Kamis, 21 Mei 2026
light_mode

Adelin Lis tidak pernah dicekal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
  • print Cetak


MEDAN – Humas Direktorat Imigrasi Sumatera Utara, Baringbing, mengatakan kalau nama Adelin Lis tidak termasuk ke dalam daftar cekal. “Nama seperti yang dimaksudkan tidak ada dalam daftar cekal saat ini,” ungkap Baringbing kepada Waspada Online.

Ungkapan itu terjawab sudah. Pasalnya, polisi dan jaksa yang menangani kasus ini sejak awal tidak pernah mencekalnya. Kepolisian Daerah Sumatera Utara yang awalnya menyidik kasus ini tahun 2007 lalu memang tidak mengusulkan untuk dicekal.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Iskandar Hasan, mengatakan tidak dicekalnya terpidana, karena memang kooperatif dalam menjalani pemeriksaan di Poldasu. Sehingga tidak timbul kecurigaan akan melarikan diri.

“Karena dia Adelin Lis, red) memang selalu kooperatif saat di panggil penyidik. Jadi tidak dicekal,” ungkap Iskandar Hasan kepada Waspada Online, malam ini.

Sementara itu Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Oegroseno, menyebutkan seharusnya dalam penyidikan polisi, Adelin Lis, harus dicekal untuk menjaga agar pengusaha kelas kakap itu tidak kabur keluar negeri. “Kalau saya yang menjadi Dir Reskrimnya waktu itu, pasti sudah saya cekal,” ungkap Oegroseno kepada Waspada Online.

Sementara itu pihak kejaksaan mengatakan kalau pencekalan terhadap terpidana bukan dimulai dari kejaksaan, karena kasus awal dari Poldasu. ”Semestinya pencekalan itu dilakukan oleh Poldasu sebagai penyidik awal,” ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Babul Khoir kepada Waspada Online, malam ini.

Diketahui, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Medan, Adelin Lis, divonis bebas dan akhirnya kabur. Selanjutnya, jaksa penuntut umum (JPU) mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung, yang akhirnya memvonis 10 tahun.

Pengusaha kelas kakap itu hingga kini telah menjadi buronan. Namun, keberadaannya tidak diketahui. Untuk meringkus sekaligus mendata seluruh asetnya, Kejatisu selaku eksekutor berkerjasama dengan Poldasu mencari keberadaannya.
Sumber :Waspada Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Gagal Tertibkan Penambang Liar

    Pemkab Madina Gagal Tertibkan Penambang Liar

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Meski menimbulkan protes dari masyarakat, namun pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sepertinya ‘membiarkan’ tambang emas tradisional liar itu beroperasi. Soalnya, penambang masih melakukan aktivitasnya di lokasi tambang. Informasi dihimpun METRO, Senin (14/2) dari sejumlah warga, tambang emas masih sulit dihentikan kegiatannya karena beberapa warga sudah menikmati hasil dari tambang tersebut. Disusul dana penertiban penambang […]

  • Pembajak KA Eksekutif Anggota Marinir

    Pembajak KA Eksekutif Anggota Marinir

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Salah seorang pelaku “pembajakan” kereta eksekutif Gajayana tujuan Malang-Jakarta, adalah seorang prajurit marinir TNI Angkatan Laut dan kini telah diamankan di Pomal Lanntamal II Jakarta. Juru Bicara TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Untung Surapati ketika dikonfirmasi mengatakan pelaku bernama Sertu Darso. “Ia bertugas sehari-hari di Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan, Lantamal III,” ujarnya […]

  • NII Juga Rambah PNS, di Sumut Belum Ditemukan

    NII Juga Rambah PNS, di Sumut Belum Ditemukan

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Seluruh gubernur, bupati dan wali kota hingga camat diminta untuk mengawasi gerak-gerik para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan masing-masing, jangan sampai terpengaruh ajaran kelompok radikal Negara Islam Indonesia (NII). Perintah Mendagri, Gamawan Fauzi ini menyusul pernyataan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah yang mengaku mendapat laporan adanya anggota NII yang menjadi PNS. “Kita sudah […]

  • Mulai Besok, Guru TKS di Madina Terima Gaji 7 Bulan

    Mulai Besok, Guru TKS di Madina Terima Gaji 7 Bulan

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mulai besok, Selasa (8/11/2022) para guru status honorer TKS di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, akan memperoleh gaji 7 bulan. “Saya sudah menandatangani surat pencairan gaji guru honorer atau TKS. Saat ini sedang proses di Dinas Keuangan. Insa Allah besok sudah bisa dicairkan, pencairnya kita rapel 7 bulan sekaligus sampai bulan […]

  • Pilkades di Madina Dilangsungkan Tahun ini

    Pilkades di Madina Dilangsungkan Tahun ini

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemilihan kepala desa (Pilkades) di Madina, Sumut dipastikan berlangsung tahun 2023. Itu disampaikan Bupati Mandailing Natal (Madina) Jafar Sukhairi Nasution dalam acara Silaturahmi dan Temu Ramah Bersama Wartawan di aula Kantor Bupati Madina, Panyabungan, Selasa (18/4/2023). Belum dipastikan berapa desa yang akan melangsungkan Pilkades itu. Sebelumnya, beberapa bulan lalu sebanyak 253 […]

  • Bentrok Batang Toru ditunggangi dosen

    Bentrok Batang Toru ditunggangi dosen

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)- Seorang dosen dari Padang Sidempuan terindikasi menjadi otak pelaku bentrok antar petugas kepolisian dan warga Batang Toru yang memprotes adanya penanaman pipa pembuangan air sisa (limbah) proses penambangan PT Agincourt Resources. Hal itu tercetus dari pemeriksaan pihak Polda Sumut terhadap beberapa warga yang diamankan sebagai tersangka pengrusakan dan pembakaran Mapolsek dan kantor Camat […]

expand_less