Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Hasil Ujian CPNS Diumumkan 4 Desember

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online)- Setelah ditunggu-tunggu pemerintah akhirnya resmi menetapkan nilai ambang batas atau passing grade kululusan tes CPNS 2013. Peserta yang lolos passing grade berpotensi besar lulus sebagai CPNS. Pengolahan hasil ujian saat ini masih berlangsung, terpusat di Jakarta.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menegaskan bahwa peserta ujian yang lolos passing grade belum tentu diterima sebagai CPNS. Sebab nama-nama peserta ujian yang lolos passing grade masih di-ranking lagi sesuai dengan kuota atau formasi yang tersedia.

Misalnya untuk formasi guru di instansi X ada 30 kursi. Sedangkan jumlah peserta yang lolos passing grade ada 200 orang, berarti ada 170 orang peserta ujian tidak lulus sebagai CPNS. Meskipun nilainya di atas passing grade. Sebaliknya jika ada peserta yang mendapatkan nilai di bawah passing grade, dipastikan tidak lulus CPNS.

Pemerintah menetapkan passing grade berbeda untuk ujian CPNS format computer assisted test (CAT) dan format lembar jawaban komputer (LJK). Passing grade untuk ujian CPNS format CAT adalah; tes karakteristik pribadi nilainya 105, tes intelegensia umum (75) dan tes wawasan kebangsaan (70).

Sedangkan passing grade untuk tes CPNS format LJK adalah; tes karakteristik pribadi (108), tes intelegensia umum (70), dan tes wawasan kebangsaan (64). Nilai ambang batas untuk tes CPNS format LJK memang dibuat lebih rendah dibanding tes format CAT. Sebab butir soal ujian tes CPNS format LJK lebih banyak dibandingkan format LJK.

Menteri PAN-RB Azwar Abubakar mengatakan, nilai ambang batas tadi adalah untuk tes kompetensi dasar (TKD). Untuk formasi tertentu, tes CPNS tidak hanya melalui saringan TKD saja. Tetapi juga diterapkan tes kompetensi bidang (TKB). Peserta ujian yang dinyatakan lulus TKD tadi, belum tentu diterima jadi CPNS jika gagal dalam seleksi TKB.

Azwar menegaskan ketentuan passing grade ini harus dicapai untuk masing-masing kelompok soal ujian. “Menghitungnya bukan akumulasi. Tetapi setiap kelompok ujian,” katanya. Perlu diketahui untuk kelompok tes karakteristik pribadi (TKB) tidak ada nilai nol (0). Tetapi nilainya berkisar antara 1 – 5. Sedangkan untuk nilai intelegensia umum dan wawasan kebangsaan, jika benar bernilai lima (5) dan salah nol (0).

Sampai berita ini ditulis, proses pemindaian hasil ujian masih berlangsung. Sehingga belum bisa dipastikan jumlah peserta CPNS yang nilainya lolos ketentuan passing grade. Rencanaya panitia seleksi nasional (panselnas) mengumumkan hasil ujian CPNS format LJK pada 4 Desember nanti. Sedangkan untuk format CAT, peserta bisa langsung mengetahui nilainya ketika ujian selesai.

“Sehingga bisa memperhitungkan sendiri, apakah lulus passing grade atau tidak,” katanya. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madina Harus Konsisten Soal Hak Interplasi

    DPRD Madina Harus Konsisten Soal Hak Interplasi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wacana para anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) melakukan interplasi kepada bupati yang sempat dimulai pekan lalu, hingga kini belum terwujud alias belum sampai ke tingkat paripurna. Sejauh ini belum diketahui dimana mendegnya progress persiapan hak interplasi itu. Sebelumnya sudah sempat beredar tandatangan sekitar 24 dari total 40 orang anggota dewan yang […]

  • 12 Parpol Resmi Daftarkan DCS ke KPU Madina

    12 Parpol Resmi Daftarkan DCS ke KPU Madina

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua KPU Madina, Jefri Antoni kepada wartawan, Selasa, mengatakan seluruh partai peserta pemilu yang berjumlah 12 partai politik sudah mendaftarkan Daftar Calon Legislatif Sementara. Dikatakannya, sebanyak 7 partai politik mendaftarakan calon legislatif masing-masing pada Senin (22/4/2013) sebagai hari batas terakhir pendaftaran calon legislatif pemilu 2014. Sementara 5 partai politik lainnya sudah […]

  • Spanduk “Usir TKA China” Raib dari Pagar Taman Panyabungan

    Spanduk “Usir TKA China” Raib dari Pagar Taman Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Spanduk yang bertulis “USIR TKA CHINA DARI BUMI GORDANG SAMBILAN” sudah raib dari pagar taman Panyabungan. Pantauan Mandailing Online, Sabtu (14/7/2018), spanduk itu tak ada lagi di pagar taman itu. “Saya juga tak tahu kapan spanduk itu diturunkan, siapa yang nurunkan juga tak tahu,” kata seorang pengemudi beca bermotor menjawab Mandailing […]

  • CPNS: Pukul 01.30 Lulus, Pukul 07.00 Kalah

    CPNS: Pukul 01.30 Lulus, Pukul 07.00 Kalah

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (DPRD) Kota Medan menuai konflik. Lima peserta yang dinyatakan lulus melalui situs www.pcpns.pemkomedan.go.id, namun tidak tercantum di berbagai media yang ada pengumuman CPNSD Kota Medan, mendatangi Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Kamis (23/12), untuk mengungkapkan kekesalan mereka dan berharap wakil rakyat bisa menindaklanjuti. Kelima […]

  • Aek Latong Rawan Longsor & Macet

    Aek Latong Rawan Longsor & Macet

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polres Tapanuli Selatan memprioritaskan pengamanan jalur Aek Latong saat arus mudik dan balik hari raya Idul Fitri 1432 H. Apalagi jalur tersebut rawan bencana alam seperti longsor khususnya saat musim penghujan dan macet. Kapolres Tapsel AKBP Subandrya melalui Kasat Lantas AKP SL Widodo kepada METRO, Kamis (18/8) menjelaskan, untuk jalur Aek Latong akan mendapatkan prioritas […]

  • Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 2 dari 3 tulisan)

    Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 2 dari 3 tulisan)

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    AGENDA PARKIR, BIROKRASI LELET Oleh: Tim Peci Manajemen Dari Disposisi Bupati ke Meja yang Tak Kunjung Bergerak Jabatan Sekretaris Daerah sering kali dipahami sebagai jabatan administratif. Padahal, sesungguhnya tidak. Jika, Sekda adalah ruang mesin pemerintahan, maka Bupati yang menentukan arahnya. Selajutnya, Sekda mestinya segera memastikan arah itu berubah menjadi gerakan. Ukuran keberhasilan seorang Sekda bukan […]

expand_less