Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Ekonom Faisal Basri: Percepatan Pembangunan Madina Harus Melalui FGD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
  • print Cetak

Faisal Basri

JAKARTA (Mandailing Online) –  Ekonom Faisal Basri menyebut sejumlah gagasan para tokoh Madina secara grafik sudah lengkap dalam skema percepatan pembangunan Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Poin-poin gagasan antara lain persoalan ekonomi, infrastruktur, pendidikan, perkebunan, pertanian, transportasi dan perkotaan.

Hanya saja, seluruh proposal itu harus ditindaklanjuti dengan membentuk Forum Group Discussion (FGD).

“Ini tidak mungkin bisa kita tuntaskan melalui pertemuan malam. Harus dibuat FGD,” ujar ekonom dari Universitas Indonesia itu.

Itu dikatakan pria asal Kayulaut, Panyabungan Selatan, Madina itu pada  dialog percepatan pembangunan Madina di Hotel Borobudur Jakarta, Senin malam (27/02/2023).

Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dialog juga dihadiri Todung Mulya Lubis yang didapuk sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D).

Sejumlah tokoh masyarakat asal Kabupaten Madina menghadari acara dialog.

Selain mantan Duta Besar RI untuk Norwegia itu, hadir pula mantan Menteri  Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, mantam Dirjen Keuangan Kemenkeu Mulia P. Nasution, dan sejumlah tokoh Madina seperti Komjen (Purn) Polri Saud Usman Nasution, M. Azhar Lubis, Saipullah Nasution, Mansyur Nasution, dan Mayjen TNI (Purn) A.A. Nasution.

Di kesempatan itu, Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menyerahkan sejumlah proposal proyek akan dibiayai oleh APBN sampai dengan tahun 2025 senilai Rp 1,6 triliun dan Usulan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan dibiayai oleh APBN, swasta dan KPBU, yaitu Panyabungan Smart City, Kawasan Industri Batahan, PLTA Batang Gadis dan jalur kereta api Labusel, Tapsel, Madina hingga Pariaman, Sumatera Barat.

Sukhairi juga menyampaikan realitas ruang fiskal dalam APBD Madina yang sangat terbatas. Sementara kebutuhan anggaran untuk mencapai visi misi yang tertuang dalam RPJMD Madina 2021-2026 sangat besar sehingga perlu mencari sumber-sumber pembiayaan baru, baik berupa peningkatan porsi dari APBN, investasi swasta, KPBU dan pembiayaan perbankan.

Sebelumnya, dalam paparannya, Darmin Nasution mempertanyakan keserisuan Pemkab Madina terkait keinginan bersama untuk mempercepat pembangunan di Madina.

“Kalau memang serius untuk mempercepat pembangunan daerah Madina, ayo. Tapi kalau enggak mau bagaimana?” ucap Darmin.

Darmin kembali mengingatkan sejumlah program Pemkab Madina yang sebelumnya ikut diperjuangkan tokoh-tokoh Madina di Jakarta, seperti pembukaan hutan sosial, pembangunan bandar udara, dan rencana peningkatan status Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina.

“Dulu kita sudah sama-sama memperjuangkan hutan sosial. Di daerah Pagur itu cocok kita tanam kopi. Saya kira itu bisa menghapus tanaman ganja yang banyak ditemukan di sana,” tegas Darmin.

Hal senada juga disampaikan Saud Usman. Ia kembali mengingatkan pentingnya percepatan pembangunan Bandara Bukit Malintang.

“Dulu Pak Jonan (mantan Menteri Perhubungan bilang sama kita 2022 selesai, sekarang sudah 2023 belum juga,” ujar Saud Usman.

Ia juga meminta Pemkab Madina serius dalam membangun stadion di Kecamatan Siabu. “Saya tetap komit, saya hibahkan 3 hektar tanah untuk bangun stadion,” ucap mantan Kabareskrim Polri itu.

Ja’far Sukhairi Nasution mengaku sangat berterimakasih atas ide sinergitas dan kolaborasi para tokoh tersebut untuk mempercepat pembangunan di Madina.

