Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Enterpreneur dari Kampoeng Kaos dan SMA Negeri 2 Plus

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 21 Agt 2018
  • print Cetak

Pimpinan Kampoeng Kaos Madina, Sobir Lubis menyampaikan paparan di hadapan para siswa SMAN 2 Plus saat study ke Kampoeng Kaos Madina, Senin (20/8/2018)

 

Oleh : DAHLAN BATUBARA
Jurnalis

 

Masa depan yang gemilang itu ada di sektor enterprenur (wirausahawan atau pengusaha).

Selain sejahtera secara finansial, pengusaha juga sangat berjasa dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat luas. Alhasil, seorang pengusaha berjasa menyelamatkan para pengangguran.

Lebih dari itu, pengusaha adalah pihak yang berperan penting dalam menggerakkan roda perekonomian suatu daerah.

Berdasar itu, cita-cita para generasi muda harus dibelokkan dari visi pegawai atau karyawan ke arah visi menjadi pengusaha. Dari mental penerima gaji menjadi mental pemberi gaji.

Pembelokan visi itu sangat urgen masa kini, mengingat angka pengangguran sudah mengkhawatirkan; mengingat generasi muda yang selalu berjubel di setiap even penerimaan PNS atau banyaknya generasi muda yang membawa map  ijazah mencari lowongan kerja.

Data HIPMI tahun 2018 mencuatkan angka betapa jumlah enterpreneur di Indonesia sangat rendah yakni 3 persen. Malaysia, Singapore dan Thailand sudah diatas 4 persen. Negara-negara maju yang sudah mencapai 14 persen.

Pengangguran dapat diminimalisir jika perusahaan tumbuh di mana-mana, baik perusahaan kecil sekelas home industri atau industri yang sedang-sedang saja atau industri sedang bahkan industri besar.

Dan lagi, pengangguran dapat diminimalisir jika perusahaan tumbuh di mana-mana, baik perusahaan yang bergerak di segmen jasa, perdagangan, agrobisnis atau agro indutri.

Semua itu dapat dikejar jika semua pihak berupaya melakukan langkah-langkah bagi perubahan pradigma, perubahan visi, perubahan mental di kalangan generasi muda.

Oleh karena itu, sangat dijempoli kebijakan pimpinan SMA Negeri 2 Plus Panyabungan yang membawa para siswanya mengunjungi Kampeong Kaos Madina pada  Senin, 20 Agustus 2018.

Para siswa dijelaskan tentang seluk beluk pembuatan berbagai macam produk cangkir, asbak dan mangkok berbahan baku batang kelapa. Dan itu diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman  siswa bahwa dunia enterpreneur adalah harapan masa depan.

Kita meyakini, beberapa siswa akan mengalami perubahan visi, mengingat paparan yang mereka terima langsung dari pimpinan Kamoeng Kaos Madina, Sobir Lubis yang sudah terkenal sebagai seorang enterpreneur muda di Mandailing Natal.

Mungkin, bagi sebagian orang, kunjungan siswa SMA Negeri 2 Plus Panyabungan ini hanya sebatas study biasa. Tidak !! output kunjungan memiliki dampak yang berdimensi luas. Paling tidak beberapa diantara mereka kelak akan tumbuh menjadi pengusaha yang akan menyelamatkan belasan atau puluhan bahkan ratusan pengangguran di Mandailing Natal.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hikmah Ibadah Kurban

    Hikmah Ibadah Kurban

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Oleh Muhammad Arifin Ilham Ibadah Kurban memiliki pesan  moral yang sangat dalam. Seperti pesan yang terkandung dalam makna bahasanya. Qurb atau qurbân berarti “dekat” dengan imbuhan ân (alif dan nun) yang mengandung arti “kesempurnaan”, sehingga qurbân yang diindonesiakan dengan “kurban” berarti “kedekatan yang sempurna”. Kata Qurbân berulang tiga kali dalam al-Qur’an, yaitu pada QS.Ali […]

  • Ironi Korupsi, Ibarat Gelar di Antara Pejabat

    Ironi Korupsi, Ibarat Gelar di Antara Pejabat

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Dewi Nasution Pegiat Literasi   Disebutkan dalam riwayat Imam At-Turmudzi: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّاشِي وَالْمُرْتَشِي Artinya: “Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus telah menceritakan kepada kami […]

  • Harga Sembako di Padangsidimpuan Naik

    Harga Sembako di Padangsidimpuan Naik

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    P Sidimpuan – Harga sebahagian sembilan bahan pokok (sembako) seperti gula, minyak goreng dan beras di Kota Padangsidimpuan mengalami kenaikan. Kondisi ini membuat masyarakat mengeluh. Menurut sejumlah ibu rumah tangga di Kota Padangsidimpuan harga beras jenis IR-64 Rp 10.500/kg, padahal sebelumnya Rp 9.500/kg dan beras kuku balam Rp 11.500/kg dari sebelumnya Rp 10.500/kg di tingkat […]

  • Meraih Kemerdekaan Hakiki

    Meraih Kemerdekaan Hakiki

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Indonesia memang sudah 70 tahun merdeka dari penjajahan fisik (militer). Namun, sejak merdeka tahun 1945 dari penjajahan fisik (militer) hingga saat ini, sesungguhnya negeri ini masuk dalam perangkap penjajahan gaya baru, yakni penjajahan non-fisik (non-militer). Artinya, hingga kini Indonesia sesungguhnya masih terjajah dan belum sepenuhnya merdeka secara hakiki. Masih Terjajah Penjajahan (imperialisme) adalah politik […]

  • Bupati Madina Terbitkan SK Pagu Raskin

    Bupati Madina Terbitkan SK Pagu Raskin

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Harga Rp.1.600/kg di titik kecamatan Panyabungan (MO) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara menerbitkan surat keputusan tentang pagu beras mkiskin (raskin) untuk medio Januari hingga Mei. Jumlah keluarga miskin per kecamatan ditarget 35.548 rumah tangga. Di dalam SK tersebut, setiap penerima raskin akan mendapat jatah 15 Kg per kepala keluarga selama 5 kali penyaluran […]

  • Harga Raskin di Batu Sondat Batahan Tembus Rp2.120/Kg

    Harga Raskin di Batu Sondat Batahan Tembus Rp2.120/Kg

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Program pemerintah membantu masyarakat miskin melalui program beras untuk rakyat miskin (Raskin) ternyata belum dinikmati masyarakat dengan baik. Hal itu terbukti dari investigasi wartawan di Desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (09/07/2011) lalu. Berdasarkan pantauan wartawan di Batu Sondat pada saat aparat Desa Batu Sondat menyalurkan raskin, harga jual raskin […]

expand_less