Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Mandailing dan Kebenaran yang Memerdekakan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Nov 2017
  • print Cetak

Candi Sipamutung

Keluhuran ilmu pengetahuan adalah anugrah yang sangat penting yang diberikan tuhan kepada manusia.

Dengan  ilmu pengetahuan, kita semakin memahami semua yang ada di sekeliling kita, termasuk sejarah masa lampau.

Kebenaran mampu diungkap manusia dengan perangkat-perangkat ilmu pengetahuan itu. Oleh karenanya, wahyu yang diturunkan Allah Swt kepada Rasululah SAW adalah “iqra”. Bacalah.

Kebenaran itu memerdekakan. Demikian diungkap Edward Simanungkalit, seorang penggiat penulisan sejarah.

Berdasar itu, sejarah masa lalu Mandailing hanya bisa diungkap melalui kajian ilmiah serta penggalian-penggalian dan peneliatian yang bersandar pada ilmu antropolgi, arkeologi, entomusikologi dan disiplin ilmu pengetahuan lainnya.

Oleh karenanya, kita sangat menghoramati setiap hasil-hasil penelitian yang dilakukan para akademisi dalam menggali sejarah Mandailing dan etnis lainnya di Sumatera Utara. Hasil-hasil kajian dan penelitian itu akan membawa kita pada kebenaran satu fakta-fakta otentik di masa lalu.

Karenanya, pengungkapan fakta-fakta sejarah akan melapaskan kita dari belenggu mitos, asumsi maupun kekeliruan memahami masa lalu.

Ketika etnis Mandailing, Karo, Pakpak dan Simalungun menunjukkan jatidirinya secara tegas dan konsisten harus dipahami sebagai bagian dari kemampuan mereka berpijak pada ilmu pengetahuan serta tak tertambat dalam belenggu mitos yang dipaksakan.

Tentunya, kita sepakat bahwa belenggu kekeliruan akan berakibat kian menjauhnya kita dari esensi kebenaran. Karena kita akan tersesat memahami peradaban kita masa lalu yang akan berdampak pada kesesatan di masa kini. Karena sejarah adalah rangkaian perjalanan suatu bangsa masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang.

Berdasar itu, kita tak boleh keluar dari jalur kebenaran, karena kebenaran itu memerdekakan, merdeka dari kesesatan, agar tak terkurung dalam kegelapan kekeliruan peradaban.***

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Madina Prabowo-Hatta 76,1 %, Jokowi-JK 23,8 %

    Di Madina Prabowo-Hatta 76,1 %, Jokowi-JK 23,8 %

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pasangan Prabowo-Hatta memperoleh suara 147.000 atau 76,1 %, sedangkan pasangan Jokowi-JK memperoleh 45.876 suara atau 23,8 %. Demikian dirilis tim Merah Putih yang ditandatangani Ketua Koalesi Merah Putih, As Imran Khaitamy Daulay, SH dan Sekretaris Dahler Nasution tertanggal 9 Juli 2014. Sejauh ini belum ada konfirmasi […]

  • 300-an Mahasiswa Desak Kejatisu Panggil Paksa Bupati Madina

    300-an Mahasiswa Desak Kejatisu Panggil Paksa Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Ratusan mahasiswa tergabung dalam IMA-Tabagsel berunjukrasa di Kejatisu, Medan, Kamis siang (3/10/2019) menuntut agar bupati Madina diperiksan dalam kasus Taman Raja Batu. Massa yang berkisar 300 mahasiswa itu naik angkutan kota menuju depan gedung Kejasaaan Tinggi Sumut (Kejatisu). Aksi mahasiswa di Kejatisu ini bersamaan waktu dengan sidang kasus Taman Raja […]

  • Krisis Sumber Energi Akibat Kelangkaan Batu Bara atau Kesalahan Tata Kelola?

    Krisis Sumber Energi Akibat Kelangkaan Batu Bara atau Kesalahan Tata Kelola?

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Devita Deandra Pemerhati Kebijakan   Baru-baru ini. Pemerintah Republik Indonesia menyatakan, kebijakan penghentian ekspor batu bara ke sejumlah negara adalah upaya dalam menjaga kepentingan rakyat di dalam negeri. Krisis batu bara internasional yang sedang terjadi, membuat pemerintah harus mengamankan ketersediaan batu bara untuk kebutuhan rakyat. Pemerintah memutuskan untuk melarang seluruh perusahaan pertambangan batu bara […]

  • Wakil Bupati Madina : Pembukaan Jalan Raya Madina-Palas Diharap Dongkrak Ekonomi Masyarakat

    Wakil Bupati Madina : Pembukaan Jalan Raya Madina-Palas Diharap Dongkrak Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Pembukaan badan jalan raya jalur Madina-Palas diharapkan akan mendongkrak laju pertumbuhan perdagagan, jasa dan industri. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution, Selasa (8/8/2017) menyusul penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) pembukaan jalar Madina-Palas. Penandatanganan MoU itu dilakukan Dirjen Bina Marga Kementerian PU dan Pangdam I/BB serta Kepala Balai […]

  • Pemkab Madina Diminta Serius Gali PAD

    Pemkab Madina Diminta Serius Gali PAD

    • calendar_month Selasa, 22 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal diminta untuk lebih maksimal dan serius menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) untuk pemerataan pembangunan di daerah tersebut. Permintaan itu disampaikan Ketua Fraksi Perjuangan Repormasi DPRD Madina, Binsar Nasution Amd kepada wartawan kemarin di Panyabungan terkait dengan ditetapkan PAD untuk Tahun 2013 sebesar Rp 45 miliar. Padahal, […]

  • Bentrok, Anggota OKP Kena Tikam

    Bentrok, Anggota OKP Kena Tikam

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    8 Luka-luka, 3 Kritis BINJAI- Bentrok dua kubu Organisasi Kepemudaan (OKP) yang sama terjadi di Kota Binjai, Minggu (3/4) sekitar pukul 10.30 WIB. Akibat kejadian ini, delapan orang luka-luka dan tiga diantaranya kritis. Dari delapan orang yang luka-luka, lima diantaranya kelompok OKP yang diserang yakni, Usman, Syamsul, Joni, Martin Bangun, dan Syahrijal. Sementara, tiga orang […]

expand_less