Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

IPB Kampus Padang Lawas Terima Mahasiswa Baru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 19 Jun 2017
  • print Cetak

Penandatangaanan nota kerjasama

 

SIBUHUAN (Mandailing Online) – Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui Program Studi Di luar Kampus Utama (PSDKU) yang dibuka di Kabupaten Padang Lawas, menerima mahasiswa baru 2017 untuk Diploma (DIII) jurusan Perikanan, Peternakan dan Perkebunan. Bagi siswa  SMA/ SMK sederajat yang ingin mendaftarkan diri untuk masuk di PSDKU IPB, dapat mendaftar secara online dengan alamat website http/admisi.ipb.ac.id.

Untuk jadwal SMPTN IPB 2017 mulai membuka pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di PSDKU Palas, dibuka 1 Juli s/d 31 Juli 2017. Testing dimulai 6 Agustus dan pengumuman mahaiswa yang diterima 15 Agustus. Selanjutnya, untuk daftar ulang bagi mahasiswa yang lolos, 24 s/d 26 Agustus.

Uang kuliah per tahun sebesar Rp12 juta. Bagi masyarakat yang kurang mampu dapat melengkapi persyaratan sesuai ketentuan dan akan menjadi pertimbangan Pemkab Palas, untuk memberikan bantuan dispensasi pengurangan uang biaya kuliah.

Dibukanya penerimaan mahasiswa baru untuk Diploma di PSDKU Palas di luar kampus utama IPB untuk tahap perdana 2017 diterima 240 mahasiswa. Dengan ketentuan tiga jurusan Diploma Perkebunan sebanyak 80 orang, Diploma Perikanan sebanyak 80 orang serta Diploma Peternakan 80 orang. Pemkab Palas menyediakan fasilitas gedung perkuliahan di kampus gedung Yayasan Alipada Harahap, Jalan Ipos Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun.

Bupati Palas H Ali Sutan Harahap (TSO) melalui Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Palas Drs Abdul Rahim Hasibuan mengatakan, kerja sama Pemkab Palas dengan IPB tentang proses penerima mahasiswa baru di PSDKU yang dibuka di Kabupaten Palas, telah mendapat persetujuan bersama sesuai hasil pertemuan dengan IPB yang dilaksanakan, Kamis (27/4) lalu di ruang rapat kerja sama IPB lantai I.

Pada pertemuan itu, Pemkab Palas diwakili Plt Sekda H Syamsul Anwar Lubis SE bersama Staf Ahli Bupati Bidang Prekonomian dan Pembangunan, Parmohonan Lubis bersama pihak IPB diwakili Direktur Program Diploma Dr Ir Bagus Purwanto MAgr dan Kasubdit Kerja Sama Fatzar Satrija MSc PHd serta Staf Subdit Kerja Sama Gilang Rusrita Aida MSPi MS, menyepakati untuk penerimaan mahsiswa baru untuk 2017, dengan target perdana 240 orang untuk tugas jurusan Diploma.

Menurut Abdul Rahim, dibukanya PSDKU IPB di Palas bertujuan meningkatkan kualitas SDM melalui basis pendidikan Perguruan Tinggi, dengan menjalin kerja sama Pemkab Palas dengan IPB, untuk melaksanakan PSDKU di Kabupaten Palas dalam mewujudkan Kabupaten Palas yang Beriman, Cerdas, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya (Bercahaya).

Sumber : (Andalas.com / Maratabenews.com)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi IV Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Pelayanan di RSUD Panyabungan

    Komisi IV Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Pelayanan di RSUD Panyabungan

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keluhan masyarakat terkait pelayanan tenaga kesehatan di RSUD Panyabungan telah sampai ke Komisi IV DPRD Mandailing Natal (Madina). Laporan masyarakat itu telah ditindaklanjuti dengan RDP bersama pihak RSUD pada 15 Oktober 2021. Kemudian pada Senin (25/10) Komisi IV DPRD Madina melakukan tinjauan lapangan ke RSUD Panyabungan. Anggota Komisi IV yang hadir […]

  • Generasi Muda Mandailing Mengalami Krisis “Partuturon”

    Generasi Muda Mandailing Mengalami Krisis “Partuturon”

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Generasi muda Mandailing saat ini mulai mengalami gejala krisis “partuturon” (tutur sapa). Bahkan sudah banyak yang tak mengetahui dan memahami tentang “partuturon”. Padahal, masyarakat Mandailing selama ini dikenal sebagai masyarakat yang sangat menjunjung tinggi etika. Dan salah satu unsur penting etika adalah “partuturon”. “Untuk itu, penguasaan tentang “partuturon” harus diajarkan agar […]

  • MEMANGGUL BAN DALAM

    MEMANGGUL BAN DALAM

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dua orang kaum perempuan di Desa Jambur Baru Kecamatan Batang Natal memanggul ban dalam ukuran besar menuju sungai hendak mengumpul pasir dan batu sebagai mata pencaharian alternatif. Belakangan ini tingkat pendapatan masyarakat di Batang Natal sangat rendah akibat masih rendahnya harga karet yang selama ini sebagai mata pencaharian utama penduduk di Batang Natal. (foto : […]

  • Dinas Pariwisata Promosi Lewat Film Pendek

    Dinas Pariwisata Promosi Lewat Film Pendek

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Dinas Pariwisata Mandailing Natal (Madina) terus memunculkan inovasi baru dalam mempromosikan wisata yang ada di Bumi Gordang Sambilan. Salah satunya berupa film pendek. Film yang diberi judul “Cinta dalam Sepotong Bambu” diperankan oleh muda-mudi Madina. Sebagian dari pelakon merupakan peserta Putra Putri Wisata Madina Tahun 2021. Pemutaran perdana film ini merupakan […]

  • MAN 3 Langkat Terapkan Berbusana Melayu

    MAN 3 Langkat Terapkan Berbusana Melayu

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT (Mandailing Online) – Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Langkat, Sumatera Utara menerapkan berbusana Melayu tiap hari Jum’at. Itu diterapkan kepada guru dan pegawai tata usaha di sekolah itu. Dilansir dari sumut.kemenag.go.id, website Kementerian Agama Kantor Wilayah Sumatera Utara, pemberlakuan berbusana Melayu itu telah berjalan sejak awal September 2021. “Mari kita perlihatkan identitas diri,” […]

  • PELESTARIAN WARISAN BUDAYA MANDAILING (2)

    PELESTARIAN WARISAN BUDAYA MANDAILING (2)

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Z Pengaduan Lubis Demikianlah keberadaannya adat-istiadat dalam kehidupan masyarakat Mandailing sejak pra-kolonial sampai sekarang. Dan untuk membuat aktifitas kehidupan masyarakat berjalan teratur seperti yang dikehendaki oleh adat sebagai penjelmaan olong (cinta dan kasih sayang), maka pada masa lalu di setiap komunis huta terdapat satu lembaga yang menjalankan pemerintahan. Dalam lembaga pemerintahan tersebut duduk tokoh-tokoh […]

expand_less