Senin, 7 Sep 2026
light_mode

LGBT Buah Kapitalisme

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
  • print Cetak

Oleh : Dian Marlina Rambe
Muslimah Peduli Generasi

 

Dikutip dari detik.com Millen Cyrus memenangkan kontes kecantikan Miss Queen 2021 yang diselenggarakan di Bali, Kamis (30/9/2021). Ini menjadi pro dan kontra, karena kontes tersebut  merupakan ajang kecantikan bagi para transgender. Ajang transgender yang diikuti Milen Cyrus ini mengalahkan 17 kontestan di Miss Quin Indonesia, ia berhasil menjadi juara berkat usahanya dengan membawa beberapa pesan pendek diantaranya dia hendak merubah masyarakan menjadi sebaik-baiknya manusia dan Milen berharap masyarakat Indonesia bisa menerima perbedaan yang ada antara mereka, katanya di sesi final.

Setelah memenangkan Miss Queen Indonesia 2021, Millen Cyrus berhak melaju ke ajang Miss International Queen 2021 yang digelar di Thailand. Di ajang tersebut, Millen akan berkompetisi dengan transgender lainnya.

Dengan diadakannya kontes transgender ini tentu menuai protes dari banyak kalangan masyarakat. Sebab hubungan sejenis itu dikategorikan sebagai perbuatan kriminal yang pelakunya akan mendapatkan dosa besar di dalam islam. Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan pendapat tentang  hal tersebut, menurut Sekjen MUI, Amirsyah, bahwa perubahan jenis kelamin bertentangan dengan ketentuan Allah (sunnatullah). Oleh sebab itu  Amirsyah mengajak semua pihak untuk konsisten melaksanakan  Undang-undang No. 24 Tahun 2013 junto Undang-undang No. 23 Tahun 2006 tentang Adminduk. (REPUBLIKA.CO.ID Ahad 254)

Namun sebagian warganet ada yang menerima keberadaan para trasgender ini, dengan dukungan warganet tersebut terhadap kontes ini menunjukkan ide kebebasan yang digaungkan oleh Barat benar-benar diterima, karena diyakini sebagai hak asasi manusia, namun keterikatan terhadap hukum islam mulai tersingkirkan perlahan. Inilah akibat dari diterapkannya sistem demokrasi kapitalis yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebebasan dan nilai kebebasan ini sangat bertentangan dengan islam. Karena di dalam islam semua perbuatan harus terikat hukum syara. Sudah saatnya kita kembali kepada fitrah islam, menerapkan syariat islam secara sempurna, yang tidak hanya mampu membawa kebaikan bagi manusia tapi juga seluruh alam.

Ketika diterapkan syariat islam, maka keluarga muslim akan membentengi diri dengan akidah yang lurus. Kemudian masyarakat  juga akan melakukan amar ma’ruf nahi mungkar terhadap pelaku LGBT. Kemudian di dalam islam pelaku LGBT ini akan mendapat sanksi tegas. Barang siapa yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum luth (liwath), maka bunuhlah fa’il (pelaku) dan maf’ul bih (pasangan). (HR.Abu Dawud dari Ibnu Abbas)

Dengan hukuman yang tegas ini tentu akan membuat jerah para pelaku kemudian bisa mencegah serta membasmi para pelaku LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Namun ini  semua bisa terwujud ketika diterapkannya islam secara sempurna  dalam  bingkai naungan Khilafah.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Gobel Langsung Turunkan Tim Telusuri Beras Plastik

    Menteri Gobel Langsung Turunkan Tim Telusuri Beras Plastik

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA- Menteri Perdagangan Rahmat Gobel langsung meminta jajarannya turun ke lapangan untuk memeriksa seluruh pasar yang menjual beras plastik. Langkah itu dilakukan setelah warga Jakarta dilanda keresahan dengan munculnya beras palsu. "Saya sedang minta dirjen saya untuk ke pasar melihat informasi adanya beras dari Tiongkok, apalagi beras plastik," ujar Gobel di kompleks Istana Negara, […]

  • Ribuan Orang Hadiri Kampanye Akbar Dahlan Sukhairi

    Ribuan Orang Hadiri Kampanye Akbar Dahlan Sukhairi

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribu warga menghadiri kampanye Akbar Calon Bupati Madina dan Wakil Bupati Madina nomor urut 2, Drs H Dahlan Hasan Nst dan Mhd Jakfar Sukhairi di lapangan Aek Godang, Dalan Lidang, Panyabungan, Sabtu (28/11). Kampanye akbar itu dihibur langsung oleh artis dari Jakarta Ike Nurjannah, Edwin, Siti Badriah, Ucok Baba, Loli Syamsir […]

  • RI ‘kebakaran jenggot’ disadap AS

    RI ‘kebakaran jenggot’ disadap AS

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online)- Anggota Komisi III DPR, Eva Kusuma Sundari mengaku tidak kaget mendengar adanya aksi spionase atau penyadapan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) di Indonesia. Menurut dia, aksi spionase yang dilakukan pihak intelijen AS sudah lama terjadi di Indonesia. Bahkan, jatuhnya pemerintahan Soekarno itu merupakan hasil dari kerja intelijen asing. Pernyataan tersebut disampaikan dalam […]

  • KEK, realistis dan ilutif

    KEK, realistis dan ilutif

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Siapapun pasti ingin ada KEK di wilayahnya. Daerah manapun pasti ingin ada KEK di daerahnya. Kapitalis macammanapun pasti ingin ada KEK di basis usahanya. Rakyat manapun pasti setuju ada KEK di kabupaten mereka. Harapan itu wajar. Keingingan itu alamiah. Karena KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) akan menguntungkan dari sisi pengembangan ekonomi. Tetapi, berkhayal dan berilusi […]

  • Bupati Madina Tegaskan Komitmen Meningkatkan Ketahanan Pangan

    Bupati Madina Tegaskan Komitmen Meningkatkan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution, menegaskan komitmennya meningkatkan ketahanan pangan sesuai instruksi Presiden RI. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pemaparan ketahanan pangan, Budan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama para kepala OPD, camat, dan para kepala desa di Aula Kantor Bupati, Komplek perkantoran Payaloting, Senin […]

  • M. Kasim Dalimunthe, Pelopor Sastra Indonesia Dari Kotanopan

    M. Kasim Dalimunthe, Pelopor Sastra Indonesia Dari Kotanopan

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : ASKOLANI NASUTION Budayawan   Saya kaget ketika beberapa hari yang lalu tahu bahwa rumah M. Kasim ada di ujung jalan Pesanggarahan Kotanopan. Dan saya sempat berbincang-bincang banyak hal tentang beliau dengan cucunya yang masih tinggal di Kotanopan, terutama menyangkut kemungkinan arsip-arsip naskah yang masih tinggal. Mungkin tak banyak yang tahu bahwa M. […]

expand_less