Jumat, 23 Okt 2026
light_mode

Demo Sidimpuan Sempat Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Luka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
  • print Cetak

Satu mahasiswa mendapatkan pertolongan dari rekan sejawatnya pasca kericuhan massa aksi di depan kantor DPRD Kota Padangsidimpuan. foto : ANTARA/Khairul Arief

 

PADANGSIDEMPUAN (Mandailing Online) – Demonstrasi mahasiswa di Padangsidempuan, Sumut, Jum’at (27/9/2019) ricuh. Sejumlah mahasiswa dan polisi luka.

Aksi penolakan RUU KPK dan KUHP oleh seribuan mahasiswa itu awalnya berlangsung damai. Namun berubah kericuhan ketika demonstran mencoba menerobos ke gedung dewan melalui pintu gerbang yang dijaga polisi.

Faseberita.id melaporkan, personil polisi yang menahan aksi dorong pintu gerbang ditengarai mengayunkan pentungan yang dibalas dengan lemparan batu oleh demonstran ke arah gedung dewan.

Polisi terpaksa menembakkan gas air mata.

Akibat kericuhan itu, setidaknya tiga demonstran mengalami luka. Sedangkan dari pihak polisi setidaknya dua mengalami luka.

Unjukrasa kembali damai.

Pimpinan dan anggota DPRD Padangsidempuan melakukan dialog dengan demonstran terkait penolakan RUU KPK dan KUHP yang juga disuarakan aksi-aksi unjukrasa mahasiswa di berbagai belahan Indonesia dan DPR RI.

Ribuan mahasiswa demonstrasi di Padangsidimpuan tolak RUU KUHP

Sebelum ke DPRD, mahasiswa lebih dulu melakukan orasi di Halaman Bolak, Jl. Merdeka Padangsidempuan.

Berdasar laporan Antara, demontrasi itu berjumlah seribuan massa dari mahasiswa yang tergabung dari IMM, HMI, PMII, BEM Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, BEM IAIN Padangsidimpuan, GMKI, IMA Tabagsel, dan beberapa mahasiswa sejumlah kampus yang ada di Kota Padangsidimpuan termasuk sekolah kesehatan.

“Terpantau ribuan personel kepolisian dari Polres Padangsidimpuan, Polres Tapanuli Selatan, dan Brimob Polda Sumatera Utara melakukan pengamanan yang ketat di kantor DPRD Kota Padangsidimpuan,” tulis Antara .

Sementara itu, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya telah membesuk mahasiswa korban luka di rumah sakit.

“Tiga mahasiswa itu sudah saya jenguk di rumah sakit, mungkin akibat benturan dan kena gas air mata di depan DPRD Padangsidimpuan,” ungkap Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, Jumat (27/9) yang dilansir Antara.

 

Sumber :  Faseberita.id / Antara – Khairul Arief

editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saparuddin Haji Lubis, Ekonom Yang Religius

    Saparuddin Haji Lubis, Ekonom Yang Religius

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Calon Bupati Madina Saparuddin Haji Lubis merupakan figur yang penuh dengan dinamika ekonomi. Hingga saat ini dia tercatat sebagai ketua Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Madina. Sebelumnya mejabat ketua HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Madina. Regulasi-regulasi di sektor ekonomi hingga persoalan ekonomi Madina selalu menjadi kajian dan bahasan di organisasi itu. Faktor ini dinilai menjadi […]

  • Mualaf AS Menanti Ramadhan Untuk Berinteraksi

    Mualaf AS Menanti Ramadhan Untuk Berinteraksi

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      CLEVELAND (Mandailing Online) – Sejak mengucapkan syahadat lebih dari lima tahun lalu, Paul K. DeMelto (40 tahun) baru merasakan menjadi seorang Muslim sejati ketika Ramadhan tiba. “Satu hal yang saya harapkan ketika memilih Islam sebagai keyakinan supaya dapat berinteraksi dalam sebuah komunitas,” urai DeMelto pada the Huffington Post yang dilansir Kamis (18/6). Seperti kebanyakan […]

  • Komponen Mandailing di Medan Deklarasi Tolak Batak

    Komponen Mandailing di Medan Deklarasi Tolak Batak

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Penolakan terhadap label “Batak” terus bergulir dari kaum Mandailing di Indonesia. Komponen Mandailing di Kota Medan, Senin (13/11/2017) mendeklarasikan pernyataan sikap menolak label Batak terhadap etnis Mandailing. Deklarasi itu bertempat di Amaliun Food Court, Medan. Komponen-komponen kaum mandailing Kota Medan itu meliputi tokoh perantau asal Mandailing, Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) Provinsi […]

  • Orang Malaysia tertarik bahasa Madura

    Orang Malaysia tertarik bahasa Madura

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tidak tampak kebanggaan berlebihan pada diri Ayu Kusuma atas keberhasilannya mempengaruhi perilaku orang lain di luar negeri. Ceritanya terkesan datar meskipun sebetulnya ia tak bisa menutupi kebanggaannya itu. Ayu bersama lima teman lainnya, siswa kelas III SMKN 2 Bondowoso, telah berhasil memperkenalkan salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia yakni bahasa dan logat Madura. Ayu Kusuma […]

  • Petai dan Jengkol Banjiri Pasar Baru Panyabungan

    Petai dan Jengkol Banjiri Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Dalam beberapa hari terakhir petai dan jengkol membanjiri pusat Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menyusul musim panen buah-buhan di daerah ini, seperti buah durian, manggis, petai dan jengkol. Pantauan MedanBisnis di pasar tersebut, Jum”at (19/8), karena pasokan yang melimpah, harga petai pun kini tergolong cukup murah yakni per ikat isi 10 renteng […]

  • Menkominfo Usulkan Kebebasan Pers Yang Berkarakter

    Menkominfo Usulkan Kebebasan Pers Yang Berkarakter

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kupang, Menkominfo Tifatul Sembiring menyatakan bahwa komitmen pemerintah atas kebebasan pers tetap dihormati, namun ia mengusulkan kepada kalangan pers supaya kebebasan pers itu yang berkarakter. Saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2011 di Kupang, NTT, Rabu siang, ia mengatakan bahwa ada enam ciri kebebasan pers yang berkarakter, di antaranya bermoral, ada etika sesuai kode etik […]

expand_less