Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Belanja Pegawai Tembus Rp 1 Triliun, APBD Madina Tertekan Beban Struktural

  • account_circle Muhammad Rizki Lubis
  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
  • print Cetak

 

…

PANYABUNGAN (Mandailing Online) — Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menghadapi tekanan struktural yang signifikan akibat lonjakan belanja operasional dan tingginya ketergantungan pada dana transfer pusat.

Kondisi fiskal daerah semakin terkurung oleh beban belanja pegawai yang terus merangkak naik dan diproyeksikan menembus angka Rp 1,05 triliun pada tahun anggaran 2026.

Berdasarkan data realisasi anggaran, postur APBD Madina menunjukkan ketimpangan antara kemandirian fiskal dan dana bantuan pusat.

Pada tahun 2022, Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya menyumbang Rp 110,7 miliar dari total pendapatan daerah sebesar Rp 1,62 triliun. Pada periode yang sama, daerah ini sangat bergantung pada Dana Alokasi Umum (DAU) yang mencapai Rp 743,3 miliar. Tren minimnya PAD ini terus berlanjut. Target PAD pada tahun 2024 berada di angka Rp 169 miliar, dan pada tahun 2026 ditargetkan hanya sebesar Rp 204,6 miliar dari total rencana pendapatan sebesar Rp 1,84 triliun.

Di sisi lain, pengeluaran untuk gaji aparatur menjadi beban terbesar daerah. Catatan anggaran menunjukkan tren kenaikan belanja pegawai yang masif, yakni dari Rp 880,1 miliar pada tahun 2024, membengkak menjadi Rp 974,3 miliar pada tahun 2025. Puncaknya pada APBD 2026, pos belanja pegawai mendominasi struktur anggaran daerah dengan alokasi mencapai lebih dari Rp 1 triliun.

Evaluasi Efektivitas Mandatory Spending Pendidikan dan Kesehatan

Membengkaknya postur operasional daerah sangat berkorelasi dengan pemenuhan mandatory spending (belanja wajib) di sektor pendidikan dan kesehatan. Besarnya porsi anggaran di kedua sektor ini kini menuntut evaluasi ketat terkait efektivitas dan capaian program di lapangan.

Pada sektor pendidikan, Pemkab Madina secara konsisten mengalokasikan anggaran yang melampaui batas minimal undang-undang yakni 20%. Pada tahun 2023, alokasi anggaran pendidikan menyedot porsi hingga 35,27% dari APBD. Angka ini tetap tinggi pada tahun 2024 dengan persentase mencapai 33,22%.

Membengkaknya porsi pendidikan ini disinyalir sejalan dengan lonjakan belanja pegawai, yang mengindikasikan bahwa sebagian besar dana pendidikan terserap untuk kebutuhan gaji dan operasional tenaga pendidik.

Kondisi serupa terjadi di sektor kesehatan. Alokasi anggaran kesehatan pada tahun 2022 tercatat mencapai 24,03% dari postur anggaran. Pada tahun 2023, alokasi tersebut tercatat sebesar 15,88%. Mengingat besarnya dana yang dialokasikan melebihi batas minimal undang-undang (10%), perencanaan penganggaran ke depan membutuhkan koreksi agar dana yang dikucurkan selaras dengan pencapaian kualitas pelayanan kesehatan dan pengentasan masalah gizi (stunting) masyarakat Madina.

Langkah Efisiensi dan Promosi Potensi Daerah di Tengah Keterbatasan

Menghadapi beban fiskal yang menggunung, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tidak menampik kondisi keuangan yang sedang terbatas. Sebagai bentuk respons atas beban APBD, pemerintah daerah menyatakan tengah mengambil langkah efisiensi dan memaksimalkan bantuan dari pihak luar.

Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, secara terbuka menegaskan bahwa pemerintah saat ini sedang memberlakukan masa efisiensi anggaran. Pernyataan ini disampaikannya saat meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Aek Mata, Kecamatan Panyabungan, yang dibangun melalui program kepolisian pada awal Juni 2026.

