Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Tuntutan Pendemo ke Pj Bupati & DPRD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
  • print Cetak

MADINA-; Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Mandailing Natal (AMP2M) bersama Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Satma PP) berdemonstrasi ke kantor Pemkab dan DPRD Madina, Kamis (28/10). Mereka meminta pejabat terkait bertanggung jawab atas defisit anggaran tahun 2010 yang berjumlah Rp19,7 miliar, dan mendesak Pejabat (Pj) Bupati Aspan Batubara dan DPRD membentuk tim auditor defisit anggaran tersebut.

(f:metro/ridwan lubis)
Massa AMP2M dan Satma PP yang berunjuk rasa berjumlah sekitar 60-an orang. Mereka berdemo mulai pukul 11.45 WIB hingga pukul 14.00 WIB dengan dua rute, yakni perkantoran Paya Loting, Pemkab Madina serta gedung DPRD.
Massa dikoordinir Tan Gozali Nasution bersama empat koordinator lapangan yakni Iswadi Batubara, M Rifai Lubis, Samsul Borotan, dan Khoirul Asri.
Awalnya massa mendatangi perkantoran Pemkab Madina untuk menemui Pj Bupati Ir H Aspan Sofian Batubara MM terkait terjadinya defisit anggaran tahun 2010. Sebab, menurut pengunjuk rasa, jumlah defisit itu tidak logika dan diduga ada penyalahgunaan anggaran yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik.
Namun niat mahasiswa untuk menemui Pj Bupati tidak kesampaian. Bahkan, tak seorangpun perwakilan Pemkab terlihat menerima massa. Pendemonstran juga terhalang karena pengawalan ketat puluhan personel Satpol PP dan Polres Madina sehingga massa tak berhasil menembus pintu masuk ke perkantoran Pemkab Madina. Mahasiswa hanya bisa menyampaikan orasinya di depan pintu gerbang, setelah sebelumnya berusaha mendorong pagar tapi tetap tak bisa masuk. Dalam orasinya, demonstran meminta Pj Bupati bersama DPRD membentuk tim auditor untuk menyelidiki defisit tersebut. “Pj Bupati Madina harus tegas menyikapi terjadinya defisit yang menurut kami tidak masuk akal. Dan kalau memang belum ada penyelesaian, kami meminta Pj Bupati bersama DPRD membentuk tim auditor,” teriak Tan Gozali diamini massa pengunjuk rasa.
Setelah berorasi di pintu gerbang kantor Pemkab, pengunjuk rasa kemudian berjalan menuju gedung DPRD yang hanya berjarak sekira 300 meter dari tempat sebelumnya. Setibanya di depan kantor wakil rakyat itu, pengunjuk rasa dihadapkan lagi dengan personel Polres dari beberapa satuan. Mahasiswa pun tetap tak bisa menemui anggota DPRD.
Dalam orasinya, pengunjuk rasa mengatakan, saat ini terjadi defisit anggaran yang belum jelas faktor penyebabnya. Pengunjuk rasa juga menyinggung agar penerimaan CPNS formasi tahun 2010 berlangsung transparan dan akuntabilitas serta bersih dari KKN. “Kami juga meminta Pj Bupati Madina agar tidak memberikan izin bagi setiap kepala SKPD dan pejabat lainnya yang ingin pindah atau melarikan diri dari tanggung jawab, karena ini sudah merebak di masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Madina Safaruddin Ansyari serta empat anggota lainnya yakni Ir Wildan, H Ahmad Husein, Arsyidin, serta Dodi Martua kepada wartawan mengatakan, karena pendemo sebelumnya tidak ada melayangkan pemberitahuan terkait unjuk rasa itu, maka mereka tidak menemui pengunjuk rasa.
Terkait defisit anggaran itu, menurut Safaruddin, itu bukanlah hal yang aneh dalam suatu pemerintahan, karena itu adalah sesuatu yang wajar. Namun ketika METRO menanyakan apa faktor penyebab defisit, salah seorang anggota DPRD mengaku, mereka belum tahu pasti apa faktor penyebabnya. “Tapi kita akan berkoordinasi dengan BPKP Sumut, dan sudah ada MoU nya, dengan tujuan untuk mengetahui secara pasti faktor penyebab defisit. Selasa (4/11), kita akan menemui BPKP,” kata Wildan diamini anggota DPRD lainnya.
Sebelumnya, Kamis (14/10) lalu, Pj Bupati menyampaikan nota keuangan RPAPBD 2010 di sidang paripurna DPRD. RPAPBD defisit sebesar Rp19.756.655.494. (wan)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Bermasalah, DPRD Riau Minta Jembatan Siak III Ditutup Sementara

