Jumat, 17 Jul 2026
light_mode

Dialog Narkoba di Darul Mursyid

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
  • print Cetak

TAPSEL (Mandailing Online) – Semua guru atau tenaga pengajar wajib tahu tentang narkoba, sebab masalah narkoba sudah merambah di semua lini kehidupan.

Hal itu diutarakan Kasat Narkoba Polres Tapanuli Selatan, Rudi Candra, SH.MM saat mengadakan dialog interaktif di Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid pada 31 Juli 2013 lalu.

”Dialog interaktif diadakan untuk mengisi kekosongan saat liburan,” kata Kepala Divisi Pendidikan Formal Pesantren Darul Mursyid, Ahmad Suhaili Pulungan kepada wartawan, Rabu (14/8).

Selama liburan, setiap hari ada topik-topik yang berbeda dari berbagai bidang dan hal ini akan menambah wawasan bagi guru-guru dan karyawan Darul Mursyid.

Ahlad Suhaili juga menambahkan bahwa penambahan wawasan setiap liburan dengan cara mendatangkan berbagai pakar sudah menjadi agenda tetap setiap semester.

Dalam dialog interaktif tersebut Kasat Narkoba, Rudi Candra, SH.MM memaparkan bahwa semua guru atau tenaga pengajar wajib tahu tentang narkoba, sebab masalah narkoba sudah merambah di semua lini kehidupan.

“Kalau kita ingin menyelamatkan generasi-generasi bangsa ini, mari kita sama-sama memberantas narkoba, dan masalah narkoba adalah masalah yang sangat berat yang telah dan akan menimpa anak bangsa negeri ini,” tutur Kasat menekankan.

Tanpa disadari, lanjut Kasat, peredaran narkoba mungkin sudah terjadi di sekitar kita dan korbannya adalah semua pihak, seperti anak-anak, remaja, orang tua, wanita, apalagi laki-laki.

Kasat juga menjelaskan berbagai ciri-ciri orang yang telah mengkonsumsi narkoba.

”Kita tidak boleh sepele dengan orang yang telah mengkonsumsi narkoba, bila kita melihat atau memang ada keluarga yang terkena maka diharapkan masyarakat melapor sehingga bisa kita obati atau paling tidak peredarannya dapat diperkecil,” papar pria yang masih kuliah S3 di USU tersebut.

Peredaran narkoba saat ini sudah sangat memprihatinkan, dampaknya adalah menghancurkan sendi kehidupan bangsa. Bahkan negara akan hancur seperti yang terjadi ketika bangsa Mongol diluluh-lantakkan oleh candu yang sengaja diberi oleh Barat.

“Saya juga telah mengusulkan kepada pemerintah agar masalah narkoba dan penyalahgunaan zat adiktif dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan, sebab ini sangat penting,” ungkap polisi yang dikenal vokal tersebut.

“Kita tidak boleh berputus asa untuk menangani penyakit sosial akibat narkoba ini, kita juga harus tetap punya rasa optimis membrantas hingga ke akar-akarnya,” katanya.

“Bahkan saya bersedia ditelfon selama 24 jam apabila ada masyarakat yang ingin meminta pertolongan tentang kasus narkoba ini,” pungkasnya sambil memberi nomor hp kepada semua hadirin.

Dalam kesempatan tersebut, dia didampingi oleh Badan Narkoba Nasioanl (BNN) Tapsel diwakili Amir Khatib. Amir mengungkapkan bahwa polisi dan BNN serta masyarakat harus bersinergi memberantas narkoba.

“Narkoba dan miras serta penyalahgunaan zat adiktif adalah wabah nasional yang harus kita berantas,” katanya.

“Narkoba juga bukan barang baru di Indonesia, tetapi sudah mengakar dan kita harus punya komitmen memberanatasnya bersama,” pungkas Amir.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Imam Denmark Menemukan Cahaya Islam

    Kisah Imam Denmark Menemukan Cahaya Islam

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Reino Arild Pedersen, merupakan imam pertama pengisi khotbah Jumat di Denmark. Ia lebih terkenal dengan nama Abdul Wahid Pedersen, namanya setelah berislam. Siapa sangka, sang imam yang pengetahuan keislamannya luas itu merupakan seoran mualaf. Hingga mengenal Islam, perjalanannya pun tak singkat. Ia menempuh banyak perjalanan hingga mendapat manisnya hidayah. Perjalanannya dimulai saat usianya masih 16 […]

  • JOKOWI : SAYA AKAN BANGUN KAMPUNG NASUTION

    JOKOWI : SAYA AKAN BANGUN KAMPUNG NASUTION

    • calendar_month Kamis, 20 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Presiden RI Joko Wododo menegaskan akan mendorong percepatan pembangunan di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Presiden menyatakan itu dengan kalimat “Saya akan bangun kampung Nasution”. Itu ditegaskannya di hadapan sejumlah ulama dari Madina di istana negara Jakarta, Selasa (18/12/2018). Pertemuan antara ulama dari Madina dengan Jokowi itu merupakan silaturrahim sekaligus undangan […]

  • LPI Tantang PSSI di Pengadilan

    LPI Tantang PSSI di Pengadilan

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengurus Liga Primer Indonesia (LPI) menantang Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memidanakan LPI terkait pendirian dan penyelenggaraan kompetisi sepak bola antarklub. “Silakan saja (mengajukan, Red) pengaduan pidana. Tapi, kami sudah ajukan ke berwajib. Kami tidak mengerti pasalnya mana yang mau digunakan. Kami siap menghadapi itu,” ujar General Manager LPI, Arya Abhiseka, […]

  • Ayah Gauli Putri Kandung

    Ayah Gauli Putri Kandung

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TAPSEL – Tersangka cabul terhadap putri kandung, A Laia (36), mengaku menyesal dan mengakui semua perbuatan bejatnya. Pria yang baru setahun merantau dan memboyong keluarganya dari Pulau Nias ke perkebunan PT Torganda di Paluta ini pun terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. “Pelaku terancam hukuman maksimal 20 tahun dan minimal 5 tahun,” jelas Aiptu Kasianna […]

  • Mutasi di Madina Harus Berdasar pada Pembenahan

    Mutasi di Madina Harus Berdasar pada Pembenahan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Wakil Ketua DPD KNPI Sumut Anas Suheri Lubis yang juga putra asli Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengatakan, pihaknya mendukung pelaksanaan mutasi yang dilakukan di jajaran Pemkab Madina baru-baru ini. Namun, mutasi yang dilakukan harus mempertimbangkan berbagai hal khususnya untuk tujuan pembenahan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, jujur dan bersih. Menurut Suheri berbagai hal yang […]

  • Road To Famous Audisi di Padang Sidimpuan

    Road To Famous Audisi di Padang Sidimpuan

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG SIDIMPUAN- EBM Film Corps yang bekerjasama dengan Komunitas Pekerja Film Sumatera Utara, menggelar dalam rangka Road To Famous di Kota Padang Sidimpuan (16/4). Even untuk mencari dan menjaring talenta-talenta terpendam di Kota Padang Sidempuan tersebut, baik dari kategori bintang film maupun bintang suara disambut meriah oleh masyarakat Padang Sidimpuan. Antusias masyarakat Padang Sidimpuan tersebut […]

expand_less