Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Hasil Ujian CPNS Diumumkan 4 Desember

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online)- Setelah ditunggu-tunggu pemerintah akhirnya resmi menetapkan nilai ambang batas atau passing grade kululusan tes CPNS 2013. Peserta yang lolos passing grade berpotensi besar lulus sebagai CPNS. Pengolahan hasil ujian saat ini masih berlangsung, terpusat di Jakarta.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menegaskan bahwa peserta ujian yang lolos passing grade belum tentu diterima sebagai CPNS. Sebab nama-nama peserta ujian yang lolos passing grade masih di-ranking lagi sesuai dengan kuota atau formasi yang tersedia.

Misalnya untuk formasi guru di instansi X ada 30 kursi. Sedangkan jumlah peserta yang lolos passing grade ada 200 orang, berarti ada 170 orang peserta ujian tidak lulus sebagai CPNS. Meskipun nilainya di atas passing grade. Sebaliknya jika ada peserta yang mendapatkan nilai di bawah passing grade, dipastikan tidak lulus CPNS.

Pemerintah menetapkan passing grade berbeda untuk ujian CPNS format computer assisted test (CAT) dan format lembar jawaban komputer (LJK). Passing grade untuk ujian CPNS format CAT adalah; tes karakteristik pribadi nilainya 105, tes intelegensia umum (75) dan tes wawasan kebangsaan (70).

Sedangkan passing grade untuk tes CPNS format LJK adalah; tes karakteristik pribadi (108), tes intelegensia umum (70), dan tes wawasan kebangsaan (64). Nilai ambang batas untuk tes CPNS format LJK memang dibuat lebih rendah dibanding tes format CAT. Sebab butir soal ujian tes CPNS format LJK lebih banyak dibandingkan format LJK.

Menteri PAN-RB Azwar Abubakar mengatakan, nilai ambang batas tadi adalah untuk tes kompetensi dasar (TKD). Untuk formasi tertentu, tes CPNS tidak hanya melalui saringan TKD saja. Tetapi juga diterapkan tes kompetensi bidang (TKB). Peserta ujian yang dinyatakan lulus TKD tadi, belum tentu diterima jadi CPNS jika gagal dalam seleksi TKB.

Azwar menegaskan ketentuan passing grade ini harus dicapai untuk masing-masing kelompok soal ujian. “Menghitungnya bukan akumulasi. Tetapi setiap kelompok ujian,” katanya. Perlu diketahui untuk kelompok tes karakteristik pribadi (TKB) tidak ada nilai nol (0). Tetapi nilainya berkisar antara 1 – 5. Sedangkan untuk nilai intelegensia umum dan wawasan kebangsaan, jika benar bernilai lima (5) dan salah nol (0).

Sampai berita ini ditulis, proses pemindaian hasil ujian masih berlangsung. Sehingga belum bisa dipastikan jumlah peserta CPNS yang nilainya lolos ketentuan passing grade. Rencanaya panitia seleksi nasional (panselnas) mengumumkan hasil ujian CPNS format LJK pada 4 Desember nanti. Sedangkan untuk format CAT, peserta bisa langsung mengetahui nilainya ketika ujian selesai.

“Sehingga bisa memperhitungkan sendiri, apakah lulus passing grade atau tidak,” katanya. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Quota Gas LPG Untuk Madina Terlalu Minim

    Quota Gas LPG Untuk Madina Terlalu Minim

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasokan gas LPG untuk Mandailing Natal (Madina) selama ini masih kurang, penyebab terjadinya kelangkaan beberapa pekan lalu. Berdasar data Bagian Perekonomian Pemkab Madina, selama ini pihak Pertamina hanya memasok sebanyak 103.040 tabung ukuran 3kg per tahun melalui dua agen penyalur. Itu masih kurang jika dibandingkan jumlah penduduk dan jumlah konsumen di […]

  • Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal dan Solusinya

    Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal dan Solusinya

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Asrori Nasution   Latar Belakang Krisis energi merupakan salah satu masalah yang dihadapi negara-negara di seluruh dunia saat ini. Setiap negara berlomba untuk mencari sumber energi yang dinyatakan lebih ramah lingkungan dan dapat mencukupi kebutuhan energinya. Pada sisi yang lain, pemakaian energi fosil yang terus menerus ternyata diperkirakan akan habis alias tidak […]

  • Terbaring Sakit, Nur Hikmah Tetap Ikuti UN

    Terbaring Sakit, Nur Hikmah Tetap Ikuti UN

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sakit keras dan terbaring lemah memakai infus tak menyurutkan terkad Nur Hikmah Pulungan (18) mengikuti Ujian Nasional (UN). Siswi SMP Negeri I Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu dalam kondisi terbaring lemah di ruang kelasnya tetap mengisi lembar jawaban dibantu sang kakak, Selasa (23/4/2013). Dia tak mampu menulis, sehingga jawaban […]

  • Ini Dia Kontrak Politik Yusuf-Imron dengan PKS

    Ini Dia Kontrak Politik Yusuf-Imron dengan PKS

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah resmi mendukung dan memperjuangkan pemenangan pasangan calon bupati/wakil bupati Madina Drs. HM. Yusuf Nasution,Msi-H. Imron Lubis,S.Pd.MM, Minggu malam (23/8) lalu. Dan kontrak politik antara PKS dengan pasangan Yusuf-Imron tentu menjadi salah satu landasan bagi PKS dan pasangan Yusuf-Imron dalam membangun Madina ke depan yang harus direalisaskan […]

  • Warga Hutarimbaru Tolak Tirta Madina

    Warga Hutarimbaru Tolak Tirta Madina

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Hutarimbaru Kecamatan Kotanopan menolak Aek Garingging sebagai sumber pengambilan air untuk perusahaan daerah air bersih Tirta Madina. Alasan warga, jangankan untuk Tirta Madina, untuk kepentingan pengairan areal persawahan petani saja debit air Aek Garingging masih kurang, apalagi jika musim kemarau. Salah seorang tokoh masyarakat Desa Hutarimbaru, M. Darwin menjelaskan […]

  • Mengukur Risiko Gagal “Kampung Pisang”: Antara Jargon dan Fakta Lapangan

    Mengukur Risiko Gagal “Kampung Pisang”: Antara Jargon dan Fakta Lapangan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum*   Program “Kampung Pisang” di Mandailing Natal datang dengan bahasa yang meyakinkan: ada “general check-up” tanah, identifikasi hama dan penyakit, hingga “terapi awal” sebelum pengembangan kawasan. Sekilas, semua terdengar rapi—bahkan ilmiah. Namun pertanyaannya sederhana: seberapa jauh istilah-istilah itu benar-benar mencerminkan kondisi faktual di lapangan? Karena dalam banyak program pembangunan, kegagalan […]

expand_less