Jumat, 4 Sep 2026
light_mode

Rp50 Juta untuk Website Mubazir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
  • print Cetak

KISARAN (Mandailing Online) – Website http://pemkab-asahan.go.id/ dinilai mubazir dan tidak bermanfat. Meski masih bisa dibuka, namun sejak tahun 2010 hingga 2013, tampilan website tidak ada perubahan.

Sebagaimana diketahui, data yang dimasukan terbaru juga tahun 2009 yakni tentang panitia Pengadaan Barang/Jasa di Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan yang mengadakan Pemilihan Umum dengan pascakualifikasi untuk pengadaan barang/jasa borongan dan pemasokan sumber dana APBD Kabupaten Asahan tahun anggaran 2009. Padahal kucuran dana untuk biaya perawatan dan biaya operasional website yang ditampung di Seketariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Asahan dananya cukup tinggi yakni Rp50 juta.

Anggota DPRD Asahan Khairul Saleh, Senin (4/11) mengatakan, sesuai Perubahan Pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Asahan tahun anggaran 2012 disebutkan, di Setdakab Asahan tercantum dana untuk pemeliharaan dan biaya operasional website tersebut.

Anehnya, sejak tahun 2009 hingga 2013, tidak ada perubahan tampilan di website milik Pemkab Asahan tersebut. Berita yang disajikan juga tidak berubah sejak tahun 2009. Namun biaya perawatan dan operasionalnya masih tetap ditampung di APBD Asahan dengan anggaran yang lumayan besar mencapai Rp50 juta.

“Lucu saja, masak sejak tahun 2009 sampai sekarang tak ada berita terbaru yang masuk ke website tersebut. Berita terbaru yang tampil jika kita membuka website tersebut berita terhangatnya ya mengenai pengumuman pemilihan langsung Nomor:050 / 19 / PAN-AS/PML/2009 tentang Panitia Pengadaan Barang/Jasa Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan akan mengadakan Pemilihan Umum dengan Pascakualifikasi untuk Pengadaan Barang/Jasa Borongan dan Pemasokan sumber dana APBD Kabupaten Asahan tahun anggran 2009. Jadi untuk apa anggarannya tersebut,?” tanya Khairul.

Menurut Khairul, hal ini jelas merupakan suatu pemborosan dan pembodohan publik. Karena masyarakat tidak bertambah ilmunya dengan membuka website milik pemkab. Khairul menilai, yang paling bertanggung jawab atas masalah ini adalah Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang dan Sekretariat Daerah (Sekda). Karena anggaran untuk perawatan dan biaya operasionalnya tertampung di Setdakab Asahan. “Ini tanggung jawab bupati, sekda, dan humas.

Karena ada anggaran yang ditampung untuk perawatan website tersebut setiap tahunnya. Kalau masih tetap seperti itu kan jelas ini pembohongan publik. Pengetahuan masyarakat yang ingin membuka website milik pemkab itu tak akan bertambah. Itu karena data terbaru tidak ada.

Jangankan data tahun 2013 bulan September dan Oktober, data tahun 2010, 2011, dan 2012 saja tak ada. Jadi sangat anehkan jika anggarannya masih tetap ditampung. Mendingan website itu ditutup dan anggarannya dialihkan untuk program lain,” tambahnya.

Khairul juga menduga, hal ini terjadi karena ada indikasi jika dana untuk perawatan dan operasional website tidak dipergunakan dengan baik dan terindikasi disalah gunakan. Selain itu, ada juga indikasi jika tidak ada satupun sumber daya manusia (SDM/pegawai negeri sipil) di jajaran Pemkab Asahan yang mengerti mengenai pengelola website tersebut.

Saat hal ini coba dikonfirmasi kepada Sekdakab Asahan Sofyan, ternyata Sofyan sedang tidak berada di kantor. Saat di SMS, Sofyan tidak menjawab. Sementara Kabag Humas Pemkab Asahan Zainal Abidin mengaku sedang berada di Medan dan kurang paham mengenai masalah website tersebut. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENDIDIK ANAK BERPUASA

    MENDIDIK ANAK BERPUASA

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nurlela Sari Aktivis dan ibu rumah tangga, tinggal di Madina Pada saat ini kita sedang berada dalam sebuah bulan yang begitu mulia. Seperti yang diketahui, bulan Ramadhan disebut juga dengan  syahrul mubarak (bulan penuh berkah) dan sebagai syahrut tarbiyah (bulan pendidikan) karena mendidik umat untuk selalu mensyukuri nikmat, menumbuhkan sifat sosial juga melakukan pembinaan […]

  • Manuver Politik Murahan Sang Bupati

    Manuver Politik Murahan Sang Bupati

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : M. Amin Nasution,SH.MH Ketua LBH Al-Amin Madina   Hari gini ada Bupati yang tidak tahu prosedur pengunduran diri dari jabatan adalah sungguh sangat ironis mengingat jabatan Bupati adalah jabatan politik yang sangat prestise yang mengemban amanat mayoritas suara rakyat dalam satu kabupaten. Sahdan, tanggal 18 April 2019 (sehari setelah Pilpres/Pileg) Bupati Mandailing Natal […]

  • Atika Rekom Pelarangan Tambang Ilegal Kotanopan

    Atika Rekom Pelarangan Tambang Ilegal Kotanopan

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tambang emas ilegal di pinggiran sungai Batang Gadis kawasan Kotanopan bakal terhenti. Pertemuan banyak pihak di aula kantor bupati Mandailing Natal (Madina), Kamis (4/4/2024) membahas tambang itu yang mencuatkan kesimpulan melarang aktivitas tambang. Pertemuan itu dipimpin Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution; Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh; Dandim […]

  • Bupati janji naikkan honor guru ngaji

    Bupati janji naikkan honor guru ngaji

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    LABUHANBATU  – Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara, H Tigor Panusunan Siregar berjanji menaikkan honor guru mengaji dalam program Labuhanbatu Mengaji tahun 2015. “Kenaikan itu untuk menghargai jerih payah ratusan guru mengaji yang mengajar anak-anak di masjid,” kata Kabag Humas dan Infokom Pemkab Labuhanbatu, Sugeng di Rantauprapat, hari ini. Sejalan dengan itu, ujar Sugeng, bupati meminta kepada […]

  • Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 2)

    Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 2)

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampuran (air terjun) Caroce di Desa Tandikek, Kecamatan Ranto Baek, Mandailing Natal. Lokasi Sampuran Caroce berjarak sekitar 500 meter di sisi kanan pemukiman Desa Tandikek. Masuk ke lokasi tergolong mudah karena pengunjung dapat menaiki kenderaan roda 2 dan mobil roda 4. Desa Tandikek berjarak sekitar 30 Km dari Simpang Gambir. Simpang Gambir berjarak sekitar 41 […]

  • Istana Tunggang Bosar Ulosi Sultan Palembang

    Istana Tunggang Bosar Ulosi Sultan Palembang

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL- Istana Tunggang Bosar Kesultanan Dasa Nawalu Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) diberi kehormatan untuk mangulosi Sultan Palembang, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dan permaisuri di acara parade kirab agung di Festival Keraton Nusantara VII tanggal 26-28 Nopember di Benteng Kuto Besak, Palembang. Selain Sultan Palembang, juga diulosi Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Irjen […]

expand_less