Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Golkar Madina Salurkan Bantuan kepada Warga Muara Batang Angkola

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
  • print Cetak

DPD Golkar Madina Menyalurkan Bantuan kepada Warga Terdampak Banjir di Desa Muara Batang Angkola/Roy Adam.

Muara Batang Angkola (Mandailing Online) – DPD II Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Kamis (23/12).

Desa Muara Batang Angkola menjadi salah satu desa terdampak banjir akibat luapan Sungai Batang Gadis pada Sabtu (18/12) pekan lalu.

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua Golkar Madina H. Aswin Parinduri didampingi Sekretaris Erwin Efendi Nasution, Bendahara Dra. Hj. Ernida, dan Ketua KPPG Zubaidah Nasution.

Kedatangan rombongan Partai Golkar diterima oleh Camat Siabu Ali Himsar Nasution, Babinsa R. Pulungan, Kepala Desa Muara Batang Angkola, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan masyarakat setempat.

Aswin Parinduri menyampaikan, penyerahan bantuan sembako ini sesuai dengan arahan Ketua Golkar Sumut H. Musa Rajekshah untuk meringankan beban warga terdampak banjir.

“Kami diperintahkan Ketua Golkar Sumut Pak Musa Rajekshah untuk turun secara langsung memantau keadaan warga terdampak banjir, termasuk warga Desa Muara Batang Angkola,” katanya.

Ketua Golkar Madina ini menyebutkan, bantuan ini bermula dari niat tulus sebagai bentuk empati bagi masyarakat Desa Muara Batang Gadis.

“Niat yang tulus. Yang kami bawa tidak seberapa, tapi ini menunjukkan empati kami bahwa kami turut merasakan apa yang bapak-ibu rasakan,” sebutnya.

Tak lupa, Aswin Parinduri mengucapkan terima kasih atas sambutan masyarakat setempat.

“Kami ucapkan terima kasih atas penerimaan kami di Desa Muara Batang Angkola ini,” ujarnya.

Penyerahan Paket Sembako di Muara Batang Angkola/Roy Adam.

Sementara itu, Erwin Efendi Nasution mengungkapkan jumlah bantuan yang disalurkan pada hari ini cukup untuk seluruh kepala keluarga terdampak banjir di desa tersebut.

“Insyaallah bantuan yang kita bawa ini sesuai dengan jumlah KK di desa ini. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan saudara-saudara kami yang terdampak banjir,” katanya.

Camat Siabu Ali Himsar Nasution mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Partai Golkar.

“terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat dan dorongan semangat bagi masyarakat,” katanya.

Dari keterangan Camat, setidaknya ada 160 KK terdampak banjir di Desa Muara Batang Angkola.

Ia pun berharap perhatian pemerintah dan masyarakat umum agar warganya bisa segera bangkit dan beraktivitas seperti sediakala.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adelin Lis tidak pernah dicekal

    Adelin Lis tidak pernah dicekal

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Humas Direktorat Imigrasi Sumatera Utara, Baringbing, mengatakan kalau nama Adelin Lis tidak termasuk ke dalam daftar cekal. “Nama seperti yang dimaksudkan tidak ada dalam daftar cekal saat ini,” ungkap Baringbing kepada Waspada Online. Ungkapan itu terjawab sudah. Pasalnya, polisi dan jaksa yang menangani kasus ini sejak awal tidak pernah mencekalnya. Kepolisian Daerah Sumatera […]

  • Saipullah-Atika Ajak Masyarakat Bergandeng Tangan Bangun Madina

    Saipullah-Atika Ajak Masyarakat Bergandeng Tangan Bangun Madina

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) terpilih, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Madina bergandeng tangan membangun kabupaten ini ke arah yang lebih baik. “Alhamdulillah robbilalamin atas putusan yang diberikan MK (Mahkamah Konstitusi) yang betul-betul luar biasa dengan segala pertimbangan yang sangat konkrit […]

  • Anwar Nasution Dukung Upaya Hak Paten Kopi Mandailing

    Anwar Nasution Dukung Upaya Hak Paten Kopi Mandailing

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Prof DR Anwar Nasution menyatakan mendukung penuh terhadap rencana Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengajukan hak paten Kopi Mandailing. Itu dicetuskan mantan kepala BPK RI ini dihadapan tim Dewan Riset Daerah Madina yang dipimpin Syahrir Nasution saat melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh Mandailing Natal di Jakarta, beberapa hari lalu. “Kita khusus bertemu […]

  • Demonstran Duduki Gedung DPRD Psp

    Demonstran Duduki Gedung DPRD Psp

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanyakan Besarnya Anggaran Pansus Sangkumpal Bonang SIDIMPUAN- Sekitar 30-an massa dari Yayasan Kompak dan Komunitas Pinggiran Payung Hitam (Kopi Pahit) berunjuk rasa ke gedung DPRD Padangsidimpuan, Rabu (2/2). Mereka mempertanyakan besarnya anggaran Pansus Pasar Sangkumpal Bonang yang mencapai Rp206 juta serta dugaan korupsi di Sekretariat DPRD. Bahkan, demonstran masuk ke dalam gedung dan menduduki kursi […]

  • Madina yang Madani: ilusi, obsesi atau basa-basi

    Madina yang Madani: ilusi, obsesi atau basa-basi

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bung, maaf. mari kita awali saja dengan sesuatu yang menegangkan. kutipan favorit bung jadi alasan untuk tetap bersahaja dengan kalimat selantang apa pun. mungkin perlu bung simak ini kalimat kontemplatif: sekarang2 ini, yang timbul malah skeptisisme atas impian bernama “madina yang madani”. kok, rasa2nya kian hari kian sedikit kawan yang sejalan, punya orientasi ideologis yang […]

  • MENGGAGAS WAJIB BELAJAR 15 TAHUN

    MENGGAGAS WAJIB BELAJAR 15 TAHUN

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rahmad Daulay* Wajib Belajar 15 Tahun? Kenapa tidak. Utopis? Ya memang utopis. Tapi menurut saya realistis dengan syarat harus dilakukan dengan beberapa langkah progresif terukur dan sistematis. Dalam era digitalisasi sekarang ini yang dulunya tidak mungkin sekarang ini sudah menjadi mungkin terjadi. Semua pergerakan kebangsaan Indonesia harus merujuk kepada UUD 1945. Dalam bidang […]

expand_less