Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Tuntutan Pendemo ke Pj Bupati & DPRD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
  • print Cetak

MADINA-; Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Mandailing Natal (AMP2M) bersama Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Satma PP) berdemonstrasi ke kantor Pemkab dan DPRD Madina, Kamis (28/10). Mereka meminta pejabat terkait bertanggung jawab atas defisit anggaran tahun 2010 yang berjumlah Rp19,7 miliar, dan mendesak Pejabat (Pj) Bupati Aspan Batubara dan DPRD membentuk tim auditor defisit anggaran tersebut.

(f:metro/ridwan lubis)
Massa AMP2M dan Satma PP yang berunjuk rasa berjumlah sekitar 60-an orang. Mereka berdemo mulai pukul 11.45 WIB hingga pukul 14.00 WIB dengan dua rute, yakni perkantoran Paya Loting, Pemkab Madina serta gedung DPRD.
Massa dikoordinir Tan Gozali Nasution bersama empat koordinator lapangan yakni Iswadi Batubara, M Rifai Lubis, Samsul Borotan, dan Khoirul Asri.
Awalnya massa mendatangi perkantoran Pemkab Madina untuk menemui Pj Bupati Ir H Aspan Sofian Batubara MM terkait terjadinya defisit anggaran tahun 2010. Sebab, menurut pengunjuk rasa, jumlah defisit itu tidak logika dan diduga ada penyalahgunaan anggaran yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik.
Namun niat mahasiswa untuk menemui Pj Bupati tidak kesampaian. Bahkan, tak seorangpun perwakilan Pemkab terlihat menerima massa. Pendemonstran juga terhalang karena pengawalan ketat puluhan personel Satpol PP dan Polres Madina sehingga massa tak berhasil menembus pintu masuk ke perkantoran Pemkab Madina. Mahasiswa hanya bisa menyampaikan orasinya di depan pintu gerbang, setelah sebelumnya berusaha mendorong pagar tapi tetap tak bisa masuk. Dalam orasinya, demonstran meminta Pj Bupati bersama DPRD membentuk tim auditor untuk menyelidiki defisit tersebut. “Pj Bupati Madina harus tegas menyikapi terjadinya defisit yang menurut kami tidak masuk akal. Dan kalau memang belum ada penyelesaian, kami meminta Pj Bupati bersama DPRD membentuk tim auditor,” teriak Tan Gozali diamini massa pengunjuk rasa.
Setelah berorasi di pintu gerbang kantor Pemkab, pengunjuk rasa kemudian berjalan menuju gedung DPRD yang hanya berjarak sekira 300 meter dari tempat sebelumnya. Setibanya di depan kantor wakil rakyat itu, pengunjuk rasa dihadapkan lagi dengan personel Polres dari beberapa satuan. Mahasiswa pun tetap tak bisa menemui anggota DPRD.
Dalam orasinya, pengunjuk rasa mengatakan, saat ini terjadi defisit anggaran yang belum jelas faktor penyebabnya. Pengunjuk rasa juga menyinggung agar penerimaan CPNS formasi tahun 2010 berlangsung transparan dan akuntabilitas serta bersih dari KKN. “Kami juga meminta Pj Bupati Madina agar tidak memberikan izin bagi setiap kepala SKPD dan pejabat lainnya yang ingin pindah atau melarikan diri dari tanggung jawab, karena ini sudah merebak di masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Madina Safaruddin Ansyari serta empat anggota lainnya yakni Ir Wildan, H Ahmad Husein, Arsyidin, serta Dodi Martua kepada wartawan mengatakan, karena pendemo sebelumnya tidak ada melayangkan pemberitahuan terkait unjuk rasa itu, maka mereka tidak menemui pengunjuk rasa.
Terkait defisit anggaran itu, menurut Safaruddin, itu bukanlah hal yang aneh dalam suatu pemerintahan, karena itu adalah sesuatu yang wajar. Namun ketika METRO menanyakan apa faktor penyebab defisit, salah seorang anggota DPRD mengaku, mereka belum tahu pasti apa faktor penyebabnya. “Tapi kita akan berkoordinasi dengan BPKP Sumut, dan sudah ada MoU nya, dengan tujuan untuk mengetahui secara pasti faktor penyebab defisit. Selasa (4/11), kita akan menemui BPKP,” kata Wildan diamini anggota DPRD lainnya.
Sebelumnya, Kamis (14/10) lalu, Pj Bupati menyampaikan nota keuangan RPAPBD 2010 di sidang paripurna DPRD. RPAPBD defisit sebesar Rp19.756.655.494. (wan)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asisten I Akui Pemkab Madina Salah Terbitkan Izin

