Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

LGBT Buah Kapitalisme

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
  • print Cetak

Oleh : Dian Marlina Rambe
Muslimah Peduli Generasi

 

Dikutip dari detik.com Millen Cyrus memenangkan kontes kecantikan Miss Queen 2021 yang diselenggarakan di Bali, Kamis (30/9/2021). Ini menjadi pro dan kontra, karena kontes tersebut  merupakan ajang kecantikan bagi para transgender. Ajang transgender yang diikuti Milen Cyrus ini mengalahkan 17 kontestan di Miss Quin Indonesia, ia berhasil menjadi juara berkat usahanya dengan membawa beberapa pesan pendek diantaranya dia hendak merubah masyarakan menjadi sebaik-baiknya manusia dan Milen berharap masyarakat Indonesia bisa menerima perbedaan yang ada antara mereka, katanya di sesi final.

Setelah memenangkan Miss Queen Indonesia 2021, Millen Cyrus berhak melaju ke ajang Miss International Queen 2021 yang digelar di Thailand. Di ajang tersebut, Millen akan berkompetisi dengan transgender lainnya.

Dengan diadakannya kontes transgender ini tentu menuai protes dari banyak kalangan masyarakat. Sebab hubungan sejenis itu dikategorikan sebagai perbuatan kriminal yang pelakunya akan mendapatkan dosa besar di dalam islam. Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan pendapat tentang  hal tersebut, menurut Sekjen MUI, Amirsyah, bahwa perubahan jenis kelamin bertentangan dengan ketentuan Allah (sunnatullah). Oleh sebab itu  Amirsyah mengajak semua pihak untuk konsisten melaksanakan  Undang-undang No. 24 Tahun 2013 junto Undang-undang No. 23 Tahun 2006 tentang Adminduk. (REPUBLIKA.CO.ID Ahad 254)

Namun sebagian warganet ada yang menerima keberadaan para trasgender ini, dengan dukungan warganet tersebut terhadap kontes ini menunjukkan ide kebebasan yang digaungkan oleh Barat benar-benar diterima, karena diyakini sebagai hak asasi manusia, namun keterikatan terhadap hukum islam mulai tersingkirkan perlahan. Inilah akibat dari diterapkannya sistem demokrasi kapitalis yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebebasan dan nilai kebebasan ini sangat bertentangan dengan islam. Karena di dalam islam semua perbuatan harus terikat hukum syara. Sudah saatnya kita kembali kepada fitrah islam, menerapkan syariat islam secara sempurna, yang tidak hanya mampu membawa kebaikan bagi manusia tapi juga seluruh alam.

Ketika diterapkan syariat islam, maka keluarga muslim akan membentengi diri dengan akidah yang lurus. Kemudian masyarakat  juga akan melakukan amar ma’ruf nahi mungkar terhadap pelaku LGBT. Kemudian di dalam islam pelaku LGBT ini akan mendapat sanksi tegas. Barang siapa yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum luth (liwath), maka bunuhlah fa’il (pelaku) dan maf’ul bih (pasangan). (HR.Abu Dawud dari Ibnu Abbas)

Dengan hukuman yang tegas ini tentu akan membuat jerah para pelaku kemudian bisa mencegah serta membasmi para pelaku LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Namun ini  semua bisa terwujud ketika diterapkannya islam secara sempurna  dalam  bingkai naungan Khilafah.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Dugaan Kader Selingkuh DPP Demokrat Tunggu Tim DPD

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kabar dugaan perselingkuhan antara anggota DPRD Sumatera Utara Megalia Agustina dengan fungsionaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumut Borkat Hasibuan, sudah sampai ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Hanya saja, DPP belum berani mengambil sikap. Ketua DPP Demokrat, Sutan Bhatoegana menjelaskan, masalah tersebut diserahkan ke DPD Demokrat Sumut. “DPD membentuk tim pencari […]

  • Bagian Kesra Madina, Belanja Dulu Baru Umumkan RUP

    Bagian Kesra Madina, Belanja Dulu Baru Umumkan RUP

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Mandailing Natal akhirnya mengumumkan Rencana Umum Pengadaannya pekan ini, meski beberapa paket belanja sudah dilaksanakan. Demikian rilis Aliansi Rakyat Peduli Madina (ARPM) yang disiarkan di akun facebook-nya, Jum’at (6/5/2016). “Pemkab Madina, tampaknya tidak peduli dengan Undang-Undang dan aturan pengadaan barang dan jasa lagi,” kata Ardian N, jubir […]

  • Jalur Darat Sudah Bisa Dilalui

    Jalur Darat Sudah Bisa Dilalui

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Banjir Bandang Tongging KARO- Setelah sempat terputus total pascalongsor dan banjir bandang, jalur transportasi darat antara Tongging-Paropo, Sikodon-kodon, Silalahi dan sejumlah desa tetangga di Kabupate Dairi sudah dapat dilalui. “Tadi sore, lima dari delapan titik longsoran di badan jalan telah kita bersihkan. Sebenarnya target, Jumat (4/2) sore jalan sudah dapat dilalui kenderaan roda empat. Namun […]

  • Bupati Perintahkan Operasi Tumor Bocah Asal Sihepeng ke RSU Adam Malik

    Bupati Perintahkan Operasi Tumor Bocah Asal Sihepeng ke RSU Adam Malik

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution memerintahkan Dinas Sosial Madina segera menangani biaya operasi bocah penderita tumor, warga Sihepeng I, Nur Jannah, bocah perempuan penderita tumor di dahi itu direncanakan akan dioperasi di RS Adam Malik, Medan. Derita Nur Jannah sudah lama berlangsung, namun keterbatasan ekonomi menjadi kendala untuk operasi pengangkatan tumor, […]

  • Uang Makan PNS Diganti Uang Tambahan Penghasilan

    Uang Makan PNS Diganti Uang Tambahan Penghasilan

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Dihapuskannya uang makan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Binjai ditanggapi beragam. Erlina Pulungan, Kepala Keuangan Pemko Binjai mengatakan uang makan bukan dihapuskan, tetapi diganti dengan uang tambahan penghasilan. “Semua uang makan PNS kita berikan, tapi semenjak tahun 2010, uang makan diganti dengan tambahan penghasilan,” ujar Erlina seraya menambahkan, tahun 2011 tidak ada […]

  • MARSIDAO-DAO (3)

    MARSIDAO-DAO (3)

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Si Poso ma alai nagodangna. Naitadohon nia goarna Si Pikek. Ngada Si Pikek goar napetona, pio-pioan nia dei. Rofikoh Jannah Pulungan do goar sapetona. Pupu Pikoh ning amang nia tu sia najolo, kasidunganna ona pio Si Pikek. Sannari ma kalas 3 Sikola Dasar ia, sasikola dohot Si Poso. Si […]

expand_less