Senin, 9 Mar 2026
light_mode

Usut Proyek Di Dinas Pengairan Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
  • print Cetak

MEDAN : Sejumlah proyek di Dinas Pengairan Sumatera Utara diduga bermasalah dalam proses tendernya. Ada indikasi proses tender telah dilakukan sebelum Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumut disahkan oleh Gubsu H Syamsul Arifin SE

Sebagaimana diketahui Gubernur Sumut H Syamsul Arifin baru saja mensahkan APBD yang digelar, Kamis pekan lalu setelah melalui pembahasan bersama para anggota DPRD Sumut dalam sidang paripurna di gedung dewan.

Namun, informasi yang diterima Berita, Rabu (27/10), miliaran proyek belanja langsung di dinas tersebut telah melalui proses tender jauh hari sebelum APBD sah.

Informasi lainnya, yang diterima baik dari lingkungan Dinas Pengairan maupun dari rekanan, beberapa paket proyek telah dibagi-bagi. Pembagian paket proyek tersebut dilakukan oknum RD yang menjabat sebagai sekretaris di lingkungan instansi pemerintahan tersebut.

Kepada rekanan yang bakal dimenangkan RD menetapkan kewajiban menyetor sampai lima persen dari jumlah proyek. ‘Setoran itu memang tidak dilakukan secara tertulis,’ ujar sumber tersebut.

Sementara dari data yang berhasil dihimpun Berita, dalam Rancangan APBD Sumut tahun anggaran 2011, yang kini telah disahkan, Dinas Pengairan atau tertera sebagai Dinas Sumber Daya Air mendapat porsi anggaran, senilai Rp49.079.339.522 berupa belanja tidak langsung untuk belanja pegawai. Angka tersebut bertambah lebih kurang Rp2 miliar dari tahun anggaran 2010 dengan jumlah Rp 47.736.775.090.

Selain itu juga tertera anggaran sejumlah proyek yang akan direncanakan pengerjaannya di tahun anggaran 2011, dengan menggunakan uang rakyat senilai Rp 107.468.512.500 masuk dalam kategori anggaran proyek belanja langsung.

Beberapa proyek di antaranya yakni rehabilitasi/perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi Pd D.I Pekan Kemis Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai Rp300 juta. Kemudian O & P Jaringan Rawa (1000 ha-3000 ha) dan lintas kabupaten/kota PD UPT PSDA Batang Gadis Batang Natal (Kabupaten Madina) Luas Rawa 8900 dengan anggaran Rp105 juta.

O&P Jaringan irigasi (1000 ha-3000 ha) dan lintas kabupaten/kota pada UPT PSDA Asahan-Danau Toba (Kabupaten Asahan, Batubara, dan Tobas dengan luas irigasi 13.917 ha senilai Rp 1.182.945.000. OP Jaringan irigasi percontohan PD I Namorambe (1.036 ha) PD UPT PSDA Belawan Padang (Kabupaten Deliserdang) senilai Rp 186.480.000, serta beberapa proyek irigasis lainnya di berbagai kabupaten kota di Sumut.

Untuk program pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi rawa dan jaringan pengairan lainnya menelan anggaran senilai Rp54.195.279.500 miliar. Menanggapi buruknya proses tender proyek di Dinas Pengairan, Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pipani(Pengawas Independen Penggunaan Anggaran Negara Indonesia), Sofian meminta pihak Kejaksaan meneliti dan mengusut proses tender tersebut.

Apalagi, kata dia sebagaimana pernyataan Sekdaprovsu RE Nainggolan Dinas PU Pengairan Sumut merupakan salah satu instansi yang kinerjanya buruk dalam realisasi APBD 2010. Dinas pengairan salah satu dari empat dinas yang terendah dalam merealisasikan anggaran pelaksanaan berbagai pengerjaan fisik. ‘Sehingga daya serap anggarannya juga tidak tuntas’ ujar RE Nainggolan usai menggelar rapat di Kantor Gubsu baru-baru ini.

