Minggu, 9 Agu 2026
light_mode

RSU Natal kurang diperhatikan Pemkab

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Jan 2011
  • print Cetak

MADINA – Keberadaan Rumah Sakit Umum (RSU) Natal, kurang mendapat perhatian seius dari pihak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Hal ini terlihat minimnya anggaran yang diberikan pada tahun 2011 lewat APBD Madina, serta tidak adanya penempatan tenaga medis ke rumah sakit tersebut.

Demikian disampaikan anggota DPRD Madina, Ali Nafiah yang merupakan Putra Daerah Pantai Barat, malam ini.

Ia menilai usia Kabupaten Mandailing Natal sudah berusia11 tahun, akan tetapi masyarakat Pantai Barat Madina belum menikamati pelayanan kesehatan yang memadai dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.

“Kita melihat bahwa pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Natal Madina masih cukup rendah, bahkan yang paling menyedihkan kita akibat tidak adanya tenaga medis, serta peralatan medis di rumah sakit tersebut masyarakat yang sakit harus dirujuk ke Rumah Sakit yang ada di Panyabungan dan rujukannya pun bukan ke RSUD Panyabungan, melainkan kerumah sakit swasta,”ungkapkan Ali.

Dibeberkan Ali, keberadaan dari Rumah Sakit Natal tidak seperti rumah sakit yang diharapkan masyarakat selama ini, bahkan ditegaskannya pelayanan Puskesmas lebih baik dari Rumah Sakit Umum Natal, hal ini akibat kurangnya perhatian dari Pemerintah.

“Jadi kita berharap agar masyarakat di Pantai Barat Madina bisa menikmati pelayanan kesehatan ini Pemkab Madina, harus memperhatikannya terutama dalam hal anggaran, penempatan tenaga medis seperti Dokter dan perawat, serta peralatan medis,”pinta Ali.

Pada awalnya pendirian Rumah Sakit Natal ini adalah untuk membantu masyarakat Pantai Barat Madina yang kurang mampu ( miskin ) agar mendapat pelayanan kesehatan sehingga tidak perlu lagi merobat ke Panyabungan maupun ke daerah lainnya, akan tetapi sejak didirikan sampai sekarang ini anggaran ke Rumah sakit tersebut cukup minim. Tenaga medis, serta peralatan medis pun hampir tidak ada, obat – obatanpun cukup memprihatinkan.
sumber: waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Dukung Paslon 1 Harun- Ichwan Jadi Bupati Madina Berikutnya

    Atika Dukung Paslon 1 Harun- Ichwan Jadi Bupati Madina Berikutnya

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Dukungan pada Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution terus bergulir dari akar rumput. Petani asal Desa Pagur, Panyabungan Timur Yakni Nur Atika Hannum (40) yang akrab disapa Atika serta emak emak lainnya pastikan dukungan pada Paslon nomor urut 1 (Satu) Jum’at. (11/10/2024). Dijelaskan Atika […]

  • Jalan Jembatan Merah-Natal Makin Rusak

    Jalan Jembatan Merah-Natal Makin Rusak

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Sebagian ruas jalan provinsi antara Jembatan Merah, Kecamatan Panyabungan Selatan menuju Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) makin rusak. Menurut pantauan MedanBisnis, Rabu (4/5), jalan antara Sipogu menuju Simpang Gambir sudah bagus, hanya saja dikhwatrirkan tidak akan bertahan lama akibat banyaknya mobil pembawa TBS dan mobil pengangkut kayu melewati jelan tersebut dan umumnya […]

  • SI IMUT YANG HILANG

    SI IMUT YANG HILANG

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Malika Arrasyidah Nasution “Ting…ting….ting…..” terdengar suara bel berbunyi dari luar rumah Andini, yang menandakan bahwa Andini sudah pulang dari les sore di sekolahnya. Adiknya pun membukakan pintu untuknya, tetapi ketika Andini masuk ke rumah, Andini malah terlihat bingung, karena Andini tidak melihat kucingnya yang bernama Klowie  menyambutnya. Biasanya, kucingnya sudah menunggu kehadiran Andini di […]

  • Pemkab Madina Gagal Tertibkan Penambang Liar

    Pemkab Madina Gagal Tertibkan Penambang Liar

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Meski menimbulkan protes dari masyarakat, namun pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sepertinya ‘membiarkan’ tambang emas tradisional liar itu beroperasi. Soalnya, penambang masih melakukan aktivitasnya di lokasi tambang. Informasi dihimpun METRO, Senin (14/2) dari sejumlah warga, tambang emas masih sulit dihentikan kegiatannya karena beberapa warga sudah menikmati hasil dari tambang tersebut. Disusul dana penertiban penambang […]

  • Kota Padang Kekurangan Tenaga Kesehatan

    Kota Padang Kekurangan Tenaga Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG : Pelayanan kesehatan di Kota Padang Provinsi Sumatra Barat dihadapkan masalah kurangnya tenaga kesehatan, baik dokter, paramedis dan petugas administrasi, kata Walikota Padang, Fauzi Bahar. Hingga akhir 2010, pelayanan kesehatan di Padang masih kekurangan 14 orang dokter, dari kebutuhan 80 orang baru tersedia 66 orang dokter, kata Fauzi Bahar dalam laporan pertanggungjawaban Walikota 2010 […]

  • Madina Dapat Anggaran Rp5 Miliar Dari Kemendag

    Madina Dapat Anggaran Rp5 Miliar Dari Kemendag

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, (MO) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal akan mendapat alokasi dana sebesar Rp5 miliar dari Kementerian Perdagangan untuk pembangunan pasar di Madina pada Tahun 2013 mendatang. Dari tiga usulan pembangunan pasar tradisional, yang disetujui hanya pembangunan pasar di Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu. Hal ini mengingat pasar tersebut adalah pasar yang tercipta alami dan telah […]

expand_less