Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Gaji guru SD di Madina disunat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN
Gaji guru Sekolah Dasar di Kabupaten Mandailing Natal kembali dipotong oleh dinas terkait. Gaji dipotong sebesar Rp15 ribu, per orang. Pemotongan ini terjadi saat para guru mengambil gaji di Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan di masing-masing kecamatan.

Beberapa guru yang ditemui di beberapa sekolah SD di Kecamatan Kotanopan mengaku kesal dengan pemotongan gaji ini. Mereka menilai Dinas Pendidikan Mandailing Natal yang menaungi mereka, semena-mena karena sering kali memotong hak mereka.

“Terus terang, kami merasa sangat keberatan pemotongan yang dilakukan Bendaharawan UPT. Sebelumnya intensif kami ditunda-tunda, sampai beberapa kali, kini gaji pokok kamipun ikut dipotong. Saya tidak izin dunia akhirat dengan semua pemotongan ini,” ungkap seorang guru yang enggan nama lengkapnya dicantumkan.

Ibu guru ini mengatakan, pemotongan ini tidak hanya berlangsung untuk guru yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil, akan tetapi guru honor.

“Bayangkan berapalah jumlahnya gaji guru honor. Begitupun pihak dinas tetap tega melakukan pemotongan. Mau makan apa lagi mereka,” tambahnya.

Dia menduga, pemotongan gaji ini dilakukan karena pihak terkait tidak bisa memotong intensif guru yang diterima melalui rekening masing-masing guru.

“Biasanya intensif kami selalu dipotong. Namun kali ini ditransfer langsung ke rekening masing-masing. Karena tidak dapat melakukan pemotongan terhadap intensif itu, akhirnya gaji pokok kami yang dipotong” lanjutnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Mandailing Natal di Kotanopan, Halimah, membantah melakukan pemotongan terhadap gaji guru.

“Sampai saat ini, saya tidak tahu menahu dengan pemotongan gaji ini. Namun untuk jelasnya, tanyakan saja pada Bendahara. Tapi saat ini yang bersangkutan tidak masuk,” tutup Halimah.

Anggota Komisi A DPRD Madina, Rahmad Rizky Daulay mengatakan, jika pemotongan itu benar-benar terjadi, hal itu cukup kita sesalkan. ‘’Sebab gaji guru yang sudah sedikit masih dipotong lagi. Kita mengharapkan kepada kepala dinas agar mengecek kebenaran pemotongan itu,” ujarnya.
sumber:waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Atika: Gotong Royong Harus Dijaga

    Wabup Atika: Gotong Royong Harus Dijaga

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) membuka secara langsung kegiatan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-19 yang ditandai dengan pemukulan gong di Desa Banua Simanosor, Kecamatan Bagajuang, Kabupaten Madina, Kamis (6/10/2022). Atika menyampaikan salam dari Bupati dan Ketua TP PKK Madina yang tidak bisa hadir pada kesempatan tersebut. “Pak Bupati […]

  • Uang Tak Punya, Yusriani Penderita Kista Ganas Butuh Dermawan

    Uang Tak Punya, Yusriani Penderita Kista Ganas Butuh Dermawan

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Uang tak ada, kehidupan sangat miskin, penyebab Yusriani Nasution tak mampu lagi ke rumah sakit mengoperasi kista ovarimun di rahimnya. Itu yang dialami Yusriani Nasution (32), warga Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina), Sumut. Ibu rumah tangga yang memilili dua anak ini telah 5 tahun mengidap kista folikel di rahimnya, […]

  • Wisata, Ekonomi, dan Libur Lebaran

    Wisata, Ekonomi, dan Libur Lebaran

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wisata menjadi salah satu sektor yang digadang-gadang untuk meningkatkan ekonomi, terlebih di tengah libur lebaran seperti saat ini. Libur lebaran memang menjadi momentum bagi beberapa daerah untuk meningkatkan PAD dari sektor wisata, misalnya Kabupaten Samosir bisa menarik PAD sebesar 243 juta rupiah sepanjang lebaran ini. Sementara sektor wisata Bantimurung dan Bulukumba […]

  • Bank BRI Sidimpuan Dirampok, Rp900 Juta Melayang

    Bank BRI Sidimpuan Dirampok, Rp900 Juta Melayang

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kawanan perampok membobol Bank BRI Unit, Jalan Sisingamangaraja, Kota Padang Sidimpuan, Sabtu (21/01/2012) malam. Perampok berhasil menggasak uang dari dalam brankas BRI sebanyak Rp900 juta. Berdasarkan hasil rekaman CCTV, kawanan perampok membutuhkan waktu lima jam, Sabtu (21/01/2012) pukul 21.20 WIB hingga Ahad (22/01/2012) pukul 02.30 WIB, untuk membobol brankas berisi uang Rp900 juta dengan […]

  • Ini Persentase Mencoblos Pilgubsu di Madina

    Ini Persentase Mencoblos Pilgubsu di Madina

    • calendar_month Jumat, 29 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persentase penduduk Mandailing Natal dalam menyalurkan hak pilih di Pilgubsu 2018 bervariasi, walau tak mencolok jauh. Berdasar penelusuran Mandailing Online di infopemilu.kpu.go.id, Jum’at (29/6/2018), kisaran persentasenya berada di antara 55 hingga 78 persen. Kecamatan Batahan sekitar 60,4 %. Kecamatan Batang Natal sekitar 67,0 %. Kecamatan Bukit Malintang sekitar 69,1 %. Kecamatan […]

  • Tergantung Keuangan Daerah

    Tergantung Keuangan Daerah

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Perintah Mahkamah Konstitusi kepada KPU Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk melakukan pemungutan suara ulang sangat tergantung kemampuan keuangan daerah. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Madina As Imran Khaitami Daulay di rumah dinasnya di Panyabungan, Selasa (14/12/2010), menepis anggapan sejumlah kalangan bahwa pemungutan suara ulang diperlambat. Dikatakannya, sejauh ini DPRD masih mempersiapakan pembahasan RAPBD 2011. […]

expand_less