Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Ini Sejarah Ringkas Torkis Lubis Ketua STAIN Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Mar 2018
  • print Cetak

Dr. H. Torkis Lubis, Lc., D.E.S.S (foto : UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang)

 

Nama lengkapanya Dr. H. Torkis Lubis, Lc., D.E.S.S. Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin sudah resmi melantiknya sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal.

Torkis Lubis dilantik di kantor Kementerian Agama RI, Jl. Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta, Selasa (20/03/2018) bersama 6 ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) lainnya.

Lantas, siapa dan bagaimana gambaran sosok Dr. H. Torkis Lubis, Lc., D.E.S.S ini?

Berdasar rilis wesite UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di http://staff.uinjkt.ac.id disebutkan bahwa Torkis Lubis menamatkan sekolah dasar di Tanggabosi, Mandailing Natal. Lalu melanjutkan jenjang SMP (MTsN) dan SMA (Aliyah) di Pesantren Musthofawiyah Purba Baru.

Tamat dari Musthofawiyah, Torkis Lubis melanjutkan study S1 di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Lalu S2 di Universitas Muhammad V, Maroko. Kemudian S3 di Universitas Muhammad, Maroko.

Di website Di website UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang yakni http://humaniora.uin-malang.ac.id diungkapkan  dosen yang bernama lengkap Dr. H. Torkis Lubis, DESS, ini telah berhasil merambah dunia international. Setelah berhasil menyelesaikan ujian Bahasa Prancis di Jakarta, dosen aktif fakultas Humaniora dan Budaya dan pascasarjana ini mendapatkan kesempatan untuk menguji desertasi di luar negeri, yaitu dengan memperoleh undangan dari Universitas Abdul Malik Sa’di fakultas Adab dan Humaniora di Maroko.

Dalam ujian yang berlangsung selama 2 hari ini, dosen yang akrab dipanggil Bapak Lubis ini juga memperoleh kesempatan untuk menguji bersama dengan beberapa penguji lain yang memang sudah tidak bisa diragukan lagi kemampuannya, mereka adalah M. Hariadi, seorang dosen yang pernah menerjemahkan sebuah pengajian selama bulan ramadhan ke dalam bahasa Indonesia di istana kerajaan Maroko dan tak lupa pula Ali Hanafi yang juga pernah menerjemahkan kitab Al-Muwattha’ karangan Ibnu Malik ke dalam bahasa Indonesia. ”Dengan kegiatan ini, banyak pengalaman yang bisa saya petik untuk disalurkan ke beberapa dosen di UIN,” kenangnya.

Tak hanya itu, Bapak Lubis juga memanfaatkan momentum tersebut dengan beberapa hal positif, mulai dari kerjasama dengan beberapa instansi-instansi penting di Maroko, hingga mencari beberapa buku untuk melengkapi koleksi sebagai referensi yang rencananya akan diletakkan di perpusatakaan Pasca sarjana UIN.”Semoga buku-buku yang saya bawa bisa bermanfaat buat para mahasiswa,” tambah dosen yang juga mengajar di Pasca sarjana ini.

 

Sumber : http://staff.uinjkt.ac.id  /  http://humaniora.uin-malang.ac.id

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Liverpool Tiba di Indonesia

    Tim Liverpool Tiba di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Liverpool FC akhirnya menginjakkan kakinya di Indonesia. The Reds tiba di Indonesia melalui Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Rabu (17/7) sekitar pukul 14.07 WIB dengan menumpang pesawat khusus dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Liverpool dipimpin oleh sang kapten Steven Gerrard dan pelatih Brendan Rodgers. Rombongan disambut meriah oleh petugas bandara saat menuruni tangga yang […]

  • Kinerja Buruk, Kadishutbun Madina Dicopot

    Kinerja Buruk, Kadishutbun Madina Dicopot

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt. Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mencopot Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Mara Ondak Harahap dari jabatannya, Selasa (15/4/2014). Pemberherntian itu tertuang dalam surat keputusan Plt. Bupati Madina Nomor 821.3/999/BKD/2014 tanggal 14 April 2014 sekaligus mengangkat Asisten III, Musaddad Daulay sebagai Plt Kadishutbun Madina. Selain itu, jabatan Kepala Dinas […]

  • Jelang Wukuf, Jemaah Mandailing Natal Perbanyak Bermunajat

    Jelang Wukuf, Jemaah Mandailing Natal Perbanyak Bermunajat

    • calendar_month Senin, 20 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ARAFAH (Mandailing Online) – Hari Arafah adalah hari yang sangat istimewa, dan begitu berharga. Allah hapus semua dosa mereka yang merindukkan diri padaNya di Padang Arafah, dan mengabulkan semua doa mereka. “Selama berada di Arafah, TPIHI mengajak para jemaah haji Mandailing Natal memperbanyak bermunajat, dan bermuhasabah diri, yang artinya para jemaah lebih memahami tentang […]

  • DCS Dapil 5 PBB Madina

    DCS Dapil 5 PBB Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari PBB Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Tak Punya Uang 300 Ribu Biaya Melahirkan, RSU Panyabungan Tahan Ibu dan Bayinya

    Tak Punya Uang 300 Ribu Biaya Melahirkan, RSU Panyabungan Tahan Ibu dan Bayinya

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat tidak mampu membayar biaya persalinan, seorang ibu dan bayinya berasal dari keluarga miskin ditahan pihak Rumah Sakit Umum RSU Panyabungan. Hingga Kamis sore (18/2) Rodiah dan bayi laki-lakinya masih tertahan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sejak melahirkan 3 hari lalu. Dia dan Aswir suaminya warga Kelurahan Panyabungan […]

  • Buat Baju Berbahan Emas Demi Dapatkan Perempuan Pujaan

    Buat Baju Berbahan Emas Demi Dapatkan Perempuan Pujaan

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ungkapan ‘Uang tak bisa membeli cinta’ tampaknya tak berlaku bagi Datta Phuge, pria asal Pimpri-Chinchwad, India. Ia malah membuat kemeja berbahan emas seharga 14 ribu Poundsterling atau setara dengan Rp210 juta untuk menemukan perempuan yang akan menjadi jodohnya kelak. Pria berusia 32 tahun itu mempekerjakan 15 perajin emas untuk membuat baju tersebut selama dua pekan. […]

expand_less