Jumat, 1 Mei 2026
light_mode

Adelin Lis tidak pernah dicekal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
  • print Cetak


MEDAN – Humas Direktorat Imigrasi Sumatera Utara, Baringbing, mengatakan kalau nama Adelin Lis tidak termasuk ke dalam daftar cekal. “Nama seperti yang dimaksudkan tidak ada dalam daftar cekal saat ini,” ungkap Baringbing kepada Waspada Online.

Ungkapan itu terjawab sudah. Pasalnya, polisi dan jaksa yang menangani kasus ini sejak awal tidak pernah mencekalnya. Kepolisian Daerah Sumatera Utara yang awalnya menyidik kasus ini tahun 2007 lalu memang tidak mengusulkan untuk dicekal.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Iskandar Hasan, mengatakan tidak dicekalnya terpidana, karena memang kooperatif dalam menjalani pemeriksaan di Poldasu. Sehingga tidak timbul kecurigaan akan melarikan diri.

“Karena dia Adelin Lis, red) memang selalu kooperatif saat di panggil penyidik. Jadi tidak dicekal,” ungkap Iskandar Hasan kepada Waspada Online, malam ini.

Sementara itu Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Oegroseno, menyebutkan seharusnya dalam penyidikan polisi, Adelin Lis, harus dicekal untuk menjaga agar pengusaha kelas kakap itu tidak kabur keluar negeri. “Kalau saya yang menjadi Dir Reskrimnya waktu itu, pasti sudah saya cekal,” ungkap Oegroseno kepada Waspada Online.

Sementara itu pihak kejaksaan mengatakan kalau pencekalan terhadap terpidana bukan dimulai dari kejaksaan, karena kasus awal dari Poldasu. ”Semestinya pencekalan itu dilakukan oleh Poldasu sebagai penyidik awal,” ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Babul Khoir kepada Waspada Online, malam ini.

Diketahui, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Medan, Adelin Lis, divonis bebas dan akhirnya kabur. Selanjutnya, jaksa penuntut umum (JPU) mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung, yang akhirnya memvonis 10 tahun.

Pengusaha kelas kakap itu hingga kini telah menjadi buronan. Namun, keberadaannya tidak diketahui. Untuk meringkus sekaligus mendata seluruh asetnya, Kejatisu selaku eksekutor berkerjasama dengan Poldasu mencari keberadaannya.
Sumber :Waspada Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tidak Datang, Paripurna LKPJ Bupati Madina Ditunda

    Bupati Tidak Datang, Paripurna LKPJ Bupati Madina Ditunda

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Paripuran DPRD penyampaian LKPJ bupati Madina, Senin (30/5/2016) gagal dilaksanakan gara-gara Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution tak hadir. Hanya Sekretaris Daerah, Drs.Syafei Lubis pejabat tertingi dari pihak Pemkab Mandailing Natal (Madina) yang hadir, sehingga Paripurna DPRD tentang penyampaian nota Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati Tahun Anggaran 2015 dibatalkan Ketua DPRD Madina […]

  • Mengeksploitasi Galian C di Kelurahan Sihitang, Excavator PU Diangkut Paksa

    Mengeksploitasi Galian C di Kelurahan Sihitang, Excavator PU Diangkut Paksa

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu unit Excavator milik Dinas PU Pemkab Tapsel ‘diangkut paksa’ dari lokasi eksploitasi galian C di Kelurahan Sihitang, Kecamatan Psp Tenggara, Senin (12/9) malam. Uniknya, yang melakukannya LSM LIRa dan diserahkan ke Mapolres Kota Padangsidimpuan. Wali Kota LIRa Psp Edi Ariyanto Hasibuan, kepada METRO, di Sekretariat Kantor LIRa, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (14/9), mengatakan, langkah […]

  • Asap Berubah Warna dan Kian Pekat

    Asap Berubah Warna dan Kian Pekat

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabut asap di Mandailing Natal (Madina) mulai berubah warna, Senin (26/10). “Asapnya terlihat kotor dan kelam. Kemarin-kemarin tak seperti ini. Kemarin-kemarin aspa masih warna keputihan, hari ini warnanya kotor dan pekat,” kata Sahnan Nasution, warga Panyabungan kepada Mandailing Online. Ketebalan asap juga kian menjadi-jadi. “Jarak pandang Cuma 250 meter, Ipar,” kata […]

  • Pengangkatan Kepsek Perlu Dikaji Ulang

    Pengangkatan Kepsek Perlu Dikaji Ulang

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Pemerintah Kota Medan dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Medan diminta untuk mempertimbangkan kembali mutasi dan pengangkatan kepala sekolah yang baru dilantik. Pasalnya, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No 28 Tahun 2010 tentang penunjukan dan penempatan kepala sekolah di tiap daerah, pengangkatannya dilakukan oleh pemerintah pusat. Demikian dikatakan Ketua PGRI Kota Medan Ramlan […]

  • Alasan Sakit, Ali Makmur Gagal Dieksekusi

    Alasan Sakit, Ali Makmur Gagal Dieksekusi

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kejaksaan Negeri Panyabungan kembali gagal melakukan eksekusi terhadap Ali Makmur Nasution Alias Jaganding salah seorang anggota DPRD Mandailing Natal (Madina). Pasalnya, pria yang divonis 2 tahun penjara oleh Mahkamah Agung itu disebut masih dirawat di RSU Bunda Tamrin, Medan. Kuasa hukum Ali Makmur Nasution, Elpi Juni Samudra Dalimunthe,SH.MH di gedung Kejaksaan […]

  • Dugaan Pemalsuan Surat Rekomendasi Sekda Madina: Jangan Korbankan Idris Batubara

    Dugaan Pemalsuan Surat Rekomendasi Sekda Madina: Jangan Korbankan Idris Batubara

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Bupati Mandailing Natal (Madina) belum melakukan tindakan apapun terhadap Drs Mhd Idris Batubara yang diduga terlibat dalam pemalsuan surat rekomendasi Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) tentang perpindahannya dari Pemkab Labura ke Pemkab Madina. Bahkan, Sekda M Daud Batubara meminta agar sejumlah pihak tidak mengorbankan orang lain, apalagi Idris Batubara, karena persoalan dugaan surat rekomendasi palsu […]

expand_less