Miris! Bekas RSUD Panyabungan Jadi Bangunan Tua, Ambulans Dibiarakan Jadi Bangkai dan Besi Dijarah Maling
- account_circle Muhammad Hanapi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

Kondisi bekas RSUD Panyabungan. Seunit ambulans RSUD Panyabungan terlihat jadi rongsokan , bangunan rusak parah. (Mandailing Online
PANYABUNGAN || Mandailing Online- Kondisi bekas gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sangat memprihatinkan. Aset milik negara senilai miliaran rupiah itu kini terbengkalai, rusak, dan diduga menjadi sasaran penjarahan maling besi tua.
Berdasarkan pantauan Mandailing Online di lokasi, senin 12/10/2026 , sejumlah bangunan bekas ruang perawatan tampak hancur. Atap plafon jebol, kaca jendela pecah, kusen hilang, dan ilalang tumbuh liar di halaman rumah sakit.
Yang paling miris, terlihat satu unit mobil ambulans milik RSUD Panyabungan dengan branding “RSUD PANYABUNGAN Call 0822 7278 9118” dibiarkan menjadi bangkai. Kondisi mobil putih tersebut sudah tidak berbentuk, bannya hilang, pintu terbuka, kaca pecah, dan bagian mesin serta besi-besinya diduga telah dijarah.
“Sayang kali pak, mobil masih bisa dipakai itu dibiarkan begitu. Besinya sudah banyak yang hilang dicuri orang,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya kepada Mandailing Online.
Informasi yang dihimpun, bekas RSUD Panyabungan ini sudah kosong sejak operasional RSUD dipindahkan ke gedung baru di Areal Bukit Panatapan Aek Godang Panyabungan. Sejak itu, penjagaan aset nyaris tidak ada. Warga menyebut sering melihat orang tidak dikenal masuk pada siang dan malam hari untuk mengambil besi, kabel, dan atap seng serta yang dianggap bisa dijadikan uang.
Padahal, sesuai aturan pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), setiap aset yang tidak digunakan harus tetap dijaga, diamankan, dan memiliki status yang jelas, apakah akan dihibahkan, dilelang, atau dialihfungsikan. Pembiaran seperti ini berpotensi menimbulkan kerugian negara.
Hingga berita ini diturunkan, Mandailing Online masih berupaya meminta konfirmasi kepada Direktur RSUD Panyabungan dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Madina terkait status pengamanan aset bekas RSUD tersebut.
Masyarakat berharap Pemkab Madina segera bertindak mengamankan aset tersebut sebelum seluruh bangunannya ludes dijarah.(*)
- Penulis: Muhammad Hanapi




