Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode

Ruhut: Soeharto Sangat Layak Jadi Pahlawan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 25 Okt 2010
  • print Cetak

Anggota Komisi III bidang hukum DPR dari Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul mendukung penuh pemberian gelar pahlawan bagi mantan Presiden Soeharto. Ruhut menilai, Soeharto sangat berjasa bagi pembangunan bangsa.

“Soeharto sangat layak menjadi pahlawan,” kata Ruhut Sitompul di gedung DPR, Jakarta, Senin 25 Oktober 2010.

Menurut Ruhut, Soeharto juga berjasa dalam membangun gedung-gedung dan fasilitas pendidikan termasuk sekolah. Hasilnya, banyak rakyat Indonesia yang mengenyam pendidikan sampai perguruan tinggi.

“Itu karena Pak Harto yang bangun,” ujar Ketua Divisi Bidang Hubungan Masyarakat Partai Demokrat ini. Pembangunan infrastruktur era orde baru juga dinilai sudah memberikan manfaat banyak yang sudah dipetik rakyat era saat ini.

Penolakan pemberian gelar pahlawan bagi Soeharto dilakukan aktivis 1998 dengan menggugat pasal dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 1999 tentang Gelar Pahlawan dan Tanda Jasa ke Mahkamah Konstitusi (MK). Motivasi penggugat adalah agar mantan Presiden Soeharto tidak mendapat gelar pahlawan.

“Ini memang karena adanya dorongan agar Pak Harto tidak mendapat gelar pahlawan di tengah statusnya yang tidak jelas,” kata salah satu penggugat, Ray Rangkuti, kepada VIVAnews.com, Senin 25 Oktober 2010.

Ruhut pun menyindir sejumlah aktivis 1998 yang mengajukan gugatan undang-undang gelar pahlawan dan tanda jasa ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Kalau mau jadi pengamat, juga jadi petarung dong,” kata mantan politisi Partai Golkar ini.(ywn)
Sumber: Viva News

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Hari Terlantar di Jakarta, 15 Mahasiswa Sumut Tiba

    Dua Hari Terlantar di Jakarta, 15 Mahasiswa Sumut Tiba

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Setelah beberapa hari tidak bisa berkomunikasi akibat krisis politik di Mesir, akhirnya Hafizah Siregar berhasil dievakuasi pemerintah dan dikembalikan ke Medan, Jumat (4/2). Setelah diwawancarai wartawan, mahasiswi fakultas Agama Islam itu langsung pulang keluarganya pulang ke rumah di Jalan Genteng Ujung Gang Keluarga No 9 Delitua, Deli Serdang. Diapari Siregar (46) orangtua dari Hafizah Siregar […]

  • Kendala dan Peluang Terkait Visi Ekonomi “Dana Desa”

    Kendala dan Peluang Terkait Visi Ekonomi “Dana Desa”

    • calendar_month Sabtu, 8 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dilematika program Dana Desa terhadap sektor ekonomi terus menjadi topik bahasan di Mandailing Natal. “Wajar saya kira ketika kita merasa bahwa ‘Dana Desa’ yang diproyeksikan untuk menunjang potensi ekonomi masyarakat, tidak maksimal,” kata Ketua Dewan Pendiri Gerep Institute, Askolani Nasution, Jum’at (7/10/2016) di Simaninggir, Siabu. Dia melihat, setidaknya ada dua persoalan […]

  • ATAS NAMA GALUNDUNG

    ATAS NAMA GALUNDUNG

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ada banyak kata ternyata yang mati, zaman melupakannya. Tapi ada juga banyak kata yang kembali terpilih, karena zaman tak melupakannya. Sebutlah “galundung” sebuah idiom yang tiba-tiba meneror pola perhatian kita. Ia bukan sekedar alat pemecah batu. Kalau hanya itu, ia tidak akan lebih hebat dari palu, martil, “indalu” atau “batu panggilingan”, meskipun dalam konteks fungsi […]

  • Merantau ke Semenanjung Malaysia

    Merantau ke Semenanjung Malaysia

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Pengukuhan kekuasaan colonial di Madina menimbulkan guncangan budaya yang kedua setelah kehadiran Paderi di Madina. Guncangan yang paling menonjol ialah menurunnya marwah raja-raja setempat. Pengadilan sebagai satu lembaga yang merupakan ujud sahala harajaon telah diambil alih oleh penguasa colonial. Sehingga charisma raja-raja terus pudar lebih-lebih setelah mereka digaji dan diberi tugas sebagai pemungut belasting, pajak, […]

  • Siboru Deak Parujar dan Tanah Mandailing

    Siboru Deak Parujar dan Tanah Mandailing

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution (in memorial) *Dikutip dari artikel “Mandala Holing”   Meskipun kelompok etnik (suku-bangsa) Mandailing memiliki aksara tradisional yang disebut Surat Tulak-tulak, dan biasa digunakan untuk menuliskan kitab-kitab kuno yang dinamakan Pustaha, namun Pustaha itu umumnya bukan berisi tentang ‘cacatan sejarah’ orang Mandailing, melainkan tentang hal-hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan pengobatan tradisional, ilmu-ilmu […]

  • Pesantren Musthofawiyah Tak Akui Alumni Yang Deklarasi Jokowi

    Pesantren Musthofawiyah Tak Akui Alumni Yang Deklarasi Jokowi

    • calendar_month Rabu, 13 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Deklarasi mendukung Jokowi oleh sekitar 700 massa yang mengatasnamakan Alumni Musthofawiyah Nahdiyin di Panyabungan, berbuntut panjang. Deklarasi yang dihadiri menantu Jokowi, Bobby Nasution berlangsung di lapangan Aek Galoga, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Rabu (13/2/2019) itu menuai protes dari Keluarga Abituren Musthafawiyah, organisasi resmi alumni Pesantren Musthofawiyah. Ketua Lembaga Bantuan Hukum DPP […]

expand_less