Selasa, 14 Apr 2026
light_mode

Enterpreneur dari Kampoeng Kaos dan SMA Negeri 2 Plus

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 21 Agt 2018
  • print Cetak

Pimpinan Kampoeng Kaos Madina, Sobir Lubis menyampaikan paparan di hadapan para siswa SMAN 2 Plus saat study ke Kampoeng Kaos Madina, Senin (20/8/2018)

 

Oleh : DAHLAN BATUBARA
Jurnalis

 

Masa depan yang gemilang itu ada di sektor enterprenur (wirausahawan atau pengusaha).

Selain sejahtera secara finansial, pengusaha juga sangat berjasa dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat luas. Alhasil, seorang pengusaha berjasa menyelamatkan para pengangguran.

Lebih dari itu, pengusaha adalah pihak yang berperan penting dalam menggerakkan roda perekonomian suatu daerah.

Berdasar itu, cita-cita para generasi muda harus dibelokkan dari visi pegawai atau karyawan ke arah visi menjadi pengusaha. Dari mental penerima gaji menjadi mental pemberi gaji.

Pembelokan visi itu sangat urgen masa kini, mengingat angka pengangguran sudah mengkhawatirkan; mengingat generasi muda yang selalu berjubel di setiap even penerimaan PNS atau banyaknya generasi muda yang membawa map  ijazah mencari lowongan kerja.

Data HIPMI tahun 2018 mencuatkan angka betapa jumlah enterpreneur di Indonesia sangat rendah yakni 3 persen. Malaysia, Singapore dan Thailand sudah diatas 4 persen. Negara-negara maju yang sudah mencapai 14 persen.

Pengangguran dapat diminimalisir jika perusahaan tumbuh di mana-mana, baik perusahaan kecil sekelas home industri atau industri yang sedang-sedang saja atau industri sedang bahkan industri besar.

Dan lagi, pengangguran dapat diminimalisir jika perusahaan tumbuh di mana-mana, baik perusahaan yang bergerak di segmen jasa, perdagangan, agrobisnis atau agro indutri.

Semua itu dapat dikejar jika semua pihak berupaya melakukan langkah-langkah bagi perubahan pradigma, perubahan visi, perubahan mental di kalangan generasi muda.

Oleh karena itu, sangat dijempoli kebijakan pimpinan SMA Negeri 2 Plus Panyabungan yang membawa para siswanya mengunjungi Kampeong Kaos Madina pada  Senin, 20 Agustus 2018.

Para siswa dijelaskan tentang seluk beluk pembuatan berbagai macam produk cangkir, asbak dan mangkok berbahan baku batang kelapa. Dan itu diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman  siswa bahwa dunia enterpreneur adalah harapan masa depan.

Kita meyakini, beberapa siswa akan mengalami perubahan visi, mengingat paparan yang mereka terima langsung dari pimpinan Kamoeng Kaos Madina, Sobir Lubis yang sudah terkenal sebagai seorang enterpreneur muda di Mandailing Natal.

Mungkin, bagi sebagian orang, kunjungan siswa SMA Negeri 2 Plus Panyabungan ini hanya sebatas study biasa. Tidak !! output kunjungan memiliki dampak yang berdimensi luas. Paling tidak beberapa diantara mereka kelak akan tumbuh menjadi pengusaha yang akan menyelamatkan belasan atau puluhan bahkan ratusan pengangguran di Mandailing Natal.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebulan, Lima Mualaf Ucapkan Syahadat di Islamic Center Wina

    Sebulan, Lima Mualaf Ucapkan Syahadat di Islamic Center Wina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    WINA – Kabar bahagia datang dari negara Austria. Di ibu kota negara ini, Wina, telah berdiri sebuah Islamic Center besar yang menyedot perhatian publik. Islamic Center ini pun semakin menunjukkan taringnya dengan menggelar banyak program agar lebih aktif dan lebih banyak menggandeng masyarakat setempat. Kepala Islamic Center Wina Hasyim A Mahrougi mengatakan, ia sangat senang […]

  • Jelang Lebaran, Harga TBS Turun Di Madina

    Jelang Lebaran, Harga TBS Turun Di Madina

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Menjelang lebaran ini harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani mengalami penurunan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pekan lalu masih di kisaran 1.150 per kilo (gram) kini hanya 1.000 per kilo,” katakan Sugeng (38) seorang petani sawit di Sinunukan, Selasa (30/7/2013). Diungkapkannya, penurunan harga ini terkait menjelanng hari raya […]

  • Satpol PP Razia Kafe Dan Warung Maksiat

    Satpol PP Razia Kafe Dan Warung Maksiat

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Berita): Satpol Pamong Praja Kabupaten Mandailing Natal, Jum’at (8/10) merazia kafe-kafe dan warung-warung yang di duga tempat maksiat. Sat Pol PP melakukan pembonghkaran di kafe-kafe dan waryng yang pondoknya tertutup Plt Kakan Satpol PP, Nur Kholis, saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (8/10) mengukapkan, razia ini di lakukan atas dasar perintah Bupati Madina Ir Aspan Sofian […]

  • Imbas Lemahnya Nilai Tukar Rupiah, Pengrajin Tahu dan Tempe di Madina Mulai Wanti Wanti

    Imbas Lemahnya Nilai Tukar Rupiah, Pengrajin Tahu dan Tempe di Madina Mulai Wanti Wanti

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS mulai diwanti-wanti para pengrajin tahu dan tempe yang bahan bakunya kacang kedelai impor karena akan membuat harga komoditas tersebut naik. Mandailing Online menyambangi sejumlah pengrajin tempe di kawasan Kota Sianta Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ), Sabtu (29/6). Menurut mereka harga kedelai masih terpantau stabil dan […]

  • Jalan Longsor, 9 Desa di Ulu Pungkut Sempat Terisolasi

    Jalan Longsor, 9 Desa di Ulu Pungkut Sempat Terisolasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Curah hujan yang masih cukup tinggi menyebabkan tanah longsor melanda jalur Kotanopan-Ulupungkut, Mandailing Natal (Madina), menyebabkan 9 desa di Kecamatan Ulu Pungkut terisolasi sejak Jum’at hingga Minggu pagi (22-23/11). Sejak Jum’at, pihak Dinas Bina Marga Provsu UPTD Kotanopan terus melakukan pembersihan material longsor dari jalan raya. Dan pada Minggu, jalur […]

  • Kontektualitas PKI di Mandailing

    Kontektualitas PKI di Mandailing

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Askolani Nasution Budayawan Di Tugu Perintis Kotanopan, ada tulisan tentang Pemberontakan Rakyat tahun 30-an. Tak banyak yang tahu kalau pemberontakan yang meluas di nyaris semua wilayah Hindia Belanda itu berkaitan dengan Pemberontakan Silungkang malam tahun baru 1927 di Sumatera Barat. Lalu menjalar ke berbagai wilayah, termasuk ke kawasan Mandailing. Ada tiga kelompok perjuangan penting […]

expand_less