Sedangkan dinas lainnya yang juga punya kineja buruk yakni Bina Marga Sumut, Dinas Tarukim dan Dinas Pendidikan Sumut. Kepala Dinas Pengairan Sumut Ir Ruslan Efendi, sepertinya enggan untuk mmeberikan keterangan saat akan dikonfirmasi wartawan. Ketika ingin dikonfirmasi melalui hand phonenya, terdengar nada aktif namun tidak diangkat. Ketika coba ditanyakan coba ditanyakan melalui pesan SMS, sampai berita ini diturunkan juga tidak ada jawaban.(irm)
Sumber :Berita Sore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Stop Beasiswa, Rakyat Kecewa

    Pemkab Madina Stop Beasiswa, Rakyat Kecewa

    • calendar_month Rabu, 1 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Penghapusan dana beasiswa untuk mahasiswa miskin berprestasi tahun ini oleh Pemkab Madina menimbulkan kekecewaan di masyarakat. “Aku belum tahu alasan Pemkab Madina menghapus program beasiswa itu. Aku juga kesal begitu dengar dari kawan berita penghapusan itu. Bagaimana tidak kesal, bantuan yang sangat bermanfaat itu begitu saja dihapus pemkab,” kata Siddik Borotan, […]

  • Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

    Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Harga berbagai jenis di Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, mahal. Dalam sebulan terakhir harga beras bertahan sekitar Rp160 ribu per kaleng (16 kg). Padahal, akhir Desember harga beras masih Rp140 ribu per kaleng. Menurut sejumlah pedagang, harga beras yang mahal dipicu pasokan gabah dari petani di wilayah Sipirok terbatas. Pasokan terbatas disebabkan petani […]

  • 11 Isu Strategis Dalam Visi Misi Yusuf Imron

    11 Isu Strategis Dalam Visi Misi Yusuf Imron

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di dalam visi misi pasangan calon bupati Madina Nomor 1, Yusuf Nasution-Imron Libis, terdapat 11 poin isu strategis daerah Madina. Berdasar inventarisir itu, pasangan ini menetapkan 6 solusi sebagai arah kebijakan dan sasaran pembangunan lima tahun ke depan. Adapun isu strategis Kabupaten Mandailing Natal adalah sebagai berikut : 1. Rendahnya kualitas […]

  • Maret Berdarah di Sumatera Timur

    Maret Berdarah di Sumatera Timur

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanah itu tak luas. Ukurannya hanya sekitar 2 x 3 meter. Kondisinya tampak tak terurus. Rumput tumbuh sembarang. Lokasinya berada di halaman depan Masjid Raya Tuan Ahmadsyah, Tanjung Balai, sekitar empat meter dari bangunan masjid. Tak banyak orang yang tahu bahwa tanah tersebut adalah sebuah kuburan massal. Sebanyak 73 nama terpahat di nisan tersebut. Mereka […]

  • Pondok Santri di Pesantrn Musthofawiyah Purba Baru

    Pondok Santri di Pesantrn Musthofawiyah Purba Baru

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pondok santri Musthofawiyah purba baru Kabupaten Mandailing Natal yang merupakan pondok yang mempunyai ciri khas sebdiri bila dibandingkan dengan pesantren-pesantren lain di Indonesia. Dipondok inilah para santri-santri tinggal untuk memperdalam ilmu agamanya di Pesantren Musthafawiyah yang didirikan oleh H. Musthafa Husein Nasution. (MOL/HOL)

  • Penyanyi Senior Diana Nasution Meninggal Dunia

    Penyanyi Senior Diana Nasution Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    JAKARTA, – Penyanyi senior Diana Nasution meninggal dunia di Rumah Sakit Gading Pluit, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat, 4 Oktober 2013 pada pukul 00.45 WIB. Sebelum menghembuskan napas terakhir, ibunda dari penyanyi Marcello Tahitoe alias Ello itu sempat dikabarkan kritis. Kabar duka tersebut didapat dari kerabat sekaligus presenter Thessa Kaunang. “Iya benar. Sekarang mama dan […]

expand_less