    Dinilai Bermasalah, DPRD Riau Minta Jembatan Siak III Ditutup Sementara

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pekanbaru, Komisi C DPRD Riau sebagai mitra kerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengingatkan instansi tersebut tentang kekokohan dana beban Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah (Jembatan Siak III). Pasalnya, baru beberapa bulan diresmikan kontruksi jembatan sudah mengalami penurunan dan di bagian tengah bergelombang. “Ini menyangkut nama orang banyak. Jangan korbankan nyawa manusia hanya karena […]

  • Menyongsong Kehadiran Bandara Mandailing Natal

    Menyongsong Kehadiran Bandara Mandailing Natal

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Zainuddin JR Lubis Praktisi Komunikasi Publik/Pemerhati Kab Madina Pembangunan Bandar Udara Mandailing Natal berlokasi di Kecamatan Bukit Malintang di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumut akan dapat menarik perhatian terutama kalangan investor yang hendak menanamkan modal di Kabupaten ini. Kehadiran bandara itu sudah lama diidam-idamkan Pemkab Madina demikian dengan masyarakatnya. Apalagi bandara itu nantinya dapat memperpendek […]

  • PKS Tetap Komit Sebagai Partai Penyeimbang

    PKS Tetap Komit Sebagai Partai Penyeimbang

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PKS tetap teguh pada sikapnya sebagai partai penyeimbang (oposisi-red) di Indonesia. Jika tidak ada penyeimbang, ibarat kapal, negara bisa oleng, dan arah kebijakan negara juga bisa melenceng dari kepentingan rakyat. Itu dinyatakan Kordinator Wilayah Tabagsel DPTD PKS Sumatera Utara, H. Awaluddin, Senin (22/2/2021) dalam sambutannya pada reses TS II 2020-2021 anggota […]

  • Saba Rambin di Desa Huta Dame Kebanjiran

    Saba Rambin di Desa Huta Dame Kebanjiran

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Lahan persawahan warga di Desa Huta Dame Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terendam banjir. Banjir itu diakibatkan hujan deras yang mengguyur wilayah ini sejak pagi, membuat jaringan irigasi persawahan tak mampu menampung debit air hujan, kondisi ini diperparah sejumlah titik jaringan irigasi juga jebol sehingga air yang […]

  • Ketua DPRD Madina Minta PT Jakon  Toleransi Kaum Ibu Pengumpul Batu di Pidoli

    Ketua DPRD Madina Minta PT Jakon  Toleransi Kaum Ibu Pengumpul Batu di Pidoli

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), Sumut Erwin Efendi Lubis meminta PT Jaya Kontruksi memberikan toleransi kepada kaum ibu pengumpul batu di Podoli Dolok, Panyabungan. Permintaan Erwin tercuat dalam pertemuan dengan Manajer Operasional PT Jaya Kontruksi (Jakon), Ferry Firnanda di Panyabungan, Selasa (14/2/2022), terkait kebijakan perusahaan yang menghentikan pembelian batu mangga […]

  • BEASISWA HARUS TEPAT SASARAN

    BEASISWA HARUS TEPAT SASARAN

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyaluran dana beasiswa harus tepat sasaran agar para mahasiswa dan mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu dapat menikmati program yang beranjak dari visi misi pendidikan gratis tersebut. Lebih dari itu, upaya pemerintah daerah dalam hal ini eksekutif dan legislatif dalam memberikan dan mendorong peluang yang seluas-luasnya kepada seluruh anak didik […]

expand_less