Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Paska Penembakan 5 Orang, Aparat Berjaga di Dua Desa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 12 Feb 2016
  • print Cetak
Pasukan Koramil 13 Panyabungan berjaga-jaga di Desa Rantonatas

Pasukan Koramil 13 Panyabungan berjaga-jaga di Desa Rantonatas

PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Onlie) – Pasca penembakan terhadap 5 warga Desa Ranto Natas, pihak keamanan berjaga di dua desa Panyabungan Timur.

Pantauan di lapangan, aparat kepolisian dari Polres Madina dan Polsek Panyabungan serta Koramil berjaga-jaga dengan senjata lengkap di Desa Ranto Natas dan Desa Pardomuan.

Selain itu, pihak Muspika yang melibatkan Pemerintahan Kecamatan Panyabungn Timur, Polsek Panyabungan dan Koramil 13 Panyabungan serta kepala desa Ranto Natas dan Kepala Desa Pardomuan melahirkan kesepakatan perdamaian bersama.

“Ada 3 point keputusan bersama dalam musyawarah itu,” ungkap Sekretaris Desa Rantonatas, Muhammad Gusti  kepada Mandailing Online, Jum’at (12/2).

Ketiga poin perdamaian itu, yakni kedua desa tidak boleh saling mengganggu dan dendan. Kedua, warga Desa Rantonatas tidak boleh berbuat anarkis dan melakukan penyerangan lagi ke desa Pardomuan. Ketiga, kedua desa sepakat untuk melakukan penangkapan terhadap Munir.

Sekedar diketahui, sebanyak 5 orang warga Desa Rantonatas Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal tertembak di Desa Pardomuan, kecamatan yang sama, Kamis (11/2).

Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula saat sekitar  50 warga desa Rantonatas sekitar pukul 5:30 WIB beramai-ramai ke Desa Pardomuan berjarak sekira 2 Km dari Desa Rantonatas hendak menangkap Munir warga Desa Pardomuan.

Rombongan yang hendak menangkap Munir itu dihadang dengan tembakan senjata angin, locot dan batu dari atas bukit di Desa Pardomuan.

Sebanyak 5 warga Desa Rantonatas tertebak dalam peristiwa itu.  Setelah diperiksa di Puskesamas Gunung Baringin, para korban dibawa ke rumah sakit. Empat orang korban dibawa ke RSU Panyabungan, sedangkan 1 orang  lagi dirujuk ke RSU Padang Sidimpuan karena mengalami luka tembakan serius di bagian dada.

Berdasar pengakuan warga Desa Rantonatas, alasan rombongan warga yang hendak menangkap Munir itu, karena Munir disebut-sebut kerap meneror dan mengancam warga Rantonatas, bahkan datang ke desa mereka dengan membawa tombak dan senjata locot.

Peliput : Tim

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paslon SAHATA Bantu Korban Kebakaran di Kelurahan Siabu

    Paslon SAHATA Bantu Korban Kebakaran di Kelurahan Siabu

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) memberikan bantuan kepada para korban kebakaran di Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Madina, Rabu (20/11/2024). Bantuan berupa sambako itu diserahkan oleh Ketua Tim Pemenangan SAHATA Khoiruddin Faslah Siregar.  Dia mengatakan bantuan ini […]

  • Wabup Atika: Senam untuk Kesegaran Fisik dan Pikiran

    Wabup Atika: Senam untuk Kesegaran Fisik dan Pikiran

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan kegiatan senam bersama yang dilaksanakan setiap Jumat di lapangan kantor Bupati Lama, Kelurahan Dalan Lidang, baik untuk kesegaran fisik dan pikiran. “Program senam bersama ini merupakan salah satu platform dalam penyegaran fisik dan pikiran,” kata Atika kepada wartawan usai mengikuti senam, […]

  • Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah Anggota KMM di Desa Kayulaut

    Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah Anggota KMM di Desa Kayulaut

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online )- Koperasi Konsumen Mitra Manindo (KMM) melaksanakan seremonial peletakan batu pertama program Bedah Rumah/Bangun Rumah untuk salah satu anggota KMM yang bertempat tinggal di desa Kayulaut, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Madina. Jum’at 4/10/2024. Peletakan batu pertama dihadiri Camat Panyabungan Selatan Elli Mutiara Pulungan, Kepala Desa Kayulaut Ahmad Hanafiah Lubis, tokoh masyarakat […]

  • ARSIP: MENJAGA KEHIDUPAN MANUSIA

    ARSIP: MENJAGA KEHIDUPAN MANUSIA

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    ARTIKEL (Mandailing Online) – Beberapa tahun yang silam, Kabupaten Pringsewu di Lampung mendadak heboh. Seorang pemuda berkebangsaan Belanda bertemu dengan ibu kandungnya yang berwarga negara Indonesia setelah berjuang mencari informasi terkait ibunya selama bertahun tahun. Pertemuan yang mengharukan seluruh perasaan warga dari kedua bangsa, meluluhlantakkan segala emosi dan perasaan sebagai manusia biasa. Setelah berpisah kurang […]

  • Progres Pembangunan Pasar Baru Panyabungan 65 Persen

    Progres Pembangunan Pasar Baru Panyabungan 65 Persen

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Progres pembangunan Pasar Baru Panyabungan hingga kini sudah mencapai 65 persen. Target penyelesaian insyaallah tidak meleset. Sehingga derita pedagang bisa segera berakhir. Itu diketahui ketika Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution melakukan peninjauan proyek pembangunan Pasar Baru itu, Rabu (28/7/2021). Atika meninjau lokasi itu untuk memperoleh kondisi lapangan […]

  • LKPJ Bupati Madina Molor, Diduga Belum Tuntas Negosiasi Setoran Uang

    LKPJ Bupati Madina Molor, Diduga Belum Tuntas Negosiasi Setoran Uang

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Agenda penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati Mandailing Natal (Madina) di rapat rapat paripurna DPRD, Senin (9/6/2014) hingga pukul  12.21 WIB belum juga dibuka.   Sejatinya jadwal pembukaan pukul 9.00 WIB, tetapi satu pun anggota DPRD Madina belum ada yang nongol di ruang paripurna, sementara pihak eksekutif sejak jam 9.00 sudah hadir. […]

expand_less