Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Pemko Tebing Tinggi tak Respon

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
  • print Cetak


Banjir Kiriman Rendam Dua Kelurahan

TEBING TINGGI-

Sungai Padang dan Sungai Behilang yang membelah Kota Tebing Tinggi meluap, Sabtu (2/4). Akibatnya, ratusan rumah warga di Kelurahan Persiakan dan Kelurahan Mandailing Kecamatan Tebing Tinggi Kota, terendam banjir.

Banjir terparah dialami warga yang bermukim di Lingkungan I, II, III dan IV, Kelurahan Mandailing. Ketinggian air hampir mencapai satu meter lebih, Sedangkan di Kelurahan Persiakan, banjir tidak terlalu parah.
Murni (47), warga Lingkungan I, Kelurahan Mandailing mengatakan, air sungai meluap sekira pukul 06.00 WIB. Mereka langsung menyelamatakan barang-barang dengan menaikkannya ke tempat yang lebih tinggi agar tidak terendam air.

“Air sungai meluap diduga karena hujan deras di hulu. Namun, air tidak secara tiba-tiba datangnya, jadi kami sempat menyelamatkan barang agar tidak terendam air,” ujar Murni.

Menurutnya, meluapnya air Sungai Bahilang ini memang sering terjadi, sehingga warga tidak terkejut lagi. Bahkan menurutnya, dalam setahun, bisa sampai lima kali warga mengalami banjir.

Sementara itu, sejumlah warga mengaku kecewa dengan aparat pemerintahan Kota Tebing Tinggi. Pasalnya, hingga petang, tidak satupun perangkat pemerintahan baik dari kelurahan maupun kecamatan yang datang meninjau kondisi warga yang terendam banjir.

Seperti yang diungkapkan Supardi (52), warga Kelurahan Mandailing. “Kami tidak mengharapakan bantuan pemerintah, mereka mau melihat saja kami sudah mengucapkan sukur. Begitu kok mau jadi Wali Kota? Belum jadi saja sudah tak respon, apalagi sudah jadi? Bisa lupa daratan,” cetus Supardi.

Sementara di Deli Serdang, 200 rumah di Perumahan Taman Sari Permai, Desa Bangun Sari Baru dan 78 rumah di Desa Telaga Sari Gang Madrasah, Kecamatan Tanjung Morawa dilanda banjir. Ketinggian air pun mencapai 1 meter.
Untungnya, tak ada korban jiwa saat bencana alam itu terjadi. Hanya seorang kakek bernama Rasem (50), warga Perumahan Taman Sari Permai, terpaksa dievakuasi ke RSU Dr GL Tobing PTPN II Tanjung Morawa. Kakek itu diduga stres dan sesak nafas kala melihat luapan air menggenangi rumahnya.

Penyebab banjir akibat debit air Sungai Belumai meluap lantaran tak mampu menampung derasnya air hujan yang mengguyur kawasan Deli Serdang.(mag-3/pas/smg)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Optimis Target PAD 700 Juta Sektor Perizinan Terpenuhi

    Pemkab Madina Optimis Target PAD 700 Juta Sektor Perizinan Terpenuhi

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2016 ini Bagian Perekonomian Pemkab Mandailing Natal memiliki target PAD sebesar 700 juta rupiah dari sektor perizinan HO. Pihak Bagian Perekonomian optimis mampu memenuhi target itu. Sebab, berdasar pengalamannya tahun 2015,  Bagian Perekonomian justru merealisasikannya sebesar 109 % dari target Rp.700 juta. Meski begitu, Pihak Bagian Perekonomian tetap secara rutin […]

  • Janda Ditemukan Tewas Bugil

    Janda Ditemukan Tewas Bugil

    • calendar_month Minggu, 12 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPANULI-Lina br Napitupulu (40), janda anak 5 warga Desa Lumban Ina-ina, Kecamatan Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara, ditemukan tewas bugil di hutan dekat kebun kopi miliknya, Sabtu (11/2) sekitar pukul12.30 WIB. Disekitar tubuh korban, ditemukan pakaian korban bersimbah darah, buah kopi, serta seutas kabel tali klos sepeda motor. Adalah Mangaji Lumbantoruan (42), warga Desa Lumban Ina-ina, […]

  • Cawabup Atika Bawa Warga Hutabargot Berobat, Pastikan Operasi Berlangsung

    Cawabup Atika Bawa Warga Hutabargot Berobat, Pastikan Operasi Berlangsung

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution kembali membawa warga berobat ke rumah sakit usai melaksanakan penyantunan. Kali ini di Kecamatan Hutabargot, Jumat (20/10/2024). Cerita bermula saat Atika bersilaturahmi dengan pengurus dan anggota Muslimat NU kecamatan itu. Di sela-sela dialog, salah satunya menyampaikan bahwa di […]

  • Bank Mega Regional Sumatera Adakan Sosialisasi Manajemen Perpajakan Sebagai Aksi Bela Negara

    Bank Mega Regional Sumatera Adakan Sosialisasi Manajemen Perpajakan Sebagai Aksi Bela Negara

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bank Mega (PT. Bank Mega, tbk) mengadakan Event Ngopi – Ngobrol Seputar Pajak Terkini – dengan tema “Manajemen Perpajakan untuk Usaha”  di Business Lounge Kantor Regional Sumatera Bank Mega, Jl Kapt. Maulana Lubis, No.11 Medan, Rabu (15/3/2023). Event Ngopi itu melibatkan 9 kantor cabang yang terdiri dari 3 kantor cabang di […]

  • Infrastruktur Air Bersih Baru 5 Persen

    Infrastruktur Air Bersih Baru 5 Persen

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dari total 23 kecamatan di Mandailing Natal (Madina), baru 4 kecamatan yang memiliki infrastruktur air bersih, atau baru mencapai sekitar 5 persen. Data itu terungkap pada pertemuan antara Pemkab Madina dengan Dinas Tarukim Sumatera Utara di aula kantor bupati Madina, Kamis (18/10). Pertemuan yang dipimpin Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution […]

  • Inspektorat Diminta Evaluasi Dana Desa Muara Mais

    Inspektorat Diminta Evaluasi Dana Desa Muara Mais

    • calendar_month Sabtu, 1 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Pihak Inspektorat Madina diminta melakukan evaluasi terhadap penggunaan anggaran Dana Desa di Desa Muara Mais, Kecamatan Tambangan, Madina. Khususnya penggunaan Dana Desa TA 2018 untuk proyek pembangunan jalan jenis rabat beton di kawasan Aek Kapias, Muara Mais. Hal itu dikatakan sejumlah warga yang mengaku penduduk Muara Mais kepada wartawan, Kamis […]

expand_less