Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Ini Sejarah Ringkas Torkis Lubis Ketua STAIN Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Mar 2018
  • print Cetak

Dr. H. Torkis Lubis, Lc., D.E.S.S (foto : UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang)

 

Nama lengkapanya Dr. H. Torkis Lubis, Lc., D.E.S.S. Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin sudah resmi melantiknya sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal.

Torkis Lubis dilantik di kantor Kementerian Agama RI, Jl. Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta, Selasa (20/03/2018) bersama 6 ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) lainnya.

Lantas, siapa dan bagaimana gambaran sosok Dr. H. Torkis Lubis, Lc., D.E.S.S ini?

Berdasar rilis wesite UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di http://staff.uinjkt.ac.id disebutkan bahwa Torkis Lubis menamatkan sekolah dasar di Tanggabosi, Mandailing Natal. Lalu melanjutkan jenjang SMP (MTsN) dan SMA (Aliyah) di Pesantren Musthofawiyah Purba Baru.

Tamat dari Musthofawiyah, Torkis Lubis melanjutkan study S1 di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Lalu S2 di Universitas Muhammad V, Maroko. Kemudian S3 di Universitas Muhammad, Maroko.

Di website Di website UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang yakni http://humaniora.uin-malang.ac.id diungkapkan  dosen yang bernama lengkap Dr. H. Torkis Lubis, DESS, ini telah berhasil merambah dunia international. Setelah berhasil menyelesaikan ujian Bahasa Prancis di Jakarta, dosen aktif fakultas Humaniora dan Budaya dan pascasarjana ini mendapatkan kesempatan untuk menguji desertasi di luar negeri, yaitu dengan memperoleh undangan dari Universitas Abdul Malik Sa’di fakultas Adab dan Humaniora di Maroko.

Dalam ujian yang berlangsung selama 2 hari ini, dosen yang akrab dipanggil Bapak Lubis ini juga memperoleh kesempatan untuk menguji bersama dengan beberapa penguji lain yang memang sudah tidak bisa diragukan lagi kemampuannya, mereka adalah M. Hariadi, seorang dosen yang pernah menerjemahkan sebuah pengajian selama bulan ramadhan ke dalam bahasa Indonesia di istana kerajaan Maroko dan tak lupa pula Ali Hanafi yang juga pernah menerjemahkan kitab Al-Muwattha’ karangan Ibnu Malik ke dalam bahasa Indonesia. ”Dengan kegiatan ini, banyak pengalaman yang bisa saya petik untuk disalurkan ke beberapa dosen di UIN,” kenangnya.

Tak hanya itu, Bapak Lubis juga memanfaatkan momentum tersebut dengan beberapa hal positif, mulai dari kerjasama dengan beberapa instansi-instansi penting di Maroko, hingga mencari beberapa buku untuk melengkapi koleksi sebagai referensi yang rencananya akan diletakkan di perpusatakaan Pasca sarjana UIN.”Semoga buku-buku yang saya bawa bisa bermanfaat buat para mahasiswa,” tambah dosen yang juga mengajar di Pasca sarjana ini.

 

Sumber : http://staff.uinjkt.ac.id  /  http://humaniora.uin-malang.ac.id

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permintaan Hewan Qurban di Madina Berkurang

    Permintaan Hewan Qurban di Madina Berkurang

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hinga sepekan menjelang hari Raya Idul Adha permintaan hewan qurban masih rendah dibanding masa yang sama tahun lalu di Mandailing Natal (Madina). Kondisi ini menurut pedagang hewan, akibat pereknomian masyarakat sedang turun. Abdul Hakim penjual hewan qurban kepada wartawan, Senin (21/9/2014) di lokasinya, Lintas Timur, Kelurahan Kota Siantar, Panyabungan mengatakan […]

  • Seniman Peniup Saleot Makin Punah

    Seniman Peniup Saleot Makin Punah

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ALAT MUSIK SALEOT – Seorang seniman yang tergabung dalam grup gordang sambilan dari Siantona, Mandailing Julu serius meniup alat musik saleot yang termasuk salah satu alat musik tiup tradisional Mandailing. Saat ini hanya terhitung sedikit orang Mandailing yang mampu memainkan alat musik ini, bahkan dikhawatirkan akan punah. Dibutuhkan upaya re-generasi agar seniman peniup saleot […]

  • Di Madina, Dana PSKS Mulai Disalurkan

    Di Madina, Dana PSKS Mulai Disalurkan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT Pos Indonesia Cabang Kabupaten Mandailing Natal mulai menyalurkan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) sejak Minggu (23/11). Kepala Cabang Kantor Pos Panyabungan, Ramli Siregar, Senin (24/11) mengatakan dana yang disalurkan untuk tiap kepala keluarga penerima sebesar 400 ribu rupiah untuk dua bulan, yakni Nopember-Desember 2014. “Sehubungan dengan keterbatasan personil […]

  • Pemkab Madina Harus Persiapkan Rakyat Menghadapi MEA

    Pemkab Madina Harus Persiapkan Rakyat Menghadapi MEA

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah daerah perlu mengecek secara menyeluruh terhadap kemampuan masyarakat Madina dalam menghadapi era pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang rencana mulai diberlakukan pada akhir 2015. “Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) harus mematangkan rencana mengahadapi MEA. termasuk meracik sejak dini persiapan sehingga masyarakat tidak akan terkejut ketika gerbangh MEA dibuka,” […]

  • Pemkab Madina Dilema Terkait PETI

    Pemkab Madina Dilema Terkait PETI

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution melihat  Penamnang Emas Tanpa Izin atau PETI di Kecamatan Kotanopan mengakibatkan pemerintah daerah dilema. Dirinya menegaskan penertiban Petambang Emas Tanpa Izin atau PETI di Kotanopan bukan untuk menutup mata pencaharian masyarakat. Hanya saja, diperlukan penataan yang lebih baik yang tidak bertentangan […]

  • Penerimaan CPNS, 9 KDh siap ‘fair play’

    Penerimaan CPNS, 9 KDh siap ‘fair play’

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    .MEDAN – Sembilan kepala daerah (KDh) di Sumatera Utara menyatakan sikap untuk fair play dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun anggaran 2010 pada Desember mendatang. Kesembilan KDh itu yakni Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars, Bupati Serdang Bedagai T Erry Nuradi, Pj Walikota Tebing Tinggi Eddy Syofian, dan Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang […]

expand_less