Senin, 9 Mar 2026
light_mode

Jabatan kepala daerah jadi rebutan, satu periode minimal meraup Rp300 miliar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
  • print Cetak


TARUTUNG : Saat ini banyak kaum muda pengusaha, birokrat murni, dan bahkan para politikus mengincar posisi menjadi kepala daerah.Umumnya mereka rela melakukan segala upaya demi mendapatkan posisi tersebut. Karena diyakini 1 periode ( 5 tahun ) masa jabatan minimal menghasilkan Rp300 miliar.

Hal ini diutarakan oleh Nelson Parapat serta Nimrod Nababan pemerhati pembangunan kabupaten Tapanuli Utara serta penasehat khusus mantan Bupati Tobasa Monang Sitorus kepada Eksposnews Senin 13 Desember 2010 di Tarutung.

Menurut mereka, hasil Rp300 miliar diperoleh dari berbagai sumber antara lain, mutasi pejabat pimpinan SKPD yang bervariasi tergantung eselon serta instansinya, banyak program kegiatan atau tidak dilakukan minimal 4 kali selama 1 periode. Fee proyek setiap tahun atau kewajiban yang tidak tertulis namun wajib diberikan besarannya bervariasi ada yang 10 hingga 20 persen dari pagu proyek, mutasi para kepala sekolah dari TK hingga SMA sederajat yang jumlahnya juga bervariasi berdasarkan jenjang sekolah serta lokasi sekolah dilakukan 4 kali selama 1 periode, SPPD yang sering tidak jelas, upeti akhir tahun dari pimpinan SKPD, adanya anggaran pendapatan belanja daerah yang diduga sengaja dibuat tumpang tindih dan tidak dilaksanakan serta banyak hal hal lainnya.

Bila penghasilan semua ini dikumpulkan, total penghasilan bersih seorang kepala daerah dalam satu periode (5 tahun ) minimal diperoleh sebesar Rp300 miliar, belum lagi termasuk tunjangan serta honorer yang jumlahnya ratusan juta rupiah, besarnya tergantung penghasilan daerah yang dipimpinnya.

Ironisnya lagi, beberapa kepala daerah ada yang sengaja membeli lahan sekaligus mendirikan bangunan rumah, namun setelah diamat-amati uang pembeli lahan serta mendirikan bangunan rumah tidak ada dari uang pribadinya melainkan dari para pimpinan SKPD, para kepala sekolah, rekanan/ kontraktor,dengan cara mengundang mereka melakukan pesta adat untuk bangunan tersebut. Umumnya mereka yang diundang memberikan sumbangan agar tetap diingat serta aman pada posisinya, dan total sumbangan yang diperoleh jumlahnya ada yang impas dan bahkan ada yang lebih dari anggaran yang dikeluarkan.

Dari pengamatan mereka, akibat ambisi untuk mengejar penghasilan miliaran rupiah tersebut, tak jarang banyak kepala daerah ( setingkat Bupati/wali kota ) terjerat hukum dan bahkan menjadi bulan-bulanannya. Namun banyak juga diantara mereka yang lolos dari jeratan tersebut, sehingga bila akhir masa jabatannya para mantan kepala daerah banyak yang menghilang dari daerah yang dipimpinnya dan sekaligus membuka usaha yang baru. Sehingga sebutan untuk membangun daerah hanyalah isapan jempol serta guraun untuk membodoh bodohi rakyat.(er)
Sumber : EksposNews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Honorer Diberhentikan, DPRD Panggil Sekda Madina

    Honorer Diberhentikan, DPRD Panggil Sekda Madina

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemberhentian pegawai honor di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal mulai 2 Januari lalu berdasarkan Surat Edaran Sekdakab Madina M Daud Batubara, mendapat sorotan dari berbagai kalangan masyarakat dan elit politik. Pengamat pemerintahan dan politik di Madina beranggapan, kebijakan yang diambil Sekda M Daud Batubara tersebut sangat jauh dari visi misi Bupati Hidayat Batubara saat […]

  • MAN Panyabungan Ikuti Raja Majestic Marching Band

    MAN Panyabungan Ikuti Raja Majestic Marching Band

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) : MAN Panyabungan akan mengikuti kompetisi Raja Majestic Marching Band  tahun 2016 yang akan berlangsung dari tanggal 7-9 Oktober 2016 di Unimed Medan. Tim dari MAN Panyabungan ini adalah Marching Band Gita Nada Pratama Madina (GNPM). Menyongsong keberangkatan tim ini, MAN Panyabungan menggelar konser pamit yang diselenggarakan di lapangan footsal MAN Panyabungan, […]

  • Hindari Wajah Usang Pimpin KY

    Hindari Wajah Usang Pimpin KY

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Komisioner Komisi Yudisial (KY) periode 2010-2015 telah terpilih. Otoritas penentuan ketua dan wakil ketua pimpinan KY memang ada di tangan anggota terpilih. Idealnya pemilihan Ketua KY dilatarbelakangi pada integritas moral dengan dilandasi kehidupan relijius. Hal ini dikatakan Direktur Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) Farid Wajedi di Medan, Ahad (19/12/2010). “Apalagi tugas pokok Komisi Yudisial […]

  • Aksi Pagelaran Seni menyambut kemerdekaan RI

    Aksi Pagelaran Seni menyambut kemerdekaan RI

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bulan Agustus tahun 2011 merupakan bulan yang sangat istemewa. Bulan Agustus yang merupakan bulan keramat dan penuh cerita perjuangan bagi rakyat Indonesia, tahun ini bersamaan pula ritual umat Islam masuk ramadhan. Bila kita sejenak kembali pada sejarah bangsa Indonesia, kondisi tersebut hampir sama dengan bulan Agustus 1945, di mana saat di Proklamasikanya kemerdekaan Indonesia, waktu […]

  • Pemkab Madina Gelar Bimtek Aplikasi Simanja

    Pemkab Madina Gelar Bimtek Aplikasi Simanja

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) Input Data Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) pada Sistem Informasi Data Analisis Jabatan (Simanja) Madina di Aula Bappeda, Komplek Perkantoran Payaloting, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Kamis (8/12). Analis Kebijakan Ahli Muda/Sub Koordinator Kelembagaan dan Analisis Jabatan […]

  • Pemuda Pancasila Dukung Yusuf-Imron

    Pemuda Pancasila Dukung Yusuf-Imron

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – Majelis  Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyatakan sikap mendukung pasangan Yusuf-Imron pada Pilkada Madina 2015. Dukungan ini tercuat dalam keputusan  Musyawarah Cabang   MPC Pemuda Pancasila Madina ke-V di Payaloting Internasional Hotel Panyabungan, Minggu (22/11). Musyawarah Cabang ini dihadiri oleh para fungsionaris MPW (Majelis Pimpinan Wilayah) Pemuda Pancasila Sumatera […]

expand_less