Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

Kasus Kekeringan Sawah, Tak Mampu Sekolahkan Anak Hingga Pindah Kampung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Kasus kekeringan ribuan hektar tanaman padi di 6 desa Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina) ternyata sudah berlangsung lama.

Petani selama ini hanya pasrah berapapun pendapatan dari sawah harus diterima. Banyak petani berupaya tidak tergantung pada irigasi yang dibangun pemerintah di era tahun 90-an itu, melainkan berupaya mencari aliran tradisional meski sangat sulit dan kadang bernasib baik.

Di saat sekarang ini dimana musim kemarau melanda, kekeringan itu kembali muncul. Banyak lahan sawah tidak teraliri air meski setetes.

Kepala Desa Barigin Jaya, Abbas Siregar, Rabu (12/2/2014) mengatakan sejak pembangunan proyek irigasi Aek Batang Gadis pada tahun 1990 yang lalu, enam desa ini sudah selalu dilanda kekeringan.

Kehadiran irigasi itu justru menyebabkan banyak sawah yang kekurangan air. Padahal sebelum irigasi Batang Gadis ada desa-desa itu cukup mendapat air dari irigasi-irigasi tradisional.

“Dan sejak adanya kekeringan di desa kami banyak warga beralih pekerjaan dari petani ke berternak, disababkan susahnya mencari air di desa kami, bahkan beberapa keluarga banyak yang pindah domisili ke desa lain,” ungkapnya.

“Kemudian sejak tahun 1990 banyak anak- anak yang tidak bersekolah lagi di karenakan orang tua tidak mampu membiayai uang sekolah, karena mata pencaharian di enam desa hanya bertani,” ujar Abbas.

Disamping itu juga masyarakat dari enam desa sudah melaporkan peristiwa kekeringan ke pemerintah yakni ke Dinas Pertanian dan Plt Bupati Madina, namun hingga sampai saat ini belum ada tanggapan yang di berikan oleh pemerintah.

“Kondisi ini membuat para petani resah. Selain hujan tak kunjung turun, bantuan dan solusi dari pemerintah pun tak juga tiba. Akhirnya, para petani hanya beraktivitas membersihkan rumput yang tumbuh di sela tanaman padinya,” katanya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BLSM Salah Sasaran, Sultan Minta Warga Mampu Sadar Diri

    BLSM Salah Sasaran, Sultan Minta Warga Mampu Sadar Diri

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jakarta, – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sultan Hamengku Buwono X, Selasa 16 Juli 2013 meminta masyarakat mampu, tetapi mendapat Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) untuk sadar diri bahwa mereka tidak berhak menerima uang kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak. Sultan meminta, mereka yang mampu menyerahkan hak menerima BLSM itu kepada warga miskin. “Berikan kepada […]

  • Banyak Proyek Belum Siap, Tapi Dibayar 100 Persen

    Banyak Proyek Belum Siap, Tapi Dibayar 100 Persen

    • calendar_month Senin, 7 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabid Perbendaharaan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Madina, Sahri Ahmad KDT Harahap, Jum’at (4/1) mengakui pihaknya telah membayar 100 persen pada setiap paket proyek yang dikerjakan tahun anggaran 2012. Pengakuan Sari Ahmad ini kontan mengejutkan, karena masih banyak proyek yang masih terbengkalai alias tidak selesai dikerjakan 100 persen hingga limit […]

  • Dilema Tender PU, Antara Penipuan dan Kekurangtegasan

    Dilema Tender PU, Antara Penipuan dan Kekurangtegasan

    • calendar_month Jumat, 10 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Proses tender proyek di Dinas Pekerjaan Umum Mandailing Natal (Madina) tahun ini benar-benar memprihatinkan dan bahkan teramat memalukan. Dilema tender ini pun mencuatkan beberapa catatan hitam. Kenapa disebut catatan hitam? Karena dari kasus tender itu muncul kasus suap, kasus penipuan, kasus terpidananya oknum Kadis PU. Kemudian kasus pembatalan dan pengulangan tender hingga gerakan kelompok pengusaha […]

  • Unjukrasa Desak DPRD Madina Bentuk Pansus SMGP

    Unjukrasa Desak DPRD Madina Bentuk Pansus SMGP

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online) –  Puluhan pengunjukrasa mendesak DPRD Mandailing Natal membentuk Panitia Khusus (Pansus) atas tragedi keracunan warga Sibangggor Julu di wilayah kerja PT SMGP. Pengunjukrasa dari Aliansi Perhimpunan Pemuda Madina Bersatu itu melakukan aksi unjukrasa ke gedung DPRD Mandailing Natal, Rabu (17/2/2021). DPRD Mandailing Natal selaku wakil rakyat dinilai tidak memiliki sikap yang jelas atas […]

  • KAMI BUKAN PKI

    KAMI BUKAN PKI

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Kami ini bukan PKI, kami ini bukan pemberontak, kami juga bukan teroris.  Masa begini dibuat,” kata seorang ibu rumah tangga. Perempuan ini berteriak ditengah kerumunan ribuan massa yang memblokir jalan negara Lintas Sumatera di titik Desa Jambur Padang Matinggi, Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina), Jum’at 22 Maret 2013. Dia berteriak bahwa […]

  • Laskar Jembatan Merah

    Laskar Jembatan Merah

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Satu adegan drama “Laskar Jembatan Merah”. Drama yang disutradarai Askolani Nasution ini bersetting tahun 1945-1949 di kawasan Mandailing, satu epik para pejuang yang membentuk laskar-laskar sendiri dalam menumpas penjajahan. Laskar itu juga ada yang berbasis di titik Jembatan Merah, persimpangan jalan Kotanopan-Natal. Dipentaskan oleh Jeges Art kerjasama dengan TP PKK Mandailing Natal di Taman […]

expand_less