Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

Menapak Jejak SD 1 Kotanopan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
  • print Cetak

SD 1 Kotanopan tempo doeloe

 

(Banyak tokoh besar pernah belajar di sekolah ini. Mulai dari Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, sastrawan nasional Mohamed Kasim Dalimunthe, Menteri Pendidikan Soetan Goenoeng Moelia hingga anggota Konstituante)

Rangkuman ringkas : Askolani Nasution

Tiada banyak cerita saya tentang SD 01 Kotanopan, ketika dua minggu yang lalu saya datang ke sekolah ini. Dulunya sebagai sekolah HIS (Hollandsch-Inlandsche School) Kotanopan, sekolah dasar Boemi Boetra.

Setelah merdeka, namanya berubah menjadi SR 1 Kotanopan. Sekolah ini tentulah menggunakan bahasa pengantar Bahasa Belanda. Lama sekolahnya tujuh tahun. Sekolah-sekolah HIS adanya sejak tahun 1914 sebagai dampak Politik Etis. Awalnya untuk mencetak karani, tenaga-tenaga administrasi Pemerintah Kolonial. Tapi akhirnya, para lulusannya malah menggagas Indonesia Merdeka.

Adalah tokoh kita, Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, ianya murid di sekolah ini dulu. Berangkat subuh dari Hutapungkut, kadang-kadang naik bendi ke Kotanopan, sampai di rumah pukul 15.00 WIB. Tiadalah beliau jemu setiap hari bersekolah serupa itu.

Di sekolah ini pula ada diperdengarkan cerita “Si Bisuk Na Oto” yang diceritakan oleh Guru Kasim, atau Mohamed Kasim Dalimunthe. Beliau guru Tata Bahasa di sekolah ini hingga tahun 1935. Kelak menjadi sastrawan penting Indonesia Angkatan Balai Pustaka, bahkan dinobatkan sebagai Bapak Cerpen Indonesia.

Guru lainnya sekaligus sebagai kepala sekolahnya adalah Soetan Goenoeng Moelia, lulusan Sekolah Guru Eropah. Setelah berhenti mengajar dari Kotanopan, beliau melanjutkan sekolah ke Belanda hingga meraih Ph.d dan Profesor, lalu menjadi Menteri Pendidikan kedua setelah Ki Hajar Dewantara di masa Soekarno.

Ada juga Soetan Oloan dan Pangulu Lubis, atau yang terkenal dengan Guru Batak yang berasal dari Pakantan. Pangulu Lubis adalah kakek dari AP Parlindungan yang pernah menjadi Rektor USU. Juga Sutan Endar Bongsu dan Sutan Soripada Mulia yang terkenal sebagai tokoh pendidikan penting dan anggota Konstituante. Tiada terceritakan betapa hebatnya peran pencerdasan mereka.

Alkisah, SD Kotanopan dulunya berbentuk panggung dengan atap baja, berdinding kayu, rangka kayu, dan tangga kayu. Jendelanya besar, kalau dibuka bersuara keras. Bangku dan meja didesain menyambung. Meja dibentuk dengan kemiringan tertentu agar murid-murid nyaman menulis dan menggambar. Sebab, meja yang datar tentulah membuat murid duduk membungkuk. Dan di atas papan tulis yang berkaki tiga dengan cat hitam mengkilat, ada tulisan besar “Doedoek Memboengkoek akan Merusakkan Mata.” Itu pelajaran dasar sikap peserta didik, sekaligus pelajaran dasar-dasar huruf sejak masa kolonial.

Tentulah pula banyak kisah-kisah yang masih tersimpan di sekolah ini begitu rupa. Tak hendak tidur pula nanti kita kalau saya tuturkan semua. Dan tak hendak aku bercemarut betapa semua telah berubah kiranya. Niscaya semuanya bolehlah menjadi sesuatu penyemangat bagi kita untuk selalu berpikir merdeka. Dan sesiapapun hendaknya yang membaca markat ini, bolehlah sedia untuk berdoa, semoga sekolahan kita makin baik adanya di Mandailing Natal. Merdeka!

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Putusan Kemenkumham, Usungan Partai Berkarya Batal Demi Hukum

    Pasca Putusan Kemenkumham, Usungan Partai Berkarya Batal Demi Hukum

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Putusan Kemenkumham berakibat perubahan usungan Partai Beringin Karya (Berkarya) di Pilkada di daerah. Calon kepala daerah yang terlanjur diusung Partai Barkarya oleh kepengurusan sebelum putusan Kemenkumham ini dinyatakan tak berlaku lagi. Itu diungkap Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) M. Salman Rais,S.Sos didampingi Sekretaris Paimatua Lubis,SH kepada Mandailing […]

  • Mandailing Miliki Budaya dan Sejarah Ribuan Tahun

    Mandailing Miliki Budaya dan Sejarah Ribuan Tahun

    • calendar_month Jumat, 4 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution menyatakan bahwa Bumi Gordang Sambilan memiliki pesona kearifan budaya dan catatan sejarah yang panjang sejak ribuan tahun yang lalu. Mandailing tercatat dalam sejarah nusantara sebagai negeri yang bermartabat dan menjadi incaran kerajaan-kerajaan nusantara lain. karena itu kawasan ini selalu menjadi objek kajian yang menarik bagi […]

  • Lilik Riadi Dalimunthe Pimpin Forum Pemred SMSI Sumut. Ini Susunan Kepengurusannya

    Lilik Riadi Dalimunthe Pimpin Forum Pemred SMSI Sumut. Ini Susunan Kepengurusannya

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MEDAN ||Mandailing Online- Lilik Riadi Dalimunthe resmi dilantik sebagai Ketua Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Utara periode 2026–2030. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua SMSI Sumut, Erris Julieta Napitupulu, Sabtu (14/3/2026), di Big Papa Cafe. Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Pengurus SMSI Provinsi Sumatera Utara Nomor 001/KPTS/SMSI-SUMUT/III/2026 tentang Susunan Kepengurusan […]

  • Musa Rajekshah Resmikan Masjid Raya Al-Musannif Desa Tabuyung

    Musa Rajekshah Resmikan Masjid Raya Al-Musannif Desa Tabuyung

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS  (Mandailing Online) – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah meresmikan Masjid Raya Al-Musannif, Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, Minggu (26/9/2021). Ini masjid ke-24 dari 99 masjid Al-Musannif yang akan dibangun oleh Yayasan Haji Anif. Kehadiran Ketua DPD Golkar Sumut ini mendapat sambutan antusias dari warga Muara Batang Gadis, terutama […]

  • Antrean Panjang di Jembatan Aek Ranto Puran

    Antrean Panjang di Jembatan Aek Ranto Puran

    • calendar_month Jumat, 24 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ANTRE PANJANG Ratusan kendaraan antre panjang di Jalan Lintas Sumatera tepatnya dekat Jembatan Aek Rantopuran Gunungtua Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal yang ambruk beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut disebabkan jembatan bialley sebagai jembatan pengganti hanya bisa dilewati kendaraan satu arah secara bergantian.(medanbisnis/zamharir rangkuti)

  • Tak Berkategori

    Bupati Madina Kemungkinan Disidangkan di Medan

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA – Tiga tersangka kasus suap terkait proyek pembangunan di Mandailing Natal (Madina) yang bersumber dari Bantuan Dana Bawahan (BDB) Provinsi Sumatera Utara, kemungkinan besar nantinya akan disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Demikian dikemukakan Juru Bicara KPK, Johan Budi, kepada JPNN di Jakarta, Selasa (21/5). Menurutnya, kemungkinan tersebut sangat terbuka, mengingat di […]

expand_less