Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

DPRD Madina Harus Konsisten Soal Hak Interplasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wacana para anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) melakukan interplasi kepada bupati yang sempat dimulai pekan lalu, hingga kini belum terwujud alias belum sampai ke tingkat paripurna.

Sejauh ini belum diketahui dimana mendegnya progress persiapan hak interplasi itu. Sebelumnya sudah sempat beredar tandatangan sekitar 24 dari total 40 orang anggota dewan yang menyetujui pelaksanaan interplasi.

Hak interplasi itu dikabarkan terkait banyaknya masalah yang dihadapi Madina saat ini, mulai dari para pejabat yang terlibat kasus korupsi, permaian jual beli proyek APBD yang belum tuntas  berakibat terlambatnya pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan, kasus narkoba, tender jabatan, permasalahan perizinan perusahaan tambang, kasus tapal batas TNBG, kasus pencetakan sawah, perampasan hak masyarakat atas tanah oleh perusahaan, pembekuan Badan Pemangku Adat dan lainnya.

Ketua DPC Perhimpunan Advokad Indonesia (PERADI ) Tabagsel, H.Ridwan Rangkuty,SH,MH kepada wartawan, Kamis (4/12) menyatakan anggota DPRD memiliki hak konstitusi yang dijamin undang-undang untuk melakukan interplasi kepada kepala daerah.

Untuk itu anggota DPRD Madina harus konsisten untuk mengajukan interpelasi kepada bupati Madina sehingga semua permasalahan yang timbul di Madina dapat dijawab oleh bupati Madina dalam sidang DPRD Madina.

“Sebaliknya bupati Madina jangan takut diinterplasi oleh DPRD Madina karena bupati juga memiliki hak dan kewajiban untuk menjawab atas segala pertanyaan yang diajukan anggota DPRD Madina,” kata Ridwan.

Diungkapkannya, munculnya interpelasi oleh DPRD Madina akibat tersumbatnya hubungan komunikasi informal antara DPRD Madina dengan bupati.

“Inilah akibatnya jika tidak ada co pilot, sehingga ketika timbul masalah bupati menghadapinya seorang diri, dan pada saat ini Madina seperti negeri tak bertuan atau negeri auto pilot, jika sang pilot tidak mengetahui lagi arah dan jalur penerbangan maka alamatnya kapal akan tenggelam,” imbuh Ridwan.

“Dengan interpelasi, sang pilot akan diingatkan anggota DPRD agar kembali ke jalur penerbangan sesuai dengan peraturan perundang undangan,” lanjutnya.

“Tentunya bupati Madina perlu memberikan jawaban dan klarifikasi kepada anggota DPRD, ujungnya adalah rekomendasi Pansus Interplesai nantinya, segala permasalahan yang timbul diselesaikan sesuai dengan peraturan perundang undangan,”ungkapnya.

Madina saat ini, ujar Ridwan, butuh gerakan revolusi mental para pejabatnya yang terkesan korup, dan ada indikasi para pejabat Madina menginginkan Madina tetap auto pilot atau tetap di piloti Dahlan Hasan Nasution tanpa co-pilot.

“Maksudnya adalah agar para pejabat seenaknya mendikte bupati yang terlalu lemah dalam memimpin Madina, karena sifat yang terlalu kerakyatan sehingga kepemimpinan tunggal bupati Madina dengan mudah dimanfaatkan segelintir orang yang bermental korup demi keuntungan pribadi dan kelompok,” jelasnya

Jika keadaan ini tidak segera dirobah, ungkapnya, dengan kekuatan ekstra dan dukungan kuat DPRD, maka besar kemungkinan tahun 2015 adalah tahun konflik horizontal di bumi Gordang Sambilan, oleh karena itu Madina butuh co-pilot untuk membantu sang pilot yang sering terlelap, sehingga Madina tidak menjadi negeri auto pilot.

 

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • As Imran Khaitamy: Seyogianya Pimpinan Menskors Rapat Sejak Awal

    As Imran Khaitamy: Seyogianya Pimpinan Menskors Rapat Sejak Awal

    • calendar_month Rabu, 9 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mantan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) As Imran Khaitamy menilai seharusnya pimpinan sidang paripurna Ranperda RPJMD yang batal terlaksana karena tidak kuorum menskors rapat sejak awal atau pada kesempatan pertama. Hal itu ia sampaikan ketika diminta keterangan terkait kejadian tak biasa di ruang sidang paripurna DPRD, Rabu (9/2). “Seyogianya, pimpinan menskors […]

  • Sebaiknya Proyek Fisik Dilepaskan Dari Disdik Madina

    Sebaiknya Proyek Fisik Dilepaskan Dari Disdik Madina

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)-Ketua Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan menyarankan agar Dinas Pendidikan tidak usah lagi menangani proyek fisik maupun non fisik. Sehingga yang menjadi tanggungjawab instansi ini murni mengurusi pendidikan saja. “Agar pendidikan di daerah terus berkembang, kembalikan itu proses pembangunan berbagai bangunan sekolah kepada instansi yang lebih berkompeten, sehingga orang-orang yang […]

  • Sekda Langkat Garansi Keamanan Uang Korupsi Syamsul

    Sekda Langkat Garansi Keamanan Uang Korupsi Syamsul

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Sekdakab Langkat, Surya Djahisa, meyakinkan uang Rp75 miliar lebih sitaan hasil korupsi mantan bupati Syamsul Arifin yang dikembalikan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) aman dari praktik ilegal. Ya, kendati uang dimasukan ke rekening kas daerah. “Uang itu memang masuk di rekening kas daerah. Berita acaranya jelas, jadi tidak mungkin dapat dipergunakan dengan kegiatan yang aneh-aneh. […]

  • Wakil Bupati Atika Tinjau TPA Batanggadis

    Wakil Bupati Atika Tinjau TPA Batanggadis

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BATANGGADIS (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meninjau tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Batanggadis, Kecamatan Panyabungan Barat, Rabu (24/11). Wakil Bupati tiba di TPA didampingi beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Madina. Termasuk Kadis DLH Madina Khasmir. Dalam peninjauan ini terlihat kondisi sampah yang tidak terurus. Bahkan sampah […]

  • Kontrol Harga Karet, Pasar Khusus Dibangun

    Kontrol Harga Karet, Pasar Khusus Dibangun

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Untuk menstabilkan harga jual karet di Kabupaten Mandailing Natal, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pasar Madina tahun ini akan membuka pasar khusus untuk penampungan karet. Ini mengingat kondisi harga karet yang selalu ditentukan oleh para toke, sehingga petani kesulitan dalam menawar harga yang lebih menguntungkannya. Kadis Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) dan Pasar Madina Drs […]

  • Kaki Harimau Dari Batang Natal Diamputasi

    Kaki Harimau Dari Batang Natal Diamputasi

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat seekor harimau yang terperangkap dalam jerat babi di Kecamatan Batang Natal? Kini kaki harimau itu sudah diamputasi. Harimau itu diamputasi di Balai Taman Nasional Batang Gadis, Panyabungan, Mandailing Natal oleh tim dokter dari Medan. “Tim dokter yang merawat harimau memutuskankan untuk mengamputasi kaki depan sebelah kanan, guna memutus penyebaran […]

expand_less