Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Madina yang Madani: ilusi, obsesi atau basa-basi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Sep 2010
  • print Cetak

Bung, maaf. mari kita awali saja dengan sesuatu yang menegangkan. kutipan favorit bung jadi alasan untuk tetap bersahaja dengan kalimat selantang apa pun. mungkin perlu bung simak ini kalimat kontemplatif: sekarang2 ini, yang timbul malah skeptisisme atas impian bernama “madina yang madani”. kok, rasa2nya kian hari kian sedikit kawan yang sejalan, punya orientasi ideologis yang kuat, menolak kredo “jadi anggota dewan cari proyek atau uang segar segunung”. kata kawan,salah seorang mantan anggota dewan, nilai rapor anggota dewan sekarang, jauh di bawah nilai rapor anggota dewan periode yang lewat. saya agak percaya. justru karena indikator inilah madina yang madina hanya punya sedikit pilhan, yaitu: sekedar ilusi, obsesi besar seseorang atau basa-basi politik kekuatan tertentu. skali lagi, maaf3. ini hanya kontemplasi, bukan eksepsi, bukan argumentasi.

jika mungkin, totolong direnungkan. termasuk kawan2 di jakarta.

dalam satu perspektif, saya melihat madina ha sebagai ilusi yang sangat utopis. bagaimana mugkin madina bakal jadi madani, jika untrk mengabdi entah sebagai pns atau sebagau anggota dewan pun harus bayar mahal. faktanya sekarang, yang sudah menjadi pejabat, yang sudah menjadi anggota dprd, pun mendapatkan kedudukannya dengan uang. sebaliknya, kalau memang mau mengabdi, orang tak akan mau bayar sepeser pun. nah, kalau sudah bayar dan dapat jabatan basah dan penuh job, yang terjadi dia malah tak sudi hanya mengambil uangnya kembali. banyuak orang malah berambisi memperkaya diri, menjadi orang paling kaya, atau paling wah.
nah, yang berkutat di lembaga2 tradisional, termasuk lembaga2 pendidikan agama islam, seperti mda (madrasah diniyah awaliyah), lembaga pemangku adat, pun nerjalan tersendat2. kecenderungannya, aktivisnya tak hanya berusaha menumpang hidup, tp juga mendapatkan yang lebih, sekalipun sebenarnya hanya sebatas absesi. masalahanya, hal2 seperti ini menjadi noda dalam perjuangan dan menjadi faktor dasar kegagalan perjuangan. sebab, sirnalah keikhlasan. musnah ghiroh untuk sepenuhnya mengabdi kepada allah ta’ala. sebaliknya, yg tumbuh malah penyakin cinta dunia, hubbuddunya.

secara formal, madina yg madani tetap menjadi obsesi. slogan itu tetap menjadi benang merah kua-ppas, apbd dan perda-perda lainnya.

hanya saja, kalau mau kita lihat dengan jernih, dokumen-dukumen resmi itu hanya menjadi kamuplase dan pepesan kosong. progres yang tercipta pun hanya sekedar konsekuensi dalih pembuat keputusan. kita tidak pernah mendengar ada harga mati untuk kemakmuran, kemashuran dan kesejahteraan masyarakat.

maka, sebelum momentumnya menyempit, sebelum masyarakat kehilangan mimpi, selagi masih ada sedikit etos kerja dari segelintir orang, selama kejujuran masih dianggap sebagian kecilmasyarakat sebagai harga tk bisa ditawar, mari kita benahi semuanya. lagi pula, tidak ada jalan lain, jika betul kita masih punya mau. dan kebenaran tidak bisa dibungkam. kebenaran pasti terkuak, setidaknya oleh bencana alam dan bentuk kemurkaan allah swt lainnya.
Ludfan nasution

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Pendidikan Sekuler Gagal, Bullying Jadi Tradisi

    Ketika Pendidikan Sekuler Gagal, Bullying Jadi Tradisi

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nesty Laila Sari Siswa korban perundungan atau bullying di Tangerang Selatan, MH (13), meninggal dunia setelah sepekan dirawat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. (CNN Indonesia) Informasi meninggalnya korban bullying itu dibenarkan oleh kuasa hukum keluarga, Alvian Adji Nugroho. “Pada pukul enam pagi, keluarga yang ada di rumah mendapat kabar dari paman korban yang […]

  • Nanan Soekarno Jadi Wakapolri

    Nanan Soekarno Jadi Wakapolri

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta : Komjen Pol Nanan Soekarna diangkat sebagai Wakil Kepala Kepolisian RI menggantikan Komjen Pol Jusuf Manggabarani. “Pengangkatan tersebut berdasarkan surat telegram Kapolri nomor STR/159/II/2011 tanggal 28 Februari 2011 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Jabatan Baru di Lingkungan Polri,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Pol Ketut Untung Yoga Ana di Jakarta, […]

  • Atika Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Taqwa di Hutabangun Jae

    Atika Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Taqwa di Hutabangun Jae

    • calendar_month Sabtu, 6 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menghadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Taqwa dan Peresmian Ranting Muhammadiyah di Desa Hutabangun Jae, Kecamatan Bukit Malintang, Sabtu (6/8) Atika mengaku senang dapat berkumpul dan bersilaturahmi pada acara peletakan batu pertama Masjid Taqwa. Atika merasa bangga kepada ibu-ibu Aisyiyah yang sangat […]

  • Mantan Pejabat Terlibat di Eskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung Madina

    Mantan Pejabat Terlibat di Eskalasi Harga Pekerjaan Mesjid Agung Madina

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    foto Binsar Nasution PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) mencium adanya permainan dalam proses penetapan nilai eskalasi harga lanjutan pembangunan mesjid agung Nur Ala Nur. Permaianan ini melibatkan pejabat pemkab dan juga pejabat yang sudah pensiun serta oknum-oknum di pengadilan. “Saya melihat ada dugaan yang melakukan pemerasan terhadap negara melalui Mesjid Nur Alan […]

  • Tiga Pegawai Honorer Unimed Dipecat Karena Kritis

    Tiga Pegawai Honorer Unimed Dipecat Karena Kritis

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Tiga pegawai honorer Universitas Negeri Medan (Unimed) resmi dipecat setelah dianggap membuat keributan dan berusaha menggagalkan pelaksanaan rapat senat pemilihan Rektor Unimed. Pemecatan itu diakui ketiganya, Safwin Asrudi Rambe, Arianto Siregar, dan Andi Wijaya terkesan mendadak dan sangat dipaksakan. Apalagi surat pemecatan yang ditandatangani Pembantu Rektor II, Chairul Azmi itu diterima ketiganya pada […]

  • Pemkab Madina Lirik Aek Nalan Untuk Kebutuhan Air Bersih

    Pemkab Madina Lirik Aek Nalan Untuk Kebutuhan Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 23 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anak sungai Aek Nalan yang mengalir di pegunungan kawasan Kecamatan Panyabungan Selatan untuk diproyeksikan mampu untuk kebutuhan air bersih di kota Panyabungan. Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution pun mengajak Satker APBN dan Dinas Tarukim Sumut, Kamis 18/10) lalu, meninjau langsung anak sungai tersebut untuk mendapat dukungan bagi pengelolaan […]

expand_less