Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Wisata Memikat, Upaya Minim

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2015
  • print Cetak

 

Kabupaten Mandailing Natal memiliki banyak potensi wisata yang mampu menghipnotis wisatawan, baik waisatawan lokal maupun manca negara. Hanya saja konsentrasi pemerintah daerah, kalangan swasta dan masyarakat luas belum begitu besar mengembangkannya.

Dari sisi promosi, brosur pariwisata yang dikeluarkan Pemkab Madina sejauh ini masih Bendungan Batang Gadis, Air Panas Siabu, Gordang Sambilan, Bagas dan Sopo Godang, Sopotinjak, Lubuk Larangan, Danau Marambe, Gunung Sorik Marapi, Sibanggor. Kemudian Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), dan Pantai Sikara-kara.

Secara umum, potensi wisata di Mandailing Natal terbagi dalam beberapa kategori. Yakni wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya.

Wisata alam meliputi pantai Natal, pantai Batahan hingga pantai Muara Batang Gadis. Ada juga goa di Mandailing Julu, air terjun, wisata kopi Mandailing, pemandian di kawasan Sibanggor, gunung Sorik Marapi, tor pangolat dan paya bulan di Maga.

Wisata sejarah meliputi rumah godang di Mandailing Godang dan Mandailing Julu, makam raja-raja hingga makam Sibaroar, makam-makam ulama Mandailing masa lampau di kawasan Mandailing dan kawasan Natal.

Gordang Sambilan yang tidak dimiliki etnis lain di seluruh dunia juga merupakan potensi wisata yang sangat memikat wisatawan manca Negara.

Infrastruktur, baik jalan, jembatan, listrik dan telekomunikasi yang sudah ada masih jauh dari syarat bagi pertumbuhan sektor wisata di daerah ini.

Kondisi ini juga dilemahkan belum banyaknya pelaku-pelaku usaha yang bergerak di sektor swasta menyebabkan potensi wisata belum terjual kepada wisatawan. Pola fakir masyarakat desa di kawasan-kawasan titik wisata yang masih memandang sisi negatif objek wisata juga menjadi problem tersendiri bagi upaya membangun pariwisata di Madina.

Termasuk juga kendala dari sisi kesiapan penduduk sekitar berperan aktif menjaga tempat wisata dan masih belum terbinanya kerjasama yang sangat kuat antara pemerintah dengan penduduk sekitar objek wisata.

Padahal, berkembangnya sektor wisata di Mandailing Natal akan memunculkan sektor-sektor baru yang besar yang akan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar objek wisata. Sektor tersebut seperti kerajianan atau souvenir, restoran, dan perhotelan.

Dan, dari sisi pendapatan, pertumbuhan sektor wisata akan meningkatkan pemasukan bagi pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah yang tentunya akan meningkatkan dana pembangunan daerah.

Dalam pengembangan objek wisata ini dibutuhkan peran penting pemerintah untuk menata tempat tersebut lebih baik lagi sehingga daya tariknya semakin bertambah. Serta peran kalangan swasta harus digenjot. (Dahlan Batubara) 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Melemah Pengaruhi Harga Karet di Madina

    Rupiah Melemah Pengaruhi Harga Karet di Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelemahan rupiah atas mata uang dollar AS mempengaruhi harga penjaualan karet alam, termasuk di Mandailing Natal (Madina). Para pedagang pengumpul menyatakan posisi 1 dollar AS yang mencapai 12.000 rupiah menyebabkan posisi sulit bagi pergerakan harga karet. “Pembelian kita kali ini (di tingkat petani-red) harganya 8.500 rupiah per kilo. Sebelumnya harga sekitar […]

  • Dua Bocah di Rantobi Madina Tewas Tenggelam Dibekas Galian Tambang

    Dua Bocah di Rantobi Madina Tewas Tenggelam Dibekas Galian Tambang

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): dua bocah di Desa Rantibi Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tewas tengelam di bekas galian tambang emas ilegal Kamis 29/5/2025. Dari keterangan warga yang diperoleh kedua bocah tersebut tenggelam dikolam bekas galian penambangan emas ilegal yang tidak ditutup kembali oleh pelaku tambang. ” bekas galian tambang itu […]

  • DPP Ikanas Salurkan Paket Makanan di Sihepeng

    DPP Ikanas Salurkan Paket Makanan di Sihepeng

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIHEPENG (Mandailing Online) – DPP Ikanas (Ikatan Keluarga Nasution) melalui DPC Khusus Ikanas Madina menyalurkan paket makanan kepada lansia dan anak yatim di wilayah Sihepeng, Kecamatan Siabu, Rabu (31/1). Penyaluran sembako yang dilaksanakan di Desa Sihepeng III ini dihadiri oleh Bendahara DPC Ikanas Khusus Zubaidah Nasution dan dihadiri pengurus anak yatim setempat. “Ini merupakan amanah […]

  • Fraksi Golkar Batu Korban Kebakaran Kotasiantar

    Fraksi Golkar Batu Korban Kebakaran Kotasiantar

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Partai Golkar DPRD Madina menyalurkan bantuan kepada para keluarga korban kebakaran di Kelurahan Kotasiantar, Panyabungan. Penyerahan bantuan diwakili oleh Sekretaris Fraksi Golkar, Sobir Lubis,SH dan Bendahara Fraksi Golkar Zubaidah Nasution, S.sos, Sabtu (16/11/2019) di lokasi bekas kebakaran. Bantuan yang disalurkan berupa material bangunan meliputi kayu sebanyak 2 kubik, viber […]

  • Puluhan Pegawai PLN Curhat Soal Korupsi

    Puluhan Pegawai PLN Curhat Soal Korupsi

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) baru saja meluncurkan buku anti korupsi berjudul ‘Saatnya Hati Bicara jilid 2’. Buku setebal 342 ini merupakan kelanjutan dari buku dengan judul yang sama yang diluncurkan pada Maret 2013 lalu. Sesuai dengan judulnya, buku ini berisi kumpulan 59 tulisan pegawai dari berbagai level jabatan tentang pengalamannya dalam menghadapi […]

  • Ketua DPR Berharap MK Transparan soal Gugatan Pilpres

    Ketua DPR Berharap MK Transparan soal Gugatan Pilpres

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ketua DPR RI Marzuki Alie berharap Mahkamah Konstitusi (MK) bisa bersikap terbuka dan transparan untuk mengadili laporan-laporan terkait kecurangan Pilpres 2014. MK juga diharapkan tidak lagi menggunakan alasan waktu seperti yang terjadi pada laporan-laporan kecurangan seperti pada pemilu legislatif lalu. Marzuki mengatakan pemilu legislatif terjadi kebrutalan namun tidak bisa diadili karena MK beralasan tidak memiliki […]

expand_less