Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Enterpreneur dari Kampoeng Kaos dan SMA Negeri 2 Plus

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 21 Agt 2018
  • print Cetak

Pimpinan Kampoeng Kaos Madina, Sobir Lubis menyampaikan paparan di hadapan para siswa SMAN 2 Plus saat study ke Kampoeng Kaos Madina, Senin (20/8/2018)

 

Oleh : DAHLAN BATUBARA
Jurnalis

 

Masa depan yang gemilang itu ada di sektor enterprenur (wirausahawan atau pengusaha).

Selain sejahtera secara finansial, pengusaha juga sangat berjasa dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat luas. Alhasil, seorang pengusaha berjasa menyelamatkan para pengangguran.

Lebih dari itu, pengusaha adalah pihak yang berperan penting dalam menggerakkan roda perekonomian suatu daerah.

Berdasar itu, cita-cita para generasi muda harus dibelokkan dari visi pegawai atau karyawan ke arah visi menjadi pengusaha. Dari mental penerima gaji menjadi mental pemberi gaji.

Pembelokan visi itu sangat urgen masa kini, mengingat angka pengangguran sudah mengkhawatirkan; mengingat generasi muda yang selalu berjubel di setiap even penerimaan PNS atau banyaknya generasi muda yang membawa map  ijazah mencari lowongan kerja.

Data HIPMI tahun 2018 mencuatkan angka betapa jumlah enterpreneur di Indonesia sangat rendah yakni 3 persen. Malaysia, Singapore dan Thailand sudah diatas 4 persen. Negara-negara maju yang sudah mencapai 14 persen.

Pengangguran dapat diminimalisir jika perusahaan tumbuh di mana-mana, baik perusahaan kecil sekelas home industri atau industri yang sedang-sedang saja atau industri sedang bahkan industri besar.

Dan lagi, pengangguran dapat diminimalisir jika perusahaan tumbuh di mana-mana, baik perusahaan yang bergerak di segmen jasa, perdagangan, agrobisnis atau agro indutri.

Semua itu dapat dikejar jika semua pihak berupaya melakukan langkah-langkah bagi perubahan pradigma, perubahan visi, perubahan mental di kalangan generasi muda.

Oleh karena itu, sangat dijempoli kebijakan pimpinan SMA Negeri 2 Plus Panyabungan yang membawa para siswanya mengunjungi Kampeong Kaos Madina pada  Senin, 20 Agustus 2018.

Para siswa dijelaskan tentang seluk beluk pembuatan berbagai macam produk cangkir, asbak dan mangkok berbahan baku batang kelapa. Dan itu diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman  siswa bahwa dunia enterpreneur adalah harapan masa depan.

Kita meyakini, beberapa siswa akan mengalami perubahan visi, mengingat paparan yang mereka terima langsung dari pimpinan Kamoeng Kaos Madina, Sobir Lubis yang sudah terkenal sebagai seorang enterpreneur muda di Mandailing Natal.

Mungkin, bagi sebagian orang, kunjungan siswa SMA Negeri 2 Plus Panyabungan ini hanya sebatas study biasa. Tidak !! output kunjungan memiliki dampak yang berdimensi luas. Paling tidak beberapa diantara mereka kelak akan tumbuh menjadi pengusaha yang akan menyelamatkan belasan atau puluhan bahkan ratusan pengangguran di Mandailing Natal.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahanan Tewas Mendadak

    Tahanan Tewas Mendadak

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO- Bangun Ginting tahanan Polres Karo, tewas Kamis (24/3) sekira pukul 23.00 WIB. Padahal, tahanan kasus pencurian angkutan umum jurusan Sigantang Sira ini, baru saja ditangkap anggota Sat Reskrim Tanah Karo, Kamis (23/3) sekira pukul 12.30. Sebelum ditangani polisi, Bangun Ginting sudah dikeroyok oleh supir angkot yang tidak senang atas perbuatan Bangun Ginting. Penyebab kematian […]

  • Pemkab Madina Tegaskan Tidak ada Kenaikan Tarif PBB

    Pemkab Madina Tegaskan Tidak ada Kenaikan Tarif PBB

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Maraknya isu tentang kenaikan  PBB ( pajak bumi dan bangunan )  oleh Pemerintah diberbagai daerah di Indonesia membuat masyarakat Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) waswas. Memastikan hal itu, pemerintah daerah Kabupaten Mandailing Natal tegaskan tak ada kenaikan tarif PBB. Melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Madina Ahmad Yasir Lubis mengakui […]

  • Tuntutan Pendemo ke Pj Bupati & DPRD

    Tuntutan Pendemo ke Pj Bupati & DPRD

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Mandailing Natal (AMP2M) bersama Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Satma PP) berdemonstrasi ke kantor Pemkab dan DPRD Madina, Kamis (28/10). Mereka meminta pejabat terkait bertanggung jawab atas defisit anggaran tahun 2010 yang berjumlah Rp19,7 miliar, dan mendesak Pejabat (Pj) Bupati Aspan Batubara dan DPRD membentuk tim auditor defisit anggaran tersebut. […]

  • Tempe Tahu Madina Dikecilkan

    Tempe Tahu Madina Dikecilkan

    • calendar_month Jumat, 27 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait Melonjaknya Harga Kedelai PANYABUNGAN (MO) – Lonjakan harga kedelai secara nasional juga berimbas di Mandailing Natal (Madina). Pengrajin tahu dan tempa terpaksa mengecilkan ukuran tahu dan tempe yang diproduksi. “Meski untung tipis, kami harus tetap harus memproduksinya, tapi takarannya dikurangi,” ungkap Paijo, pengrajin tahu tempe di Desa Aek Galoga, Panyabungan menjawab artawan, Jum’at (27/7). […]

  • Komisi III : Pemukiman Relokasi Muarasipongi Memprihatinkan

    Komisi III : Pemukiman Relokasi Muarasipongi Memprihatinkan

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) -Pemukiman relokasi di Muarasipongi, Mandailing Natal masih memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius. Sebanyak 350 kepala keluarga saat ini mendiami pemukiman relokasi pasca musibah banjir bandang dan tanah longsor Muarasipongi 13 tahun yang lalu. Masalah infrastruktur dan sanitasi menjadi persoalan mendasar yang ditemukan di lapangan mulai dari sistem sanitasi yang kurang sehat dan […]

  • 18 Mahasiswa RI Ditangkap di Kairo

    18 Mahasiswa RI Ditangkap di Kairo

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KAIRO – Situasi tak menentu di Mesir berimbas ke warga negara Indonesia di negeri tersebut. Seorang mahasiswa melaporkan adanya tindakan kasar yang dilakukan aparat miiter Mesir, mulai dari aksi penodongan pistol hingga penangkapan. “Kemarin seorang teman dekatku asal Garut bernama Syaiful di todong pistol pihak militer dan diturunkan paksa dari taksi. Ia diinterogasi di bawah […]

expand_less