Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Hikmah Ibadah Kurban

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
  • print Cetak

 

Oleh Muhammad Arifin Ilham

Ibadah Kurban memiliki pesan  moral yang sangat dalam. Seperti pesan yang terkandung dalam makna bahasanya. Qurb atau qurbân berarti “dekat” dengan imbuhan ân (alif dan nun) yang mengandung arti “kesempurnaan”, sehingga qurbân yang diindonesiakan dengan “kurban” berarti “kedekatan yang sempurna”. Kata Qurbân berulang tiga kali dalam al-Qur’an, yaitu pada QS.Ali Imran/3: 183, al-Ma’idah/5: 27, dan al-Ahqaf/46: 28.

Jadi, kurban adalah penyembelihan binatang tertentu yang dilakukan pada hari Idul Adha dan tiga hari sesudahnya (hari tasyrik), yakni pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam ilmu fiqh, kurban juga disebut udhḫiyah (karena dilaksanakan dalam suasana Idul Adha) juga berasal dari kata dahwah atau dhuhaa (waktu matahari sedang naik di pagi hari), karena biasanya penyembelihan hewan qurban dilaksanakan pada waktu duha. Dari kata dahwah atau duhaa tersebut diambil kata daahiyah yang bentuk jamaknya udhḫiyah.

Adapun di antara hikmahnya adalah pertama, sebagai bukti nyata ekspresi syukur, “Supaya merek amenyebut nama Allah atas apa yang Allah karuniakan kepada mereka berupa binatang ternak….” (QS. al-Hajj, 22 : 34); kedua, bukti sebagai hamba bertaqwa, “Daging daging qurban dan darahnya itu sekali kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaanmulah yang dapat mencapainya…” (QS al-Hajj, 22 :37)

Ketiga, terakuinya sebagai umat Rasulullah Saw, “Barang siapa yang mempunyai keluasan (harta) dan tidak mau berqurban, maka janganlah mendekati tempat shalat kami!” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, Al Hakim, Ad Daruquthni dan Al Baihaqi). Keempat, meraih ampunan dosa, ”Fatimah, berdirilah dan saksikan hewan sembelihanmu itu. Sesungguhnya kamu diampuni pada saat awal tetesan darah itu dari dosa dosa yang kamu lakukan…” (HR. Abu Daud dan At-Tirmizi)

Kelima, berpahala besar, “Pada setiap lembar bulunya itu kita memperoleh satu kebaikan,” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah). Keenam, mendapat kesaksian yang indah dari hewan Qurban kita kelak, “Sesungguhnya ia (hewan qurban) akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, kuku dan bulunya. Dan sesungguhnya darah hewan qurban akan jatuh pada sebuah tempat di dekat Allah sebelum darah mengalir menyentuh tanah. Maka berbahagialah jiwa dengannya”. (HR. At Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim).

Subhana Allah demikian besar keutamaan ibadah kurban ini wahai ikhwah! Semoga Allah beri keluasan rejeki kepada kita untuk memenuhinya dan menerima amal ibadah kurban kita. Aamiin.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID,

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amnesty International Diminta Usut Penembakan Massa 22 Mei

    Amnesty International Diminta Usut Penembakan Massa 22 Mei

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Onilne) – Dunia internasional diminta melakukan kajan terhadap kasus penembakan terhadap massa demonstrasi aksi 22 Mei 2019 di Jakarta. Hingga siang hari, Rabu (22/5/2019) sekitar 6 orang dari pihak massa unjukrasa 22 Mei meninggal dunia, salahsatunya teridentifikasi akibat tembakan peluru. Sehari sebelumnya, Amnesty International Indonesia telah menyerukan agar pihak berwenang harus memastikan adanya […]

  • Pemkab Diminta Bantu Korban Bencana Alam

    Pemkab Diminta Bantu Korban Bencana Alam

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Aktivis Kabupaten Palas, Safran Harahap SH meminta kepada eksekutif dan legislatif agar melakukan pengkajian penanganan terhadap masyarakat yang mengalami korban bencana. Pemkab disarankan memberikan bantuan bagi masyarakat yang mengalami kerugian material akibat bencana alam. “Pemerintah harus mengkajinya, termasuk apa solusi yang akan diberikan bagi masyarakat yang mengalami kerugian material akibat bencana,” jelas […]

  • Aisah Ritonga Kunjungi Anak Gizi Buruk

    Aisah Ritonga Kunjungi Anak Gizi Buruk

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan MO-Di sela acara reses, anggota DPRD Propinsi Sumut, Ti Aisah Ritonga SE meninjau anak penderita gizi buruk bernama Andi (3) di Desa Huraba II Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (8/2) Sore. Berat badan Andi hanya 6 Kg dan belum bisa berjalan diusianya 3 tahun, diduga akibat asupan gizi yang kurang. Penyakit pun […]

  • Rusak Kantor Desa, Kades Sirambas Laporkan Warganya ke Polisi

    Rusak Kantor Desa, Kades Sirambas Laporkan Warganya ke Polisi

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasca protes warga desa sirambas ke Kepala Desa yang membuat kantor desa dilemapri tomat dan di segel. Kades Ilman Suhdi dikabarkan melaporkan hal tersebut ke polisi dengan tuduhan pengrusakan. Sesuai surat laporan bernomor STPL/238/B/VIII/2024/SPKT/POLRES MANDAILING NATAL/ POLDA SUMUT. Kepala Desa Sirambas telah melaporkan tindak pidana pengerusakan UU Nomor 01 Tahun 1946 […]

  • Tol Sumatera, pusat hanya janji

    Tol Sumatera, pusat hanya janji

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Soeharsojo, meminta pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Ditegaskannya, bahwa selama ini masyarakat Sumatera hanya mendapatkan janji tentang rencana pembangunan jalan Trans Sumatera. “Rencana pembangunan Trans Sumatera harus direalisasikan dan jangan ditunda lagi, karena sejak 15 tahun yang lalu pemerintah […]

  • Konflik Papua karena kesenjangan barat-timur

    Konflik Papua karena kesenjangan barat-timur

    • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA, (MO) – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai peristiwa penembakan terhadap prajurit TNI yang terjadi di Papua menunjukkan masih tingginya kesenjangan ekonomi di daerah tersebut. “Masyarakat di Indonesia barat sudah maju tapi masyarakat di Indonesia Timur, khususnya Papua masih tertinggal,” kata Megawati Soekarnoputri, hari ini. Menurut dia, Papua memiliki potensi sumber […]

expand_less