Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Dusun di Desa Siobon Mulai Nikmati Manfaat Dana Desa 

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
  • print Cetak

Dua Dusun di Desa Siobon, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal nikmati jalan setapak yang dibangun dari uang Dana Desa ( fikri )

PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Penggunaan anggaran dana desa di Desa Siobon Julu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) direalisasikan untuk pembangunan Jalan Rabat, Jembatan, Dek Penahanan dan Sumur Tempat Pencucian.

Pj kades Siobon Julu Abdul Aziz mengungkapkan, dana desa Tahun anggaran 2023 difokuskan untuk pembangunan akses jalan dan juga fasilitas warga serta hal urgen lainnya di desa tersebut. Rabu (05/7/2023)

“Sudah kita realisasikan dan saat ini sudah tahap pengerjaan sesuai dengan permintaan warga desa, seperti jalan Rabat Beton, Dek Penahan Longsor serta Sumur Tempat pencucian yang perlu sekali disini”, kata Abdul Aziz.

Ia mengaku, nominal anggaran untuk Jalan dan Jembatan Rp. 87.525.000 dan sumur tempat pencucian serta Dek Penahanan Longsor Rp. 76.095.000 yang dananya bersumber dari dana desa.

Program pembangunan ini sendiri kata Kades berawal dari musyawarah dengan seluruh warga desa agar pemanfaatan dana desa itu tepat sasaran.

“Saya ajak seluruh warga untuk bermusyawarah terlebih dahulu mulai dari Perencanaan Pembangunan sampai dengan pengerjaan,” kata Aziz.

Dusun Bulu Tolang dan Dusun Siurabot salah satu dusun di Madina yang nikmati manfaat dana desa

Fikri Reporter Mandailing Online melaporkan, saat ini pembangunan jalan setapak telah sampai di Dusun Bulu Tolang. Untuk Dusun Siurabot sendiri masih dalam tahap pengerjaan.

Ke dua dusun ini memang termasuk dusun di pedalaman yang masuk wilayah Ibu kota Kabupaten yakni Kecamatan Panyabungan.

Minimnya akses jalan memang menjadi salah satu kendala bagi warga untuk menjual hasil tani dan kebun warga. Dengan dibangunya jalan ini, sangat membantu warga ke dua dusun untuk membawa hasil alam nya ke Desa Siobon. Selain itu juga mempermudah akses anak anak dua dusun itu untuk kesekolah karena memang untuk Sekolah Dasar, bangunan nya baru ada di Desa Siobon.

” bersyukur jalan kami sudah di bangun pak, meski jalan setapak, ini sudah mempermudah akses kami untuk menunu Desa induk Desa Siobon khusus nya untuk menjual hasil kebun kami” kata Rosita warga dusun tolang pada Mandailing Online.

Kata Rosita, mereka warga dua dusun saat ini telah menikmati Dana Desa yang digulirkan Pemerintah, selain pasilitas jalan dan MCK, para guru agama, bilal mait dan BKM juga dapat insentif dari Dana Desa. ( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nama-nama Anggota DPRD Madina Soal Dana Perjalanan Fiktif

    Nama-nama Anggota DPRD Madina Soal Dana Perjalanan Fiktif

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) yang sudah mengembalikan dana perjalanan dinas fiktif sejauh ini sekitar 5 orang. Berdasar data di sekretariat DPRD Madina, Kamis (29/8/2013), kelima anggota dewan itu masing-masing Rahmad Riski (Fraksi Demokrat), Siti Aminah (Fraksi Bersatu), H.Binsar Nasution (Fraksi Perjuangan Reformasi), Ir.Zubeir Lubis (Fraksi PKB ) dan H.Jafar […]

  • Atika Sambut Kepulangan Jamaah Haji di Medan

    Atika Sambut Kepulangan Jamaah Haji di Medan

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) –  Sebanyak 360 jamaah haji tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 Debarkasi Medan, Rabu (26/06/2024) sekira pukul 19.13 wib tiba di Bandara Kualanamu Internasional Airport. Adapun jamaah haji tergabung dalam Kloter 3 berjumlah 360 orang terdiri dari 350 jamaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal, 2 jamaah haji asal Langkat (Mutasi) yaitu Erlis Afriyanti Binti Muclis […]

  • Sungai Aek Mata dan Sungai Rantopuran Meluap

    Sungai Aek Mata dan Sungai Rantopuran Meluap

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sungai Aek Mata yang membelah kota Panyabungan, Mandailing Natal meluap, Selasa sore (15/11). Luapan arus cukup mengkhawatirkan, sehingga  sekira pukul 17.00 WIB masjid di Kelurahan Panyabungan III  mengeluarkan pengumuman supaya masyarakat waspada melihat naiknya debit air sungai. Warga yang bermukim di kawasan bantaran sungai terlihat panik, karena sebagian pemukiman sudah dibanjiri […]

  • Bupati Ancam Pengusaha

    Bupati Ancam Pengusaha

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jika Bermasalah Izin Dicabut Bupati Madina, HM Hidayat Batubara SE ancam pengusaha di wilayah Madina apabila tak mau diatur dan selalu memunculkan masalah dengan masyarakat. Sanksinya, Bupati akan mencabut seluruh izin usaha. Hal itu ditegaskan Hidayat di hadapan ratusan masyarakat yang terdiri dari 3 kecamatan sebagai lokasi perusahaan perkebunan di Madina, yakni Kecamatan Natal, Batahan […]

  • Madam Pang, Dibalik Kekuatan Timnas Thailand

    Madam Pang, Dibalik Kekuatan Timnas Thailand

    • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tim bola Indonesia keok dipermalukan dalam laga dengan tim Thailand, kemarin. Lantas, dimana letak ketangguhan tim sepak bola Thailand? Salah satunya ditengarai adalah ketangguhan sang manajer. Nama si manajer adalah Nag Nualphan Lamsan, perempuan kaya raya yang kerap disebut Madam Pang. Ia dikenal sangat royal ke pemain-pemainnya. Saat skuat Thailand maju ke final AFF, ia […]

  • Pondok Santri  di Mustofawiyah Purba Baru Terbakar

    Pondok Santri di Mustofawiyah Purba Baru Terbakar

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Diperkirakan sebanyak 6 pondok santri di kawasan komplek pesantren Musthofawiyah, Purba Baru, Mandailing Natal (Madina) terbakar, Rabu, (1/7). Kebakaran berada di banjar Assuja. Pondok-pondok itu umumnya berbahan kayu dan bambu. Sejauh ini tidak ada korban jiwa maupun korba luka. “Hanya pondok santri saja yang terbakar. Kebetulan santri sedang libur […]

expand_less