Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

MPC Pemuda Pancasila: Pemkab Madina Harus Inisiasi Perda Cagar Budaya

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menanggapi rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk merevitalisasi Pasanggarahan Kotanopan, Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Mandailing Natal (MPC PP Madina) meminta Pemkab untuk menginisiasi perda cagar budaya.

Revitalisasi itu akan menjadi sebuah upaya meneguhkan nilai-nilai kebangsaan yang berdampak signifikan bagi penguatan nilai kepeloporan (heroisme), perjuangan (patriotisme) dan kesejarahan (historis).

Demikian disampaikan Sekretaris Dewan Pakar Pemuda Pancasila Mukhtar Nasution dalam diskusi di sekretariat MPC PP Madina, Jl. Willem Iskander, Pidolo Dolok, Sabtu (15/1).

“Ini juga wujud nasionalisme dalam menumbuhkembangkan kesadaran publik terhadap sejarah perjuangan para founding father Republik Indonesia khususnya Ir. Soekarno di tanah Mandailing,” katanya.

Nasution menerangkan, Presiden Soekarno pada tahun 1948 berkunjung ke Kotanopan menghadiri rapat raksasa menyemangati masyarakat untuk mempertahankan kemerdekaan.

“Kotanopan juga pernah menyimpan segudang sejarah pergerakan melawan penjajah,” sebut alumni Program Studi Sejarah UNIMED ini.

Nasution mengungkapkan gegap gempita dan pekikan merdeka membahana di seluruh Kotanopan untuk menyambut kedatangan Ir Soekarno.

“Soekarno berpidato di teras Pesanggarahan Kotanopan supaya terlihat oleh masyarakat yang sudah menantikan kehadirannya,” jelasnya.

Pelestarian warisan sejarah ini seperti, lanjut Nasution, menjadi urgen di tengah revolusi industri 4.0 sebagai penguatan kepribadian dan identitas bangsa.

Keuntungan yang lain dengan adanya revitalisasi ini, sebut Mukhtar, bisa menjadi destinasi wisata sejarah yang baru dan bisa berpeluang untuk dijadikan sebagai historical heritage ketika dikelola secara profesional.

“Ini juga menjadi keuntungan bagi UKMK dan masyarakat sekitar karena daerah Kotanopan dikelilingi situs bersejarah seperti Tugu Perintis Kemerdekaan,Tugu Pahlawan, Tiang Bendera di Pasar Kotanopan yang dibangun tahun 1945, dan SDN 01 Kotanopan yang tetap utuh dengan bangunan kolonialnya,” ungkap ASN di lingkungan Pemkab Madina ini.

Dewan Pakar PP Madina berharap Pemkab Madina segera menginisiasi lahirnya Perda Cagar Budaya sebagai upaya proteksi terhadap peninggalan bersejarah yang ada di Madina.

Nasution juga memberikan apresiasi positif atas langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang menggandeng Beranda Warisan Sumatera (BWS), sebuah organisasi nirlaba yang memiliki misi berupa menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya pelestarian warisan budaya.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Marah Kepada Tirta Madina

    Jangan Marah Kepada Tirta Madina

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Warga perumahan Cemara harus marah sejak pukul 5 pagi sampai jam 2 siang. Lalu, sejak pukul 2 siang hingga pukul 4 pagi giliran penduduk Desa Parbangunan yang harus marah-marah. Marah-marah itu gara-gara Tirta Madina menetapkan pembagian waktu aliran air kepada dua wilayah bertetangga itu. Parbangunan dan perumahan Cemara berada di Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), […]

  • Kisah Imam Denmark Menemukan Cahaya Islam

    Kisah Imam Denmark Menemukan Cahaya Islam

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Reino Arild Pedersen, merupakan imam pertama pengisi khotbah Jumat di Denmark. Ia lebih terkenal dengan nama Abdul Wahid Pedersen, namanya setelah berislam. Siapa sangka, sang imam yang pengetahuan keislamannya luas itu merupakan seoran mualaf. Hingga mengenal Islam, perjalanannya pun tak singkat. Ia menempuh banyak perjalanan hingga mendapat manisnya hidayah. Perjalanannya dimulai saat usianya masih 16 […]

  • Karjani Dibacok Saat Mengantar Obat ke Orang Tuanya

    Karjani Dibacok Saat Mengantar Obat ke Orang Tuanya

    • calendar_month Rabu, 3 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jenazah Karjani (45) berada di Ruang Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan. Darwin (25) warga Desa Huta Tinggi, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, nekad membacok pamannya, Karjani, dengan sebilah golok hingga tewas di tempat, Ahad (30/09/2012) sore. Karjani dibacok saat ia datang ke rumah orang tuanya untuk mengantarkan obat untuk orang tuanya yang sedang […]

  • Sekjen DPP Partai Demokrat : “Pak SBY Titipkan Muhammad Haris”

    Sekjen DPP Partai Demokrat : “Pak SBY Titipkan Muhammad Haris”

    • calendar_month Kamis, 26 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

          PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris DPP Partai Demokrat, DR. Inca Ip Panjaitan melakukan kunjungan kerja ke DPC Partai Demokrat Mandailing Natal di Panyabungan, Kamis (26/4). Dia disambut Ketua DPC Partai Demokrat Madina, Harminsyah Batubara serta pengurus DPC lainnya dan para pimpinan PAC serta kader. Kunjungan ini dalam rangka konsolidasi partai. Selain ke […]

  • Terkait Bupati Madina Digugat 1,6 Miliar. Kuasa Hukum Nilai Penggugat Salah Alamat

    Terkait Bupati Madina Digugat 1,6 Miliar. Kuasa Hukum Nilai Penggugat Salah Alamat

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Kuasa Hukum Pemkab Mandailing Natal ( Madina ) Muhammad Nuh dalam menanggapi gugatan Lembaga Pelatihan Persiapan Olimpiade Pendidikan dan Lomba Prestasi ke Pengadilan Negeri Madina sebagai tergugat Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Dinas Pendidikan Madina dan Manager Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Menilai penggugat salah alamat. Pasalnya sejauh ini belum ada […]

  • Tyimpanum Novem Sikapi Asosiasi Produser Tabagsel

    Tyimpanum Novem Sikapi Asosiasi Produser Tabagsel

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pimpinan Tyimpanum Novem Film’s, Askolani Nasution akhirnya angkat bicara menyikapi pembentukan Asosiasi Produser Tabagsel (APTA) yang terbentuk pekan lalu di Panyabungan. Dikatakannya, Tympanum dengan tegas tidak akan ikut masuk ke organisasi APTA tersebut karena organisasi ini tidak sesuai dengan desain dan falsafah perjuangan Tympanum. Meski begitu Askolani tetap menghargai orang untuk […]

expand_less