Ia berjanji akan mengundang mereka  ke Madina untuk menindaklanjuti  pembentukan FGD.

“Kami siap berkolaborasi dengan semua pihak. Akan kami undang para tokoh ke Madina sekaligus halal bi halal setelah lebaran,” ucap Sukhairi di dampingi Atika.

Sumber: Keadilan/Darman Tanjung

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asap Bau Gas Muncul di Sipirok

    Asap Bau Gas Muncul di Sipirok

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIPIROK (Mandailing Online) – Asap panas berbau gas tiba-tiba muncul dari dalam tanah di Desa Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Kamis (8/4/2021). Dilansir dari CNN Indonesia, warga langsung melaporkan peristiwa itu ke aparat kepolisian. Lokasinya berada di Desa Pasar Sipirok tepatnya di belakang Alun-alun Sipirok di bawah tiang listrik. “Tiba-tiba mengeluarkan asap berbau […]

  • PKS Madina Bagikan Bahan Pangan kepada Warga

    PKS Madina Bagikan Bahan Pangan kepada Warga

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD PKS Mandailing Natal, Sumut, membagikan ratusan paket bahan pangan kepada warga, Ahad (30/10/2022). Bahan pangan berjenis sayur mayur, cabai dan bawang. Tiap paket satu jenis bahan. Pembagian dilakukan para kader dan pengurus PKS kepada warga yang melintas di jalan raya, depan sekretariat DPD PKS Kabupaten Mandailing Natal, Jl. Willem […]

  • Misteri dan Sejarah Goa Boralla di Hutapungkut, Kotanopan-Madina

    Misteri dan Sejarah Goa Boralla di Hutapungkut, Kotanopan-Madina

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mendengar nama desa Hutapungkut, kita akan teringat dengan Almarhum Jenderal Besar Abdul Haris Nasution. Betapa tidak, desa yang hampir berpenduduk 2500 jiwa ini adalah tempat kelahiran beliau. Namun siapa sangka, selain desa ini tempat kelahiran putra terbaik bangsa juga desa ini menyimpan Goa yang mempunyai nilai historis bagi perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Goa ini disebut […]

  • 500 Ha Pengembangan Kacang Kedelai

    500 Ha Pengembangan Kacang Kedelai

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Pengembangan kacang kedelai di Kabupaten Mandailing Natal untuk tahun 2015 mencapai 500 hektar. Pengembangan itu melibatkan 50 kelompok tani  tersebar di berbagai desa dan kecamatan. Untuk Kecamatan Kotanopoan digarap 12 kelompok tani. Kepala Dinas Pertanian Mandailing Natal, Taufik Zulhendra Ritonga, kemarin, menyatakan program ini dilaksanakan dalam rangka menyahuti Program Gerakan Tanam PAT-PIT, […]

  • Gadis Suku Tuareg Bebas Berzina Dengan Pria Mana Saja

    Gadis Suku Tuareg Bebas Berzina Dengan Pria Mana Saja

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selama berabad-abad lamanya, Suku Tuareg hidup secara semi nomaden. Mereka berjalan menyusuri Gurun Sahara dan menyebar, mulai dari Aljazair Tenggara, Niger, Libya Barat Daya, Burkina Faso Utara, Nigeria Utara, hingga Mali. Tak diketahui dari mana munculnya Suku Tuareg, yang jelas mereka pertama kali ditemukan di Gurun Sahara. Mereka berbicara menggunakan Bahasa Tamacheq, salah satu Bahasa […]

  • Rp 500 Miliar Dikucurkan untuk Jalan Nasional Sibolga-Tapteng

    Rp 500 Miliar Dikucurkan untuk Jalan Nasional Sibolga-Tapteng

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sibolga – Mulai tahun 2014, Pemerintah Pusat mengalokasikan dana Rp 500 miliar lebih untuk perbaikan seluruh ruas jalan Nasional yang rusak di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Menurut Kepala Satker PPK 12 Sibolga Cs Siduhuaro Dachi, dana itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni sebesar Rp 70 miliar, juga […]

expand_less