Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Kinerja Kapoldasu perlu dievaluasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 2 Nov 2012
  • print Cetak


MEDAN, (MO) – Banyak eleman masyarakat meminta agar kinerja Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Polisi Wisjnu Amat Sastro dievaluasi, terkait banyak kasus yang mencoreng citra kepolisian di daerah Sumut.

Seperti kasus tehanan kabur dari dua Polsek di Kota Medan dengan jangka waktu yang tidak terlalu lama dan adanya bentrok fisik antar Kepoilisian dan warga seperti yang terakhir terjadi di Kecamatan Batang Toru.

Menanggapi hal ini aktifis 98, Acil Nasution mengatakan, bahwa kinerja para personil kepolisian di Sumut, kususnya Kapolda Sumut, Inspektur Jenderal Polisi Wisjnu Amat Sastro harus dievaluasi Mebes Polri kembali, sehingga tidak terjadi lagi peristiwa yang sangat mencoreng citra kepolisian di Sumut.

Kasus tahanan lari menurut Acil adalah peristiwa yang sangat memalukan. Lanjutnya tahanan bisa kabur karena tidak ada pembinaan rohani (agama) sosilogi yang dilakukan oleh polisi terhadap para tahanan dan dana untuk itu sebetulnya telah ada di tubuh Polri.

“Hal inilah yang tidak dilakukan oleh polisi dan polisi tau tentang hal tersebut, kemana dana itu, apakah dikorupsi,” ujar Acil, kepada Waspada Online, hari ini.

Lanjutnya, kaburnya para tahanan bisa saja bukan para tahanan takut dihukum, tetapi bisa karena jenuh di ruang sel tahanan karena kurangnya pembinaan rohani dan sosiologi.

“Semestinya bagi para tahanan ada kegiatan keagamaan di hari Jumat bagi umat Islam dan hari Minggu bagi yang Kristen sehingga tidak ada ketidak jenuhan saat di dalam sel,” ujarnya.

Lanjut Acil, terkait tahanan lari tersebut Mabes Polri harus membentuk satu tim untuk melakukan pencerahan terhadap para tahanan di Polda Sumut.

Begitu juga dengan peristiwa bentrok warga dengan aparat kepolisian dengan warga di Kecamatan Batang Toru Tapsel, itu merupakan bukti ketidak seriusan aparat untuk menampung aspirasi warga di sana.

“Perusahaan yang akan menanam modal di sana semestinya jangan membuat menagemen konflik dengan memakai tangan aparat.” Perusahaan harus merangkul semua elemen yang ada dan jika tidak mampu silakan angkat kaki dari Batangtoru,” tegas Acil.

Ketua Komisi A DPRD Sumut, Oloan Simbolon menyebutkan kalau petinggi Kepolisian di Sumut perlu dievaluasi karena dianggap tidak bisa membina jajaranya demi menjaga citra kepolisian di Sumut kedepan semakin baik.

“Semua Jajaran Kepolisian di Polda Sumut perlu dievaluasi dan para petinggi dan juga personil harus juga harus dievaluasi sehingg tidak ada lagi personil yang bertugas tidak sesuai dengan standart yang ada,” ujar Oloan Simbolon kepada Waspada Online, hari ini.

Seperti yang diberitakan belum lagi lupa dari ingatan kaburnya 13 tahanan dari sel Polsekta Medan Area beberapa hari lalu, kemarin terjadi lagi kejadian yang sama. Sebanyak 12 orang tahanan kabur dari Sel Polsekta Medan Timur. Beberapa tahanan ada yang berhasil ditangkap dan ada pula yang menyerahkan diri dan masih ada yang masih buron.(waspdat03/wol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BKD Siap Hadapi Proses Hukum

    BKD Siap Hadapi Proses Hukum

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jika Terbukti Ada Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS 2010 SIDIMPUAN- Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrat Bersih (AMPBB) beraudiensi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Padangsidimpuan (Psp), Kamis (6/1) di kantor BKD Psp, Jalan Kenanga Psp. Audiensi ini terkait adanya dugaan pelanggaran dalam penerimaan CPNS tahun 2010 di Pemko Psp. “Jika memang AMPBB bisa membuktikan adanya dugaan pelanggaran dalam […]

  • Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kebudayaan bisa dimaknai sebagai basis pariwisata. Pariwisata bukanlah ‘predator’ pemangsa kebudayaan, namun menempatkan pariwisata  menjadi fasilitator dan agen kebudayaan. Agen yang dimaksud adalah mengangkat eksistensi budaya ke tingkat yang tinggi dengan cara mengeksplorasi nilai-nilai budaya, bukan mengeksploitasi (memperalat atau memeras) budaya. Dengan demikian, industri pariwisata tidak lagi meletakkan budaya sebagai sub-ordinasi, melainkan sebagai orientasi nilai […]

  • Jeruk Manis Sibanggor, Riwayatmu Kini.

    Jeruk Manis Sibanggor, Riwayatmu Kini.

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masa kejayaan Jeruk Huta Sibanggor yang sempat terkenal hingga ke Sumatera Barat agaknya kian hari kian mengalami kepunahan. Kekhasan rasa jeruk yang terbilang lebih manis dari jeruk kebiasaannya tersebut dikhawatirkan akan tinggal nama, akibat adanya hama CCPD atau jamur batang merah yang menyerang tanaman sejak 2001 dan hingga kini belum dapat diatasi. Wajar saja masyarakat […]

  • Jompo Sakit-Sakitan Tapi Tak Dapat Bansos Covid-19

    Jompo Sakit-Sakitan Tapi Tak Dapat Bansos Covid-19

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jompo, miskin, sakit sakitan, tak bisa kerja, makan pun harus dibantu jiran, tapi tak memperoleh bantuan sembako di era Covid-19. Itu yang dialami nenek Rohana umur 64 tahun. Suaminya Sahroni umur 65 tahun. Warga Desa Hutabaringin, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Sumut. Nenek ini sudah 6 bulan sakit sakitan. Suaminya juga sudah lama sakit sakitan. Selama […]

  • Bupati Madina Minta Asisten Tuntaskan Kasus Kantor Kepdes Saba Jambu

    Bupati Madina Minta Asisten Tuntaskan Kasus Kantor Kepdes Saba Jambu

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), Jakfar Sukhairi Nasution meminta penuntasan status hukum kantor kepala desa Saba Jambu, Kecamatan Panyabungan. Bupati pada Selasa (17/8/2021) di Saba Jambu usai penyerahan BLT-DD, meminta Asisten I, Alamulhaq Daulay untuk sesegera mungkin melakukan langkah-langkah. Pembangunan gedung itu belum dapat dilanjutkan alias terbengkalai karena tersandung kasus hukum sejak […]

  • Jalur Kereta Trans Sumatera Dibangun 2014

    Jalur Kereta Trans Sumatera Dibangun 2014

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memulai pembangunan proyek kereta api Trans Sumatera (Trans Sumatera Railways) tahun 2014. Jalur akan dibangun sepanjang sekitar 2.168 kilometer (km). Rencananya proyek senilai Rp 64 triliun tersebut akan mulai dibangun dari kawasan ekonomi khusus (KEK) Sei Mangke di Sumatera Utara yang saat ini sedang dilakukan pembangunan. “Pembangunan proyek ini […]

expand_less