Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Dua Bocah di Rantobi Madina Tewas Tenggelam Dibekas Galian Tambang

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
  • print Cetak

Ilustrasi

MADINA ( Mandailing Online ): dua bocah di Desa Rantibi Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tewas tengelam di bekas galian tambang emas ilegal Kamis 29/5/2025.

Dari keterangan warga yang diperoleh kedua bocah tersebut tenggelam dikolam bekas galian penambangan emas ilegal yang tidak ditutup kembali oleh pelaku tambang.

” bekas galian tambang itu kan dalam, jadi air menggenang seperti kolam. Itulah yang dimanfaatkan anak anak untuk bermain”, kata Nasution warga Rantobi.

Kejadian itu pun dibenarkan Kepala Desa (Kades) Rantobi Fajaruddin, 2 anak itu ditemukan tewas dalam kolam bekas galian tambang emas ilegal.

“Awalnya anak-anak ini mandi ramai- ramai, ada orang tua juga yang ikut, namun mungkin karena sibuk masing-masing sihingga lupa dengan korban” jelasnya Kades pada wartawan lehat sambungan WhatsApp kamis malam 29/5/2025.

Ia menjelaskan bahwa kejadian itu diketahui setelah korban R (10) dan S (9) tidak pulang kerumah setelah sore sekira pikul 18.00 WIB, lalu dilakukan pencarian bersama warga ke tempat mandi-mandi di bekas galian tambang itu, dan benar saja, kedua korban ditemukan warga sudah tidak bernyawa.

Terkait pemilik atau pengelola tambang emas itu, Fajaruddin mengaku tidak mengetahuinya karena itu sudah ditinggalkan cukup lama.

” saya saja baru ini kelokasi karena lokasi tambang itu sudah lama ditinggal para pelaku tambang emas ilegal,” jelasnya.

Fajaruddin juga menegaskan bahwa setelah adanya surat dari Bupati Mandailing Natal H Saipullah Nasution untuk menghentikan Pertambangan emas anpa izin ( PETI ) pihak Kecamatan Batang Natal dan Desa Rantobi telah melakukan sosialisasi dan himbauan untuk menghentikan dan menutup atau mereklamasi bekas galian tambang ilegal, namun tidak di indahkan pelaku tambang emas ilegal.

Sepeti diketahui memang aktifitas tamng emas ilegal di desa Rantobi memang masih berjalan di beberapa titik. Aktifitas tambang emas ilegal itu menggunakan alat berat jenis excavator. Mereka melakukan pengalian material tamah yang diklaim mengandung emas. ( * )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Offroad Kapolres Madina dan IOF Evakuasi Minibus yang Masuk Jurang di Putusan

    Mobil Offroad Kapolres Madina dan IOF Evakuasi Minibus yang Masuk Jurang di Putusan

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Minibus mengalami kecelakaan tunggal di kawasan putusan, Kelurahan Tano Bato, Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal. Senin 3/6/2024. Mobil itu terjun ke jurang sedalam 50 meter saat hendak menuju pantai barat. Kecelakaan itu terjadi karena sang supir hilang kendali dan langsung nyungsep ke jurang. Dua penumpang di dalam mobil itu mengalami luka ringan. […]

  • DPRD Ramai-ramai Pulangkan Duit APBD

    DPRD Ramai-ramai Pulangkan Duit APBD

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kejadian Lagi di Langkat LANGKAT-Indikasi tindak pidana korupsi berjamaah di Kabupaten Langkat kembali mencuat. Kali ini muncul dari gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Langkat yang membocorkan APBD dengan nilai Rp1,4 miliar. Kebocoran anggaran ini tercium saat sejumlah mantan dewan periode 2004-2009 ramai-ramai memulangkan uang ke kantor dewan, Rabu (26/1) siang. Pemulangan uang negara itu, […]

  • Agincourt Rumahkan 300 Karyawan Lagi

    Agincourt Rumahkan 300 Karyawan Lagi

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO) – Dua minggu pasca berhentinya operasi Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Tapanuli Selatan, tercatat jumlah karyawan yang dirumahkan semakin banyak. Saat ini, jumlahnya mencapai 1.200 orang atau bertambah sekitar 300 orang dari sepekan sebelumnya. “Tadi saya cek, jumlahnya malah bertambah,” kata Communication Manager PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe di Batangtoru, Katarina […]

  • Zulaikha Bika Ambon dan Pemuda Rangkuti Berbagi Sembako

    Zulaikha Bika Ambon dan Pemuda Rangkuti Berbagi Sembako

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Jelang lebaran, Zulaikha Bika Ambon dan Dewan Pimpina Pusat (DPP) Pemuda Rangkuti (Naposo Nauli Bulung Marga Rangkuti) memberikan bantuan kepada warga di 5 Desa dan Kelurahan, Jum’at (29/4/2022). Desa dan kelurahan itu berada di Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut. Bantuan yang dibagika meliputi bahan pangan, Al-Qur’an […]

  • Caleg Yang Mendekam Dipenjara Raih Suara Terbanyak Pemilu di Madina

    Caleg Yang Mendekam Dipenjara Raih Suara Terbanyak Pemilu di Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ir Ali Makmur Nasutiona alias Jaganding menyabet suara terbanyak suara caleg pada Pemilu 2014 di Mandailing Natal (Madina). Berdasar rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina, Senin dini hari (22/4/2014), suara Jaganding dari Partai Hanura di Dapil I sebanyak 5.244 suara. Perolehan Jaganding ini mengejutkan karena sejak bulan Pebruari lalu […]

  • Jaksa Tahan Tersangka Koruptor Nisel dan Langkat

    Jaksa Tahan Tersangka Koruptor Nisel dan Langkat

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Kejaksaan di Sumatera Utara unjuk gigi dalam penanganan kasus korupsi. Kemarin (2/3), Kejati Sumut menahan mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Rahmad A Dachi MKes terkait perkara dugaan korupsi pengadaan alat alat kesehatan dan obat-obatan di Nisel senilai Rp3,5 miliar. Sedangkan Kejaksaan Negri (Kejari) Stabat menahan Hasnil (45), konsultan penghitungan PPH 21 […]

expand_less