Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

23 September, Pendaftaran CPNS Palas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
  • print Cetak

PALAS, – Pada tanggal 23 September 2013 mendatang hingga 4 Oktober, Pemkab Palas secara resmi membuka pendaftaran lowongan penerimaan CPNSD Palas formasi TA 2013. Hal itu sesuai dengan surat Menpan RI No r/177.F/M.PAN-RB/08/2013 tentang persetujuan rencana formasi CPNSD untuk pelamar umum TA 2013. Dimana lowongan yang dibutuhkan sebanyak 91 orang.

Demikian disampaikan Kepala BKD Palas, Syaiful Bahri Siregar kepada tawan bebarpa waktu lalu.
Dimana katanya, rincian formasi CPNSD yang dibutuhkan untuk tenaga guru sebanyak 40 orang yakni Guru SD dengan jenjang pendidikan S1, guru SMKN 9 orang.

Kemudian untuk tenaga kesehatan 32 dengan rincian dokter gigi 1 orang, dokter umum 3 orang, bidan 17 orang, perawat 6 orang, anestesi 2 orang, perawat gigi 2 orang, perawat nutrisi 1 orang.
“Sementara untuk tenaga teknisi 10 orang. Sehingga jumlah total 91 orang,” ucapnya.

Ditanya apakah ada pelamar untuk jenjang pendidikan tingkat SMA, Syaiful mengatakan, untuk lebih jelasnya nanti diumumkan secara resmi. “Nanti diumumkan secara resmi, karena ini harus dilakukan rapat bersama nanti,” tukasnya.

Seleksi CPNS Paluta Belum Jelas
Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Pemkab Paluta) masih belum jelas dan tidak ada kepastiannya.

Baik soal jadwal atau waktu kemudian berapa jumlah yang diterima. Warga Paluta meminta kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Paluta untuk segera menyampaikannya kepada masyarakat. Hal ini menjadi bahan pertanyaan bagi warga khususnya para pelamar CPNS.

Aktivis Muda dan Pengamat Kabupaten Paluta Asmar Ismail Siregar, Kamis (19/9) mengatakan, dirinya juga sudah banyak mendapatkan pertanyaan yang sama mengenai kapan sebenarnya pelaksanaan pendaftara CPNS di Paluta dan formasi apa saja yang diterima tahun 2013 ini.

“Sudah banyak yang nanya. Dan memang karena dari media massa, kita ketahui di wilayah Tabagsel ini yang ada penerimaan CPNS cuma di Palas dan Paluta, makanya wajarlah para pelamar mempertanyakan kapan pelaksanaannya dan apa saja formasi yang dibutuhkan dan berapa jumlahnya,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Paluta H Mora Harahap tidak berhasil dikonfirmasi. Namun sebelumnya Kabid Penerimaan dan Perencanaan (Penram) BKD Lairar Rusdi Nasution mengatakan, memang belum ada pembukaan penerimaan CPNS di Paluta.

Karena saat ini yang sudah mulai membuka penerimaan adalah untuk CPNS di pusat dan kementerian. Sedangkan daerah belum, karena belum keluarnya petunjuk pelaksanaannya. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Payah, Kasus Gayus Sebaiknya Ditangani KPK

    Polisi Payah, Kasus Gayus Sebaiknya Ditangani KPK

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengakuan Mabes Polri atas kelalaian memberikan keistimewaan buat terdakwa kasus pengemplangan pajak, Gayus Tambunan, tidak cukup hanya direspons dengan mengganti Kepala dan petugas Rutan. Gayus adalah aktor kunci yang mampu membuka jejaring mafia pajak, karena itu dugaan banyak pihak yang mengaitkan kepergian Gayus dalam rangka melakukan negosiasi dengan pihak tertentu harus diinvestigasi. “Meskipun kredibilitas pimpinan […]

  • Bazda Sibolga Himpun Dana Rp 1,5 Miliar

    Bazda Sibolga Himpun Dana Rp 1,5 Miliar

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Sibolga – Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk mengungkapkan, hingga posisi Juni 2015, total penghimpunan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) pada Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kota Sibolga telah mencapai lebih dari Rp 1,5 miliar. Menghadapi Lebaran Idul Fitri 1436 H, sebagian dana yang dihimpun dan dikelola Bazda Kota Sibolga tersebut digelontorkan kepada 3.500 para […]

  • Inilah 28 Pucuk Senjata Rakitan Yang Diserahkan Warga

    Inilah 28 Pucuk Senjata Rakitan Yang Diserahkan Warga

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Wakapolres Mandailing Natal Komisaris Polisi Haryatmoko didampingi Kasat Reskrim AKP S Siregar menunjukkan barang bukti 28 senjata rakitan dan 12 peluru timah, yang diserahkan masyarakat Desa Huta Tua, Kecamatan Panyabungan Timur kepada polisi, Selasa (20/09/2011) sore. (Beritasumut.com/MS Putra) Sumber : beritasumut.com

  • Impor karet Sumut meningkat terus

    Impor karet Sumut meningkat terus

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Impor karet dan barang dari karet Sumatera Utara meningkat terus meski daerah itu dikenal sebagai pengekspor terbesar produk itu. “Data menunjukkan, impor karet dan barang dari karet Sumut hinga November tahun 2011 naik 26,50 persen dari periode sama tahun 2010,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Suharno, di Medan. Pada Januari-November 2011, […]

  • Kursi Kosong DPRD Madina Akan Diisi Ludfan Nasution

    Kursi Kosong DPRD Madina Akan Diisi Ludfan Nasution

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu kursi DPRD Mandailing Natal (Madina) akan diisi oleh Ludfan Nasution,S.Sos. Kursi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu kosong setelah ditinggalkan Muhammad Jafar Sukhairi Nasution yang mengundurkan diri karena mencalon sebagai calon wakil bupati Madina pada Pilkada Madina 2015. Kepastian Ludfan Nasution yang akan mengisi kursi kosong itu berdasarkan surat Ketua DPRD […]

  • Temui Menhut, Pemprov Pulang Tanpa Hasil

    Temui Menhut, Pemprov Pulang Tanpa Hasil

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan tetap belum akan menerbitkan revisi SK 44/2005 tentang penetapan kawasan hutan di Sumatera Utara. Hingga kini hasil Tim Terpadu yang merekomendasi perubahan kawasan hutan menjadi areal penggunaan lain (APL) seluas 667 hektar sudah masuk tahap kroscek menteri melalui salah satu Dirjen di Kemenhut. “Sekarang sudah tahap finalisasi. Ada beberapa […]

expand_less