Selain memangkas pengeluaran, Pemkab Madina juga berupaya menggali potensi daerah untuk mendongkrak PAD yang selama ini minim. Upaya promosi terus dilakukan, salah satunya melalui partisipasi dalam Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU). Bupati Madina menilai bahwa ajang tersebut merupakan wadah strategis untuk mempromosikan potensi daerah guna menarik iklim investasi.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi fondasi awal untuk mengurangi ketergantungan fiskal Madina di masa mendatang. ***

  • Penulis: Muhammad Rizki Lubis
  • Editor: Dahlan Batubara

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKPJ Bupati Madina Molor, Diduga Belum Tuntas Negosiasi Setoran Uang

    LKPJ Bupati Madina Molor, Diduga Belum Tuntas Negosiasi Setoran Uang

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Agenda penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati Mandailing Natal (Madina) di rapat rapat paripurna DPRD, Senin (9/6/2014) hingga pukul  12.21 WIB belum juga dibuka.   Sejatinya jadwal pembukaan pukul 9.00 WIB, tetapi satu pun anggota DPRD Madina belum ada yang nongol di ruang paripurna, sementara pihak eksekutif sejak jam 9.00 sudah hadir. […]

  • Ratusan KPM Panyabungan Rela Antri Berjam Jam di Kantor Pos Demi Jatah Bepanas

    Ratusan KPM Panyabungan Rela Antri Berjam Jam di Kantor Pos Demi Jatah Bepanas

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meskipun antri selama berjam jam, tidak menyurutkan niat Keluarga Penerima Manfaat ( KPM )  untuk mendapatkan bantuan beras jenis bulog 10 kg. Bantuan beras tersebut merupakan Bantuan Pangan Nasional (Bapanas) untuk keluarga miskin yang dilakukan pendistribusiannya melalui kantor Pos Indonesia. Kata Husein, Branch Manajer Kantor Pos Cabang Panyabungan Kota Jum’at 17/2/2024. […]

  • Batara Bisa Urus DAK dan DAU

    Batara Bisa Urus DAK dan DAU

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi (PUPE) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Chairul Windu Harahap menegaskan, perubahan mekanisme pembangunan kantor bupati dan DPRD tahun 2009 dari tahun tunggal (single years) ke tahun jamak (multi years) merupakan kebijakan Bupati Palas yang saat itu dijabat Basyrah Lubis. “Pengalihan dari single years ke multi years […]

  • Balita Penderita Gizi Buruk di Sipolu Polu Meninggal Dunia

    Balita Penderita Gizi Buruk di Sipolu Polu Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Balita penderita gizi buruk Muhammad Erkhan di Kelurahan Sipilu Polu, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) tadi pagi meninggal dunia. Muhammad Erkhan menghembuskan nafas terakhir sebelum ada penanganan serius. Sesuai rencana balita malang ini akan dimakamkan siang ini di TPU Sipolu Polu. Diberitakan sebelumnya, Muhammad Erchan diketahui menderita guzi […]

  • Atika Kumpul Fakta Permasalahan UKM

    Atika Kumpul Fakta Permasalahan UKM

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Senin kemarin (22/6/2020) Atika Azmi Utammi Nasution mengunjungi sejumlah pelaku UKM di Panyabungan. Kunjungan ini merupakan pengumpulan data dan fakta fakta ril tentang kendala, kesulita, peluang dan harapan para pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM). Atika melakukan dialog langsung dengan pelaku UKM guna merekam seluruh masalah yang dihadapi pengusaha. Dialog ini merupakan […]

  • Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia Terbentuk

    Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia Terbentuk

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR (Mandailing Online) – Satu organisasi baru yang menyatukan etnis Mandailing lintas dua negara telah terbentuk. Namanya Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI). Organisasi ini dibentuk di Malaysia oleh para tokoh Mandailing yang ada di Malaysia dan tokoh Mandailing dari Tanah Leluhur, Sumatera, Indonesia. Organisasi ini resmi didaftarkan di Malaysia dalam dokumen Pendaftar Pertubuhan Malaysia/The […]

expand_less