Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Dinas Kelautan & Kependudukan Disorot

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Pasca pengesahan 14 perda yang sebagian mengatur tentang susunan organisasi tata laksana pemerintahan, Pj Bupati Madina Aspan Sofian Batubara dimungkinkan melakukan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Madina sebelum pengajuan RAPBD 2011.

Mutasi ini merupakan lanjutan reformasi birokrasi yang digulirkan Pj Bupati Madina Aspan Sofian Batubara. Bupati diharapkan tetap berpegang teguh pada penilaian terhadap sisi kredibilitas, kapasitas dan basic akademik dari calon pejabat yang akan menduduki jabatan struktural.

Demikian dikatakan Ketua LSM Gerhana Suhandi Lubis dan Direktur Eksekutif LSM Topan RI Madina Sam An Hasibuan kepada waratawan di Panyabungan, Kamis (02/12/2010).

Dikatakan, Bupati diharapkan melihat dan memperhatikan keberhasilan atau keberhasilan dinas-dinas sebelum memutuskan untuk memutasi kepala dinasnya. Dinas yang dianggap berhasil dipertahankan kepala dinasnya. Namun, jika programnya tak memuaskan, diganti saja.

Dicontohkan, Dinas Perikanan dan Kelautan saat ini perlu dievaluasi kinerja dan programnya, termasuk Dinas Kependudukan dan KB. Di Dinas Perikanan dan Kelautan sejauh ini banyak diduga program yang tak jelas sehingga dianggap memubazirkan uang negara.

“Hingga kini perikanan darat dan perikanan laut di Madina belum mampu memenuhi kebutuhan ikan konsumsi bagi rakyat di Madina. Justru masih dikuasai hasil petani dari luar daerah,” kata Suhandi.

Padahal anggaran sudah puluhan bahkan ratusan milyaran rupiah diposkan di Dinas Perikanan dan Kelautan, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN. “Tidak jelas terlihat adanya peningkatan signifikan di sektor perikanan ini,” lanjutnya.

Bahkan banyak fisik-fisik Balai Banih Ikan (BBI) yang terlantar dan tak terurus yang menyebabkan keprihatinan. Ironisnya, BBI di Saba Jambu dijadikan lokasi judi yang dibuktikan dengan adanya penangkapan beberapa waktu lalu.

“Kita juga melihat bangunan TPI di Tabuyung tak berfungsi, termasuk jutga TPI di Batahan yang tak berfungsi meski pembangunannya Tahun 2007 lalu. Ini mengindikasikan perencanaan dan program ini menjadi tanda tanya,” ujarnya.

Yang parah, program pengadaan 5 unit kapal penangkap ikan masih ditangani pihak pihak kejaksaan karena terindikasi anggaran biayanya dimarkup.

Sementara itu, di Dinas Kependudukan dan KB juga masih menjadi pertanyaan bagi masyarakat tentang program keluarga berencana yang terdengar tak jelas. Beberapa waktu lalu, dinas ini akan didemo para pengunjuk rasa, namun batal. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • TIM SAR MERANGKAK DI LORONG LOBANG

    TIM SAR MERANGKAK DI LORONG LOBANG

    • calendar_month Selasa, 12 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LOBANG SEMPIT – ketua tim Basarnas berada di lorong lobang yang sempit menuju titik lokasi reruntuhan dalam upaya mengevakuasi korban yang tertimbun di kedalaman 150 meter di bawah tanah. Lorong berliku dan sangat sempit dengan panjang diatas 100 meter itu harus dilalui tim dengan cara merangkak dan merayap. Lorong-lorong sempit ini selain panjang, juga ada […]

  • Forum Penulis Madina Akan Gelar Festival Sastra

    Forum Penulis Madina Akan Gelar Festival Sastra

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Forum Penulis Madina (FPM) akan menggelar Festival Sastra, Minggu (1/11/2012) di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Festival Sastra ini dalam rangka mengisi Bulan Bahasa dengan suguhan berbagai jenis pagelaran meliputi pembacaan puisi, monolog, drama, pembacaan cerita pendek, berbalas pantun dan pameran karya-karya potografi. Seluruh segmen yang ditampilkan adalah karya para komunitas FPM. […]

  • April, Truk Melebihi Tonase Akan Ditindak

    April, Truk Melebihi Tonase Akan Ditindak

    • calendar_month Jumat, 17 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Pada April nanti pihak Perhubungan dan Inpormatika Madina akan menindak keras terhadap truk melebihi tonase yang melintas di jalan provinsi pada wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), terutama jalur Panyabungan-Natal dan kawasan Pantai Barat. Saat ini sosialisasi peraturan tentang pelarangan bagi setiap kenderaan yang melebihi tonase di jalan Propinsi antara Jembatan Merah menuju […]

  • Shafron Rilis Citra Satelit Peta Hutan Mangrove di Sikara-Kara

    Shafron Rilis Citra Satelit Peta Hutan Mangrove di Sikara-Kara

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh Pantai Barat Madina, Shafron memosting foto hutan mangrove dari citra satelit. “Kami akan membuktikan bahwa pemusnahan hutan mangrove di Desa Sikara-Kara itu benar,” tulis Shafron sebagai pengantar foto itu di akun pribadinya “Shafron Baron” di facebook, Senin (9/12/2019). “Bukti foto dari Citra Satelit sudah jelas dari tahun 2007 […]

  • Sipir Lapas Pemukul Santri Dipindah ke Polres Madina

    Sipir Lapas Pemukul Santri Dipindah ke Polres Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Sipir penjara Lembaga Pemasyarakatan Natal, Derman Gultom ditengarai akan ditahan di Polres Mandailing Natal. Sejumlah polisi berpakaian preman terlihat menggiring Derman Gultom keluar dari sel tahanan Polsek Natal, Rabu (22/9/2021). Derman ditahan karena dugaan menganiaya Said Rahman, pelajar Pondok Pesantren Mustafawiyah beberapa waktu lalu. Dengan tangan diborgol, Derman Gultom terlihat menunduk […]

  • MA : Hutan Lundung Tak Boleh Lagi Dijadikan Kebun Sawit

    MA : Hutan Lundung Tak Boleh Lagi Dijadikan Kebun Sawit

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA – Mahkamah Agung (MA) memerintahkan pemerintah mencabut aturan yang membolehkan hutan lindung diubah menjadi perkebunan. Itu putusan MA yang mengabulkan permohonan judicial review yang diajukan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 104 Tahun 2015. Putusan MA sebagaimana dikutip dari website MA, Selasa (31/12/2019). PP yang dimaksud adalah […]

expand_less