Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Pengoplos Beras Ditangkap

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
  • print Cetak


Stabat, Masyarakat Stabat, Kabupaten Langkat resah. Pasalnya, beras palsu telah beredar di sejumlah pasar di daerah tersebut. Belum diketahui berapa ton beras palsu yang telah beredar dan masih dalam penyelidikan petugas kepolisian.

Resahnya warga atas beredarnya beras palsu, telah dilaporkan ke Polres Langkat. Dari hasil penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan Asiong (40) warga Jalan Sempurna, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, karena diduga sebagai pengoplos beras.

Pria turunan Tionghoa ini dibekuk dari sebuah gudang tempat pengoplosan beras di Jalan Sempurna, Rabu (02/02/2011) sore lalu. Selain dirinya, petugas juga mengamankan 5 orang pekerja untuk dimintai keterangan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Keterangan diterima, keenam orang tersebut diamankan petugas saat melakukan pengoplosan beras. Mereka membuka beras merek Koki dari Jawa dan kemudian ditukar goninya menjadi merek 555 dan SINCAN, sehingga para konsumen merasa tertipu dengan isinya.

Dibekuknya para pelaku berdasarkan informasi dari salah seorang warga yang telah melaporkan kegiatan mereka ke Polres Langkat. Atas laporan tersebut, petugas kepolisian kemudian membentuk tim guna melakukan penyelidikan.

Tim yang dibentuk selanjutnya melakukan pengintaian kegiatan ilegal tersebut. Saat keenamnya sedang mengoplos beras, petugas menggerebek lokasi tersebut. Sebagai barang bukti, polisi menyita puluhan goni beras sebagai barang bukti.

Acik (45), salah seorang penjual beras yang ditemui, mengaku beras palsu saat ini sudah beredar di pasar. “Saya rasa sudah banyak beredar beras palsu itu. Kami selaku pedagang sangat resah, karena banyak komplin dari konsumen,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Syawal (33), yang mengaku terkejut saat membeli beras merek 555 yang mutu berasnya berbeda. “Kok beras 555, agak sedikit jelek tidak seperti biasanya,” gumam ibu anak satu itu.

Kasat Reskrim Polers Langkat AKP Donny Alexander ketika dikonfirmasi, membenarkan penangkapan tersebut dan kasus ini masih dalam pengembangan. (BS-031)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspektorat Madina Riksus Dinas Perdagangan Terkait Retribusi Pasar

    Inspektorat Madina Riksus Dinas Perdagangan Terkait Retribusi Pasar

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Retribusi pasar di Kabupaten Mandailing Natal tahun 2023 dinilai tidak capaib target. Dari laporan realisai, data yang diperoleh dari 35 pasar yang ada di Kabupaten ini tercatat semua pasar tidak mencapai target. Pasar di Kota Panyabungan sebagai Ibukota Kabupaten contohnya, target capaian pemerintah untuk retribusi pasar senilai Rp. 336.896.000. Yang […]

  • Rumah Semi Permanen di Roburan Dolok Ludes Terbakar

    Rumah Semi Permanen di Roburan Dolok Ludes Terbakar

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): satu unit rumah semi permanen di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal ( Madina ) sore tadi Minggu 11/8 ludes dilalap sijago merah. Asbihan Nasution 65 tahun diketahui pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri, namum seisi rumah dipastikan hangus terbakar. Solahuddin Lubis, Kepala Desa setempat mengatakan, kebakaran terjadi sekitar […]

  • Ini Perolehan Suara di Kampung Mertua Edi Rahmayadi

    Ini Perolehan Suara di Kampung Mertua Edi Rahmayadi

    • calendar_month Jumat, 29 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Perolehan pasangan Edi Rahmayadi-Musa Rajekshah di Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal sekitar 96,59 persen. Panyabungan Timur termasuk basis penting bagi pasangan Eramas, sebab, mertua Edi Rahmayadi berasal dari Desa Pagur, salah satu desa di Kecamatan Panyabungan Timur. Berdasar data yang dirangkum Mandailing Online dari pihak penyelenggara Pilgubsu maupun infopemilu.kpu.go.id, Jum’at […]

  • Cewek 17 Tahun Dijual Rp2 Juta

    Cewek 17 Tahun Dijual Rp2 Juta

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – “Semua ini karena ekonomi Bang. Bapakku sudah tidak ada lagi. Ibuku hanya tukang jahit. Aku ini anak paling besar. Jadi, aku yang menanggung semua biaya kehidupan kami sekeluarga,” ucap WS, cewek 17 tahun yang dijual seharga Rp2 juta. Pengakuan ini disampaikan WS dengan linangan air mata, kepada wartawan Jumat (18/10). WS […]

  • Tambang Emas Ilegal di Huta Bargot Madina ‘Bom Waktu’

    Tambang Emas Ilegal di Huta Bargot Madina ‘Bom Waktu’

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Keberadaan tambang emas ilegal di Kecamatan Huta Bargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diprediksi bakal menjadi “bom waktu”. Selain limbah tambang yang sangat berbahaya, kondisi areal tambang emas juga sudah semakin membahayakan. Pantuan beritasumut.com, Senin (28/02/2011), wajah para pekerja Galundung mulai pucat dan matanya kuning seperti kurang darah diduga akibat limbah air raksa (merkuri). Galundung […]

  • Apresiasi Kinerja Polres, GPI Madina Minta Keseriusan Pemberantasan Judi dan Narkoba

    Apresiasi Kinerja Polres, GPI Madina Minta Keseriusan Pemberantasan Judi dan Narkoba

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gerakan Pemuda Islam (GPI) Mandailing Natal (Madina) mengapresiasi kinerja Polres dalam memberantas penyakit masyarakat (pekat) dan narkoba. “Tapi, di sisi lain GPI berharap Korps Bhayangkara Madina lebih serius dalam pemberantasan pekat. Utamanya judi, jangan hanya bandar kecil dan pemain yang ditangkap. Jangan kegiatan baik ini terkesan pencitraan usai viral kasus Ferdy […]

expand_less