Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Christopher Shelton: Selesai Baca Alquran, Saya Menjadi Muslim

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 10 Des 2013
  • print Cetak

Setiap harinya, Christopher Shelton mendengar teman-temannya tengah membahas Islam. Satu atau dua temannya memang seorang Muslim.  Itu terjadi ketika Shelton duduk di bangku sekolah.

“Awalnya ada teman saya seorang Muslim bernama Raphael, ia bercerita banyak tentang Islam. Saat itu, saya belum tertarik mendengar bahasan itu,” ucap dia seperti dikutip arabnews.com, Rabu (4/12).

Memasuki kelas sepuluh, Shelton berusaha menutup diri dari bahasan tentang Islam. Namun, tidak mudah baginya untuk menghindar. Beberapa mata pelajaran, Shelton satu kelas dengan Raphael. Di kelas lain, Shelton tak bisa menghindari Leonard.

Khusus Leonard, bahasan diskusi yang dibangun cukup ekstrim yakni menyoal masalah ras. Yang terpikirkan Shelton saat itu, Islam identik dengan kulit hitam. “Yang membuatku sinis dengan Islam adalah ketika ada bahasa tentang perjuangan kulit hitam. Saya saat itu belum tahu seperti apa Islam. Jadi persepsi saya begitu terbatas,” ucapnya.

Seiring perjalanan waktu, persepsi itu mulai berubah. Awalnya ia merasa frustasi dengan doktri agamanya yang penuh kontradiksi. Inilah momentum bagi Shelton untuk mulai terlibat diskusi tentang Islam. Itu berlanjut pada pembelian Alquran. “Selesai membaca, dalam beberapa pekan saya mulai yakin menjadi Muslim. Namun, saya belum mengucapkan syahadat,” kata dia.

Sayang, pemahaman Shelton tentang Islam keluar jalur. Ini terjadi, karena Shelton tak memiliki kesempatan mengunjungi masjid. Tuhan pun punya rencana lain, ia dipertemukan dengan sebuah buku karya Abdullah Yusuf Ali. Ini yang membuka matanya.

“Saya melakukan banyak hal untuk memeluk Islam. Saya mulai belajar banyak dari apa yang saya baca,” ucapnya.

Suatu hari, Shelton menyambangi Islamic Center di Fayetteville. Di sana, ia banyak berdiskusi tentang Islam. Di tempat itu ia mengucapkan syahadat. “Yang membuat saya bahagia, keislaman saya ini mendorong Raphael serius mendalami Islam. Kami tetap berkomunikasi meski kami terpisah jarak,” kata dia.(rmol)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Besok Ujian CPNS, 74 Sekolah Diliburkan

    Besok Ujian CPNS, 74 Sekolah Diliburkan

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Para Peserta Diimbau Sudah Hadir Pukul 08.30 WIB SIDIMPUAN , Pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010 di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), akan digelar serentak besok, Rabu (15/12). Dan sedikitnya 74 sekolah diliburkan karena ruangan sekolah dimanfaatkan untuk tempat ujian. Keseluruhan sekolah yang diliburkan mencakup 4 sekolah di Kota Padangsidimpuan, 18 sekolah di […]

  • Jika Terpilih Jadi Bupati. Paslon 01 Pastikan Rawat Toleransi Beragama di Madina

    Jika Terpilih Jadi Bupati. Paslon 01 Pastikan Rawat Toleransi Beragama di Madina

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PALUTA ( Mandailing Online ) – Jika terpilih jadi Bupati Madina Periode 2025 – 2030 Paslon Harun dan Ichwan Nomor Urut 1 pastikan terus rawat toleransi antar umat beragama di Kabupaten Mandailing Natal. Harun Mustafa Nasution Calon Bupati Nomor Urut 1 mengungkapkan di debat terbuka jika terpilih jadi Bupati Madina dengan Pasangannya Ichwan sikap toleransi […]

  • Persoalan Pendidikan Tanggung Jawab Bersama

    Persoalan Pendidikan Tanggung Jawab Bersama

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persoalan yang muncul dalam pengelolaan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Mandailing Natal (Madina) Miswaruddin Daulay menjawab Mandailing Online terkait adanya pungutan pengambilan SK guru honor TKS. “Pada hakikinya ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Pendidikan ini harus kita awasi bersama,” ujarnya. Dewan Pendidikan, jelas Miswar, […]

  • Penyakit Flu Burung Serang Desa Huraba II Siabu

    Penyakit Flu Burung Serang Desa Huraba II Siabu

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pasca ditemukannya penyakit Ende ganas awal Mei lalu di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini Dinas Pertanian dan Peternakan Pemkab Madina menemukan penyakit flu burung. Kasus flu burung ini ditemukan di Desa Huraba II, Kecamatan Siabu pada Sabtu (20/05/2011) lalu. Data yang diperoleh wartawan, awalnya banyak ayam masyarakat mati mendadak sehingga masyarakat melapor […]

  • Komisi III : Pemukiman Relokasi Muarasipongi Memprihatinkan

    Komisi III : Pemukiman Relokasi Muarasipongi Memprihatinkan

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) -Pemukiman relokasi di Muarasipongi, Mandailing Natal masih memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius. Sebanyak 350 kepala keluarga saat ini mendiami pemukiman relokasi pasca musibah banjir bandang dan tanah longsor Muarasipongi 13 tahun yang lalu. Masalah infrastruktur dan sanitasi menjadi persoalan mendasar yang ditemukan di lapangan mulai dari sistem sanitasi yang kurang sehat dan […]

  • Terduga Pelaku Perkosaan di TRB Diamankan Polisi

    Terduga Pelaku Perkosaan di TRB Diamankan Polisi

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat 3 terduga pelaku pemerkosaan yakni WF, D dan P terhadap SN (20) Wanita Desa Pidoli Lombang, Panyabungan. Kini 1 diantara 3 pelaku yang sempat buron berhasil diamankan polisi dari Polres Madina. WF (21) diduga salah satu pelaku pemerkosaan diketahui di amankan kepolisian pada Minggu Malam (24/11). Hal itu dibenarkan […]

expand_less