Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

4 Orang Terbakar, Penjual Minyak Tanah Eceran Dipukuli Warga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 1 Feb 2016
  • print Cetak
Ahmad Anugerah Saputra dipangku ibunya (kiri) korban luka bakar dan Asnawi Lubis (kanan) penjual minyak tanah

Ahmad Anugerah Saputra dipangku ibunya (kiri) korban luka bakar dan Asnawi Lubis (kanan) penjual minyak tanah

KOTANOPAN (Mandailing Online) : Seorang pengecer minyak tanah, Minggu siang (31/1) sekitar pukul 13.00 Wib dipukuli warga desa Manambin Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal.

Pria bernama Asnawi Lubis alias Lokot (45) warga Jorong Hutanauli, Kelurahan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat dipukuli warga karena mencoba melarikan diri setelah minyak tanah yang dibawanya terbakar menyebabkan korban luka.

Informasi yang dihimpun di lapangan, siang itu seperti biasa, Asnawi Lubis menawarkan minyak tanah mengendarai sepeda motor ke warung milik Hilman Pardomuan di Desa Manambin, Kotanopan.

Saat itu, Hilman Pardomuan langsung menanyakan apakah minyaknya itu murni minyak tanah atau bercampur dengan minyak lain. Dengan penuh keyakinan, Asnawi pun mengatakan minyak tanahnya itu murni. Untuk membuktikannya, Asnawi mengambil mancis dan menyulutkan apinya ke genangan minyak tanah tersebut. Namun diluar dugaan, begitu disulut, api tiba-tiba menyambar minyak dan langsung membakar bagian depan warung milik Hilman.

Insiden itu menyebabkan 4 orang luka, yaitu  anak Hilman Pardomuan berusia 3 tahun bernama Ahmad Anugerah Saputra yang mengalami luka bakar cukup parah di bagian tangan sebelah kiri, muka bagian kiri dan kaki kiri. Sedangkan Hilman Pardomuan mengalami luka di bagian kaki kiri dan kanan. Korban lainnya 2 orang anak yang sedang membeli di warung itu, bernama Nurul Mawaddah (5) dengan luka bakar di bagian kaki kanan, telinga kanan dan wajah sebelah kanan. Satu lagi, Salsabila (5) mengalami luka bagian kaki sebelah kiri.

Asnawi Lubis langsung melarikan diri begitu melihat minyak yang dibawanya terbakar. Berselang 3 kilo meter, tepatnya di desa Muara Siambak, Asnawi berhasil ditangkap warga Manambin. Tidak ayal lagi, Asnawi menjadi bulan-bulanan pukulan warga yang mengejarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Asnawi dibawa warga ke Desa Manambin. Di desa ini, Asnawi kembali menjadi bulan-bulanan warga. Tidak berselang lama, Kepala Desa Manambin Abdurrahman Daulay mengamankan Asnawi dari amukan massa dengan membawa kerumahnya dan selanjutnya diserahkan ke  Polsek Kotanopan. Sedangkan sepeda motornya dihancurkan warga yang sudah kalap.

Kapolsek Kotanopan AKP Sudirman, SH saat di komfirmasi membenarkan kejadian ini. “Untuk menghindari amukan massa yang bersangkutan sudah kita amankan. Terkait bagaimana kronolis kejadian belum bisa kita sampaikan, karena yang bersangkutan belum kita periksa. Kita masih membawanya berobat, karena ada sedikit luka di badannya karena di pukuli warga,” ucapnya.

“Terkait dengan status minyak apakah murni minyak tanah atau bercampur dengan bensin atau minyak mentah masih dalam tahap  penyelidikan. Sisa-sisa dari minyak tersebut sudah kita amankan di Polsek. Akibat insiden ini  4 orang mengalami luka bakar, saat ini keluarga  sedang membawa  para korban untuk berobat,” jelasnya.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerap jadi Langganan Banjir, Warga Hutarimbaru Siulangaling Minta Direlokasi

    Kerap jadi Langganan Banjir, Warga Hutarimbaru Siulangaling Minta Direlokasi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Muara Batanggadis ( Mandailing Online ): selalu menjadi langgana banjir ketika musim penghujan tiba, warga desa hutarimbaru siulangaling di Kecamatan Muara Batanggadis, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) minta direlokasi ke tempat aman. Permintaan ini diutarakan warga saat Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis usai memberikan bantuan dari Fraksi Gerindra DPRD Madina kepada korban banjir […]

  • Tidak Ada Ampun, PUPR Madina Komitmen Tindak Kontraktor Nakal

    Tidak Ada Ampun, PUPR Madina Komitmen Tindak Kontraktor Nakal

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Mandailing Natal, Sumatera Utara berkomitmen menindak tegas para penyedia jasa atau kontraktor yang tidak melaksanakan tugas pembangunan infrastruktur tidak sesuai kontrak dan peraturan yang berlaku. Pj Kepala Dinas PUPR Madina Evi Yanti Harahap menekankan, komitmen itu ditegaskan guna menjamin kualitas dan […]

  • Kasus Tewasnya Ferdiansyah Belum Terungkap. Polisi Masih Melakukan Penyelidikan

    Kasus Tewasnya Ferdiansyah Belum Terungkap. Polisi Masih Melakukan Penyelidikan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Kasus dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan tewasnya Fardiansyah Sitompul (36) pada Rabu dinihari 8/4/2026  di Desa Runding, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) masih belum terungkap. Sampai saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan. ” kasus tersebut sedang dalam penanganan Polsek Panyabungan dan Sat Reskrim Polres Madina,” kata Kapolres Madina AKBP. Bagus […]

  • KPU di Tiga Daerah Merasa “Serba Salah”

    KPU di Tiga Daerah Merasa “Serba Salah”

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Komisi Pemilihan Umum di tiga daerah di Sumatera Utara, yakni Kota Tanjung Balai, Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Mandailing Natal merasa “serba salah” dalam menyelengarakan proses pilkada ulang sebagaimana ditetapkan Mahkamah Konstitusi. Di satu sisi, kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Irham Buana Nasution dalam pertemuan dengan Komisi II DPR RI di […]

  • “Adakah Karakter Pancasila?” (2-selesai)

    “Adakah Karakter Pancasila?” (2-selesai)

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr Adian Husaini KONSEP TAUHID Seharusnya, bangsa Indonesia mau belajar dari kegagalan Orde Baru dalam upaya penempatan Pancasila sebagai pedoman amal. Upaya pemerintah Orde Baru untuk menempatkan Pancasila menjadi landasan moral dilakukan melalui sosialisasi dan indoktrinasi Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). Tahun 1978, Partai Persatuan Pembangunan menolak pengesahan […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 10)

    MARSIDAO-DAO (episode 10)

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Durus ni udan na santak gogona, ima udan borngin. Si Imran dohot amang-amang i huta i mar marsakan i lopo Si Leman i. Angke ngada targuris bona ni apea muda nalitak ibaen aek ni udan.  Adongma tar dua poken na madung parudan i. Poken nasolpu pe ngada sadia halak […]

expand_less