Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

KPK Tangkap Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDIP, Ini Orangnya?

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 14 Jan 2016
  • print Cetak

 

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Rabu 13/1) malam terhadap terduga penerima penerima suap pembangunan jalan di kawasan Indonesia Timur. Salah satu yang ditangkap adalah anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.

Penelusuran JPNN.com dari situs dpr.go.id, Komisi V DPR RI ini diketuai oleh oleh anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Timur II, Fary Djemy Francis dari Fraksi Gerindra, membidangi infrastruktur dan perhubungan dengan mitra kerja antara lain Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Fary didampingi empat wakil ketua masing-masing Muhidin Mohamad Said (Fraksi Golkar, dapil Sulawesi Tengah), Lasarus (Fraksi PDIP dapil Kalimantan Barat), Michael Wattimena (Fraksi Demokrat Dapil Papua Barat), dan Yudi Widiana Adia (Fraksi PKS Dapil Jawa Barat IV).

Selain menugaskan Lasarus sebagai wakil ketua Komisi V DPR, Fraksi PDIP juga menempatkan beberapa kadernya sebagai anggota Komisi V yakni Sukur H Nababan dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat VI), Yoseph Umar Hadi (Dapil Jawa Barat VIII), Nusyirwan Soejono (Dapil Jawa Tengah VI), Sudjadi (Dapil Jawa Tengah VI), Sadarestuwati (Dapil Jawa Timur VIII), Rendy M Affandi Lamadjido (Dapil Sulawesi Tengah), Damayanti Wisnu Putranti (Dapil Jawa Tengah IX), dan Budi Yuwono dari Dapil Jawa Timur VI.

Seperti diketahui, Rabu (13/1) malam KPK menggelar OTT transaksi suap. Tangkapan komisi antirasuah itu adalah anggota DPR berinisial DWP. Inisial itu merujuk pada salah satu nama anggota Fraksi PDIP yang duduk di Komisi V DPR.

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto langsung bereaksi atas kabar yang menyebut kader partainya di DPR telah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski belum mendapat kepastian bahwa yang ditangkap KPK itu kader PDIP, namun Hasto tak langsung berang.

Menurutnya, DPP PDIP selalu wanti-wanti ke kader-kadernya agar tidak korupsi. Sanksi pemecatan pun menanti jika benar tangkapan KPK itu memang kader PDIP.

“Belum diperoleh kepastian (soal anggota Fraksi PDIP DPR yang ditangkap KPK, red). Namun, bilamana melibatkan anggota dewan dari PDIP, maka partai bertindak tegas dengan menerapkan sanksi pemecatan seketika. ‎Dengan demikian yang bersangkutan bukan anggota PDIP lagi,” ujar Hasto melalui layanan pesan singkat, Kamis (14/1) dini hari.

Sumber : Jpnn

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepekan Ajaran Baru, Pedagang  Kebutuhan Sekolah Kebanjiran Omset

    Sepekan Ajaran Baru, Pedagang Kebutuhan Sekolah Kebanjiran Omset

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Meski telah sepekan tahun ajaran baru telah berjalan, para pedagang alat tulis dan buku tetap kebanjiran omset, sejumlah toko buku dan alat tulis di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terlihat ramai pembeli, omset pedagang pun meningkat drastis. Nur Aini Lubis salah seorang grosir buku dan alat tulis […]

  • Polwan Kenakan Jilbab, Sanksi Menanti

    Polwan Kenakan Jilbab, Sanksi Menanti

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Para Polwan muslim di Indonesia tampaknya masih harus menunggu untuk bisa mengenakan jilbab. Pasalnya, hingga kini aturan pakaian tersebut belum dibuat. Alhasil, hingga kini polwan yang beragama Islam belum diperbolehkan mengenakan jilbab sebagai bagian dari pakaian dinasnya. Aturan jilbab bagi polwan muslim hanya ada di Nangroe Aceh Darussalam. Itu pun bukan berasal dari […]

  • Peneliti YRKI: Ada Yang Salah Dalam Tata Kelola Desa

    Peneliti YRKI: Ada Yang Salah Dalam Tata Kelola Desa

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) -Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia (YRKI) kembali menyoroti perkembangan Desa setelah 5 tahun berlangsungnya pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Peneliti YRKI, Agus Anwar Sipahutar, SH.I, MH menyebutkan bahwa salah satu pertimbangan dikeluarkannya UU Desa tersebut adalah untuk memberdayakan agar menjadikan Desa itu menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis, […]

  • UKS dan Apotik Hidup di SD Negeri 080 Panyabungan

    UKS dan Apotik Hidup di SD Negeri 080 Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebelum ada pandemi covid-19, keberadaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sudah menjadi sesuatu yang penting untuk menangani kesehatan siswa. Siswa yang kurang enak badan bisa langsung dibawa ke UKS untuk mendapat penanganan pertama. Keberadaan UKS makin penting dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di masa pandemi covid-19 seperti saat ini. Adanya […]

  • Gordang Sambilan Menggema di Istana Merdeka

    Gordang Sambilan Menggema di Istana Merdeka

    • calendar_month Jumat, 17 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jakarta (MO) – Untuk kali pertama, Gordang Sambilan dipertunjukkan di istana merdeka, Jakarta. Alat musik tradisional Mandailing tersebut dipagelarkan dalam acara HUT RI, Jum’at (17/8). Sebanyak 4 orang pemain gordang dari Desa Hutagodang, Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal berangkat pekan lalu ke Jakarta untuk memenuhi pertunjukan Goradang Sambilan. Pemain tambahan diisi oleh orang Mandailing yang […]

  • Panyabungan Salah Satu Barometer Investor

    Panyabungan Salah Satu Barometer Investor

    • calendar_month Selasa, 21 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Salah satu barometer investor melirik daerah adalah situasi dan kondisi pusat kota. Payabungan sebagai ibu kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memerlukan labih baik lagi penataannya. Sekretaris Keluarga Besar Mahasiswa (Gabema) Madina, Musliadi Nasution, SPd kepada Mandailing Online di Panyabungan, Senin (20/2), menyatakan keindahan pusat kota di suatu daerah merupakan salah satu referensi […]

expand_less