pihaknya masih bergerak mengumpul bukti-bukti. Dia juga membenarkan bahwa pihak Pemkab Madina sudah menerima surat Inspektorat Sumut atas nama Gubernur Sumut terkait pemecatan […]

expand_less