Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Pekan Budaya Memalukan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
  • print Cetak

 

Pekan Kebudayaan Mandailing Natal di gedung Serbaguna, Panyabungan, 18/11/2019.

 

Oleh : Dahlan Batubara

 

Nama kegiatannya : Pekan Kebudayaan Mandailing Natal 2019.

Lazimnya pekan budaya itu lamanya sepekan atau hampir sepekan atau lebih dari sepekan.

Tapi hanya 1 hari.

Sewajibnya pekan budaya itu diisi ragam kegiatan : festival, pagelaran, pameran, forum kajian hingga ragam perlombaan.

Ternyata kegiatan-kegiatan itu tak ada.

Alhasil acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna, Panyabungan, Senin (18/11/2019) itu bukan pekan budaya.

Entah apa nama yang tepat.

“Seremoni Sehari Budaya Madina” mungkin nama yang tepat.

Agar tak memalukan lagi.

Karena Madina sudah terlanjur malu akibat kasus Taman Raja Batu. Atau “Program Nenas” yang disindir-sindir rakyat itu.

Pekan Budaya itu kabarnya hanya meneguhkan 3 standar budaya Mandailing :

Ornamen Bindu, Surat Tulaktulak dan Standar Gordang Sambilan.

Hasil capaian Sosialisasi dan Konsolidasi organisasi FPPAB Madina tanggal 14 September 2019 di Aula Hotel Madina Sejahtera.

Di Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pekan Kebudayaan diartikan sebagai pameran kegiatan kebudayaan selama sepekan.

Suatu perhelatan budaya akbar yang menampilkan ragam budaya setempat dalam perspektif modern atau ‘kekinian’.

Pekan Kebudayaan dalam upaya Pemajuan Kebudayaan dalam Pasal 5 UU 5 tahun 2017 juga menekankan untuk pengembangan tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat dan olahraga tradisional.

Dari sisi kebijakan nasional, Pekan Kebudayaan merupakan salah satu Resolusi Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 sebagai platform aksi bersama yang memastikan peningkatan interaksi kreatif antar budaya.

Pekan Kebudayaan juga menjadi ruang bagi keragaman ekspresi budaya dan mendorong interaksi budaya untuk memperkuat kebudayaan yang inklusif.

Pekan Kebudayaan pun harus menjadi ruang pencerahan publik yang bertujuan mempersiapkan perencanaan pembangunan yang berbasis kebudayaan, serta menghidupkan wacana inovasi di bidang Pemajuan Kebudayaan.

Sehingga even tersebut juga harus juga menghadirkan ragam kegiatan, seperti kuliah umum, seminar, lokakarya, pidato kebudayaan, peluncuran buku, dan lain-lain.

Maka, Pekan Kebudayaan sejatinya bukan satu hari. Dan bukan seremoni saja.

Dia harus berupa kegiatan-kegiatan yang bersifat vestival, pagelaran, pameran, forum kajian hingga ragam perlombaan.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Lepas Peserta MTQ Tingkat Provinsi

    Bupati Madina Lepas Peserta MTQ Tingkat Provinsi

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Bupati Madina Ja’kfar Sukhairi Nasution lepas 52 peserta Kafilah Musabaqoh Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke 39 asal Madina yang akan bersaing di tingkat Provinsi. Kamis, (20/06/2024). Sebelum melepas peserta MTQ Bupati Madina Muhammad Ja’kfar Sukhairi Nasution berikan arahan dan bimbingan. Kata Sukhairi Momentum MTQ tersebut tak hanya sebatas mencari gelar juara. Namun, […]

  • PT SMG Bantu Kompetisi SSB U19 dan U12 Madina

    PT SMG Bantu Kompetisi SSB U19 dan U12 Madina

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam mendukung kesuksesan Kompetisi SSB U19 dan U12 yang saat ini sedang berlangsung, pihak PT Sorik Marapi Gheotermal Power (SMGP) menyalurkan bantuannya. Bantuan diserahkan Adiansyah, Senin (1/6) di secretariat PSSI Madina, Jl. Bermula, Panyabungan yang diterima Ketua Harian PSSI Madina Miswaruddin Daulay. Adiansyah atau akrab di panggil Adi menyatakan, melalui […]

  • Mutasi Pejabat Pemkab Madina Dinilai Berbau Politis

    Mutasi Pejabat Pemkab Madina Dinilai Berbau Politis

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Mutasi pejabat struktural di lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina) oleh Bupati Madina Aspan Sopian Batubara yang telah berlangsung beberapa kali menimbulkan persepsi negatif dan kontroversial di tengah masyarakat Madina. Reaksi keras datang dari beberapa elemen mahasiswa dan pemuda Madina menyikapi mutasi ini. “Kita mengecam pelaksanaan Mutasi ini karena menurut penilaian kita mutasi yang telah […]

  • 2 Calhaj Tabagsel Meninggal

    2 Calhaj Tabagsel Meninggal

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    . SIDIMPUAN- Dua jamaah calon haji (calhaj) asal Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) meninggal dunia di tanah suci. Musa Nasution (70), calhaj asal Padangsidimpuan (Psp) menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (1/11) usai pulang salat subuh dari Masjid Nabawi, Madinah. Satu calhaj lainnya, Nurbaek Siregar (49), warga Kecamatan Halongonan, Padang Lawas Utara, wafat di Mekkah, Rabu (3/11) siang […]

  • 264 Jaringan Irigasi Akan Diperbaiki di Madina

    264 Jaringan Irigasi Akan Diperbaiki di Madina

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailingonline) – Dalam rangka mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Mandiling Natal (Madina), Dinas Pertanian terus melakukan gebrakan bekerja sama dengan TNI AD, Senin (9/2/2015). Peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi dilaksanakan di Desa Sitinjak, Kecamatan Batang Natal untuk memudahkan petani memperoleh air. Demikian disampaikan Kadis Pertanian Madina M Taufik Zulhendra Ritonga. Dikatakannya, sebanyak 264 jaringan […]

  • Parkir Tak Jelas, Pasar Panyabungan Semrawut

    Parkir Tak Jelas, Pasar Panyabungan Semrawut

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Kesemrawutan di jalan protokol Kota Panyabungan sebagai pusat kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) disebabkan areal parkirnya tidak jelas. Sehingga, di jam lalulintas padat, pengendara akau sulit melewati ruas jalan tersebut. Amatan METRO, Selasa (24/1) Kabupaten Madina mekar dari Kabupaten Tapsel tahun 1998 lalu, kondisi jalinsum Kota Panyabungan masih tetap seperti dulu. Di kiri kanan […]

expand_less