Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Menapak Jejak SD 1 Kotanopan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
  • print Cetak

SD 1 Kotanopan tempo doeloe

 

(Banyak tokoh besar pernah belajar di sekolah ini. Mulai dari Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, sastrawan nasional Mohamed Kasim Dalimunthe, Menteri Pendidikan Soetan Goenoeng Moelia hingga anggota Konstituante)

Rangkuman ringkas : Askolani Nasution

Tiada banyak cerita saya tentang SD 01 Kotanopan, ketika dua minggu yang lalu saya datang ke sekolah ini. Dulunya sebagai sekolah HIS (Hollandsch-Inlandsche School) Kotanopan, sekolah dasar Boemi Boetra.

Setelah merdeka, namanya berubah menjadi SR 1 Kotanopan. Sekolah ini tentulah menggunakan bahasa pengantar Bahasa Belanda. Lama sekolahnya tujuh tahun. Sekolah-sekolah HIS adanya sejak tahun 1914 sebagai dampak Politik Etis. Awalnya untuk mencetak karani, tenaga-tenaga administrasi Pemerintah Kolonial. Tapi akhirnya, para lulusannya malah menggagas Indonesia Merdeka.

Adalah tokoh kita, Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, ianya murid di sekolah ini dulu. Berangkat subuh dari Hutapungkut, kadang-kadang naik bendi ke Kotanopan, sampai di rumah pukul 15.00 WIB. Tiadalah beliau jemu setiap hari bersekolah serupa itu.

Di sekolah ini pula ada diperdengarkan cerita “Si Bisuk Na Oto” yang diceritakan oleh Guru Kasim, atau Mohamed Kasim Dalimunthe. Beliau guru Tata Bahasa di sekolah ini hingga tahun 1935. Kelak menjadi sastrawan penting Indonesia Angkatan Balai Pustaka, bahkan dinobatkan sebagai Bapak Cerpen Indonesia.

Guru lainnya sekaligus sebagai kepala sekolahnya adalah Soetan Goenoeng Moelia, lulusan Sekolah Guru Eropah. Setelah berhenti mengajar dari Kotanopan, beliau melanjutkan sekolah ke Belanda hingga meraih Ph.d dan Profesor, lalu menjadi Menteri Pendidikan kedua setelah Ki Hajar Dewantara di masa Soekarno.

Ada juga Soetan Oloan dan Pangulu Lubis, atau yang terkenal dengan Guru Batak yang berasal dari Pakantan. Pangulu Lubis adalah kakek dari AP Parlindungan yang pernah menjadi Rektor USU. Juga Sutan Endar Bongsu dan Sutan Soripada Mulia yang terkenal sebagai tokoh pendidikan penting dan anggota Konstituante. Tiada terceritakan betapa hebatnya peran pencerdasan mereka.

Alkisah, SD Kotanopan dulunya berbentuk panggung dengan atap baja, berdinding kayu, rangka kayu, dan tangga kayu. Jendelanya besar, kalau dibuka bersuara keras. Bangku dan meja didesain menyambung. Meja dibentuk dengan kemiringan tertentu agar murid-murid nyaman menulis dan menggambar. Sebab, meja yang datar tentulah membuat murid duduk membungkuk. Dan di atas papan tulis yang berkaki tiga dengan cat hitam mengkilat, ada tulisan besar “Doedoek Memboengkoek akan Merusakkan Mata.” Itu pelajaran dasar sikap peserta didik, sekaligus pelajaran dasar-dasar huruf sejak masa kolonial.

Tentulah pula banyak kisah-kisah yang masih tersimpan di sekolah ini begitu rupa. Tak hendak tidur pula nanti kita kalau saya tuturkan semua. Dan tak hendak aku bercemarut betapa semua telah berubah kiranya. Niscaya semuanya bolehlah menjadi sesuatu penyemangat bagi kita untuk selalu berpikir merdeka. Dan sesiapapun hendaknya yang membaca markat ini, bolehlah sedia untuk berdoa, semoga sekolahan kita makin baik adanya di Mandailing Natal. Merdeka!

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siap-Siap, Tengah Malam Nanti Harga BBM Non-Subdidi Naik Lagi

    Siap-Siap, Tengah Malam Nanti Harga BBM Non-Subdidi Naik Lagi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Pertamina kembali menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Pertamina Region III, terhitung mulai Jumat (15/5) pukul 00.00 nanti harga BBM non-subsidi mengalami kenaikan cukup signifikan. Harga Pertamax yang semula dibanderol Rp 8.800 akan naik menjadi menjadi Rp 9.600 per liter. Sedangkan Pertamax Plus naik dari […]

  • Komoditi Kopi Bisa Menggerakkan Ekonomi Madina

    Komoditi Kopi Bisa Menggerakkan Ekonomi Madina

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komoditas kopi dinilai bisa menggerakkan perekonomian Mandailing Natal, mengingat tanah di daerah ini sangat baik untuk tanaman kopi. Lebih dari itu, secara nasional komoditas juga termasuk satu dari beberapa komoditas yang mampu menekan defisit neraca perdagangan RI. Itu dinyatakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sibolga, Suti Masniari Nasution saat meresmikan pembangunan […]

  • Ical Mengaku Didatangi Banyak Tokoh

    Ical Mengaku Didatangi Banyak Tokoh

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Untuk Melamar Jadi Cawapres JAKARTA (Mandailing Online) – Calon presiden yang juga Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie, tampaknya, masih menutup rapat-rapat sosok calon wakil presiden Partai Golkar. Ical -sapaan akrab Aburizal Bakrie- tidak risau dengan sosok cawapres. Alasannya, para tokoh yang akan menjadi pendamping dirinya dalam pemilu presiden itu sudah datang dengan […]

  • Ini Alasan Prabowo Menarik Diri dari Proses di KPU

    Ini Alasan Prabowo Menarik Diri dari Proses di KPU

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Prabowo Subianto membeberkan alasan pihaknya menarik diri dari Pilpres 2014. Pasca 9 Juli lalu, tim Prabowo-Hatta telah mencermati proses pelaksanaan Pilpres yang dilaksaknan Komisi Pemilihan Umum. Hasilnya proses tersebut dinyatakan cacat. "Pilpres cacat, banyak hak demokrasi WNI yang hilang," tegas Prabowo di Rumah Polonia, Jakarta, Selasa (22/7). Alasan lainnya Prabowo-Hatta menganggap KPU bermaslah, tidak demokratis […]

  • Sejumlah Desa Banjir di Siabu

    Sejumlah Desa Banjir di Siabu

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah desa di Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal dilanda banjir pada Selasa (22/10) malam. Dari informasi yang didapat desa-desa yang terkena banjir tersebut adalah Desa Lumban Dolok,Tangga Bosi I,III hingga Tanggabosi IIII, Muara Batang Angkola, Kelurahan Simangambat dan Desa Huraba I dan II, Malintang dan Huta Puli. Hujan yang melanda […]

  • Bangunan Pasar Hutagodang Ulu Pungkut Mubazir.

    Bangunan Pasar Hutagodang Ulu Pungkut Mubazir.

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Bangunan pasar Hutagodang yang terdapat di desa Hutapadang Kec. Ulu Pungkut Kab. Mandailing Natal mubazir. Pasalnya, bangunan yang didirikan tahun 2003 dengan aggaran sekitar 130 juta tidak pernah dipergunakan. Malahan kondisi bangunannnya sudah hampir rusak, sebagian papan dan pintu los dan ruko sudah rusak. Syaiful Anwar (35), salah seorang […]

expand_less