Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Awas! Pelaku Begal Kini Incar Perempuan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2015
  • print Cetak

PEREMPUAN harus lebih waspada jika bepergian pada siang. Sebab, para pelaku curas menjadikan mereka sebagai sasaran utama ketika beraksi. Saat ini, pelaku tidak lagi berpikir untuk beraksi saat sepi atau malam. Di tempat ramai dan siang bolong pun, pelaku tetap nekat beraksi.

Hal itu merupakan pengakuan Syaiful, 22, dan Rega Bagus, 18, warga Jalan Tanjungsari, Surabaya. Keduanya merupakan pelaku penjambretan yang ditangkap anggota Satlantas Polrestabes Surabaya pada Rabu (4/3) di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya. Berdasar pemeriksaan di Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, keduanya bukan pemain baru.

Tetapi, keduanya belum pernah ditangkap polisi. Selama ini, mereka berhasil kabur dengan memanfaatkan situasi yang sudah digambar sebelumnya. Ditemui di Polrestabes Surabaya, Syaiful mengaku sudah beraksi tiga kali selama Februari 2015 lalu. Yaitu, di Jalan Tanjungsari, Jalan Darmo Satelit, dan Jalan Mayjen Sungkono. Setelah berhasil, keduanya mengulangi perbuatannya di Jalan Mayjen Sungkono, tetapi gagal.

Dalam beraksi, mereka selalu berdua. Sasarannya, perempuan yang menaiki sepeda motor seorang diri. Terlebih ketika korban menggunakan tas cangklong yang diletakkan di bahu atau digantungkan di depan jok. ''Ambilnya mudah,'' katanya memberi alasan.

Keduanya juga mengaku tidak mempunyai perhitungan khusus ketika akan beraksi. Siang hari dan kondisi jalan yang ramai tidak lagi menjadi kendala. Mereka te­tap saja berani beraksi. Contohnya, yang dilakukan di Jalan Mayjen Sungkono pada Rabu lalu. Situasi lalu lintas sedang padat-padatnya karena berbarengan jam pulang kerja. Tetapi mereka berani beraksi.

Para pelaku pun sudah menjadikan begal sebagai mata pencaharian mereka. Buktinya, mereka tidak memiliki pekerjaan sama sekali. Keduanya menggantungkan kebutuhan hidup dari hasil membegal. ''Uangnya buat makan sama ngopi,'' ucap pelaku tersebut.

Sementara itu, proses regenerasi penjahat jalanan dimulai dari maraknya pesta miras remaja. Kapolrestabes Surabaya Kombespol Setija Junianta menyatakan, embrio pelaku kejahatan jalanan adalah anak muda yang suka nongkrong.

Di sisi lain, dua anggota Satlantas Polrestabes Surabaya yang berhasil menangkap pelaku curas mendapatkan penghargaan khusus dari Setija. Mereka adalah Brigadir David Rizal Fatah dan Brigadir Rizky Zamrut. (Jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenangan Positif Dari Achmad Fauzi

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe S.Ik menyatakan memiliki banyak kenangan positif di Mandailing Natal (Madina). Itu dikatakannya, Jum,at (31/5/2013) sebelum meninggalkan jabatan kapolres Madina dan pindah ke Kabupaten Labuhan Batu sebagai kapolres baru di sana. “Madina bukanlah daerah asing bagi saya, karena di Madina sendiri masih banyak keluarga dari orang tua, terutama […]

  • ABG Dijual Teman Sendiri

    ABG Dijual Teman Sendiri

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DIPERIKSA: Bunga (berkerudung), didampingi ibunya memberikan keterangan di Polres Karo, Selasa (25/1).//Iwan Tarigan/Sumut Pos KARO- Minggat dari rumah, cewek ABG (anak baru gede) malah dijual teman sendiri kepada pria hidung belang. Hal ini dialami Bunga (15), bukan nama sebenarnya, warga Sei Mencirim Pasar VII, Sunggal, Kab Deli Serdang, Jumat (21/1) lalu. Bunga minggat dari rumahnya […]

  • Semangat Berkurban Untuk Membangun Bangsa

    Semangat Berkurban Untuk Membangun Bangsa

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Oleh Dr HM Harry Mulya Zein Dua pekan lagi kita umat Islam akan merayakan hari Raya kurban. Kurban berasal dari kata Arab yakni Qurbah, yang bermakna mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam ritual Kurban, umat Islam juga melakukan udlhiyah atau juga berarti penyembelihan hewan kurban. Seluruh umat Islam di muka bumi melaksanakan penyembelihan hewan kurban […]

  • Kabut Asap Kian Tebal

    Kabut Asap Kian Tebal

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga saat ini kabut asap belum ada tanda-tanda berkurang, malah semakin hari semakin tebal. Ini mengganggu aktivitas serta kesehatan masyarakat Kabupaten mandailing Natal (Madina). Pantauan Rabu (12/3/2014) di sepanjang jalan Willem Iskander ketebalan asap sangat tinggi dan jarak pandang berkisar 300 Meter. Sejauh ini Dinas Kesehatan Madina belum terdengar pernyataanya seputar […]

  • Sejumlah Nama Balon Bupati Paluta Beredar

    Sejumlah Nama Balon Bupati Paluta Beredar

    • calendar_month Minggu, 18 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PALUTA, (MO)- Suhu politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) tahun 2013 mulai memanas. Walaupun belum ada calon yang mendeklarasikan siap maju, namun manuver politik yang terjadi di masing-masing kecamatan di wilayah Paluta sudah mulai terlihat, seperti pemasangan alat peraga atau baliho bakal calon Bupati dan Wakil […]

  • Cara Hilangkan Dendam

    Cara Hilangkan Dendam

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Oleh: Ahmad Syafiul Anam JAKARTA – Menjadi sebuah hal yang wajar ketika seorang membalas keburukan dengan keburukan serupa sebagaimana seorang membalas kebaikan dengan kebaikan yang serupa, bahkan lebih baik lagi. Islam mengajarkan untuk senantiasa membalas kebaikan orang lain. Ketika seseorang memberi uang 10 ribu rupiah kepada kita, kemudian suatu saat kita memberikan kepadanya 20 ribu […]

expand_less