    Asisten I Akui Pemkab Madina Salah Terbitkan Izin

    • calendar_month Jumat, 28 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan,(MO)- Sidang lanjutan kasus pemalsuan dokumen yang mengakibatkan kerugian terhadap PT Madina Agro Lestari (MAL), Pemkab Mandailing Natal dan notaris secara umum dengan terdakwa Ignasius Sago kembali digelar di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (27/09/2012). Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Erwin Mangatas Malau, menghadirkan saksi Asisten I Pemerintah Kabupaten Madina M Sahnan Pasaribu serta […]

  • Alumni Musthafawiyah Purba Baru Dukungan Paslon SAHATA

    Alumni Musthafawiyah Purba Baru Dukungan Paslon SAHATA

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Dukungan untuk kemenangan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) terus mengalir. Kali ini tekad memenangkan SAHATA ditegaskan oleh para alumni Ponpes Musthafawiyah Purba Baru yang berdomisi di Kecamatan Siabu dan Kecamatan Bukitmalintang. Mereka menyatakan […]

  • IMA Madina Pekanbaru Gelar Halal Bihalal dan Dialog Interaktif

    IMA Madina Pekanbaru Gelar Halal Bihalal dan Dialog Interaktif

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) — Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) Pekanbaru, Riau menggelar Halal Bihalal sekaligus Dialog Interaktif di Dilan Coffee Shop, Panyabungan, Madina, Jum’at (27/3/2026). Kegiatan itu bertema “Merajut Ukhuwah di Idul Fitri, Menguatkan Solidaritas Anggota, Kader dan Alumni IMA Madina Pekanbaru dalam Membangun Mandailing Natal yang Berkemajuan.” Berlangsung penuh khidmat, kehangatan, dan […]

  • Mencari Keluarga Ayah

    Mencari Keluarga Ayah

    • calendar_month Senin, 6 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang keturunan Mandailing bernama Tapian Suri Sundari yang berdomisili di Jalan R Wolter Monginsidi No. 210, Yosomulyo 21D, Kodya Metro Lampung saat ini sedang berjuang mencari keberadaan ayah kandungnya bernama Aziz Nasution. Tapian Suri Sundari tidak pernah bertemu sang ayah, karena sang ayah sudah menghilang ketika Tapian Suri Sundari masih di dalam kandungan. Hingga kini […]

  • DAKWAH ITU WAJIB, TAK PERLU SERTIFIKAT

    DAKWAH ITU WAJIB, TAK PERLU SERTIFIKAT

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kementerian Agama (Kemenag) berencana meluncurkan Program Penceramah Bersertifikat mulai akhir September 2020 (Republika, 7/9). Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kamaruddin Amin, menyebut target peserta program ini adalah 8.200 penceramah untuk tahun ini. Terdiri dari 8.000 penceramah di 34 provinsi dan 200 penceramah di pusat. Menag Fachrul Razi menyatakan Program Penceramah Bersertifikat dimaksudkan untuk mencegah penyebaran […]

  • Pemkab Madina Jangan Merusak Iklim Investasi

    Pemkab Madina Jangan Merusak Iklim Investasi

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) diminta tidak terjerumus pada konstlasi yang merusak iklim investasi. “Bupati dan wakil bupati selaku pemimpin di Madina ini, ya, harus berlaku seperti orangtua. Arif dan mengayomi semua sektor dan lini,” kata warga Panyabungan, Panoguan Borotan kepada Mandailing Online di pasar Panyabungan, Kamis (25/8/2016). Panoguan mengatakan itu menanggapi […]

expand_less