Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Pekan Budaya Memalukan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
  • print Cetak

 

Pekan Kebudayaan Mandailing Natal di gedung Serbaguna, Panyabungan, 18/11/2019.

 

Oleh : Dahlan Batubara

 

Nama kegiatannya : Pekan Kebudayaan Mandailing Natal 2019.

Lazimnya pekan budaya itu lamanya sepekan atau hampir sepekan atau lebih dari sepekan.

Tapi hanya 1 hari.

Sewajibnya pekan budaya itu diisi ragam kegiatan : festival, pagelaran, pameran, forum kajian hingga ragam perlombaan.

Ternyata kegiatan-kegiatan itu tak ada.

Alhasil acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna, Panyabungan, Senin (18/11/2019) itu bukan pekan budaya.

Entah apa nama yang tepat.

“Seremoni Sehari Budaya Madina” mungkin nama yang tepat.

Agar tak memalukan lagi.

Karena Madina sudah terlanjur malu akibat kasus Taman Raja Batu. Atau “Program Nenas” yang disindir-sindir rakyat itu.

Pekan Budaya itu kabarnya hanya meneguhkan 3 standar budaya Mandailing :

Ornamen Bindu, Surat Tulaktulak dan Standar Gordang Sambilan.

Hasil capaian Sosialisasi dan Konsolidasi organisasi FPPAB Madina tanggal 14 September 2019 di Aula Hotel Madina Sejahtera.

Di Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pekan Kebudayaan diartikan sebagai pameran kegiatan kebudayaan selama sepekan.

Suatu perhelatan budaya akbar yang menampilkan ragam budaya setempat dalam perspektif modern atau ‘kekinian’.

Pekan Kebudayaan dalam upaya Pemajuan Kebudayaan dalam Pasal 5 UU 5 tahun 2017 juga menekankan untuk pengembangan tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat dan olahraga tradisional.

Dari sisi kebijakan nasional, Pekan Kebudayaan merupakan salah satu Resolusi Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 sebagai platform aksi bersama yang memastikan peningkatan interaksi kreatif antar budaya.

Pekan Kebudayaan juga menjadi ruang bagi keragaman ekspresi budaya dan mendorong interaksi budaya untuk memperkuat kebudayaan yang inklusif.

Pekan Kebudayaan pun harus menjadi ruang pencerahan publik yang bertujuan mempersiapkan perencanaan pembangunan yang berbasis kebudayaan, serta menghidupkan wacana inovasi di bidang Pemajuan Kebudayaan.

Sehingga even tersebut juga harus juga menghadirkan ragam kegiatan, seperti kuliah umum, seminar, lokakarya, pidato kebudayaan, peluncuran buku, dan lain-lain.

Maka, Pekan Kebudayaan sejatinya bukan satu hari. Dan bukan seremoni saja.

Dia harus berupa kegiatan-kegiatan yang bersifat vestival, pagelaran, pameran, forum kajian hingga ragam perlombaan.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerak Cepat AMPG Madina Bantu Warga Terdampak Banjir

    Gerak Cepat AMPG Madina Bantu Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bergerak cepat dengan turun ke lokasi banjir di wilayah Panyabungan, Sabtu (18/12). Adapun lokasi yang menjadi sasaran adalah Desa Adian Jior, Gunung Manaon, dan Manyabar. Ketua AMPG Madina Sobir Lubis mengaku terpanggil melihat keadaan masyarakat terdampak banjir di Madina. “Kita tahu banyak […]

  • Bersih Bersih Sungai Aek Mata Terus Digalakkan

    Bersih Bersih Sungai Aek Mata Terus Digalakkan

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Lingkungan Hidup Madina terus gulirkan pembersihan sungai aek mata, demi menjaga kelestarian sungai, meminimalisir banjir serta menjaga habitat Flora dan Fauna sungai. Pagi tadi Jum’at 10/7, ratusan orang turun ke sungai melakukan pembersihan aliran sungai. Ada dari TNI, Polri dan Intansi di Pemkab Madina. Inisiasi kegiatan ini sendiri datang dari […]

  • Oknum Guru PPPK di Natal Jadi Anggota BPD Desa Hutarimbaru

    Oknum Guru PPPK di Natal Jadi Anggota BPD Desa Hutarimbaru

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gempar Alam warga desa Hutarimbaru, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) adalah seorang Guru Pegawai Pemerintah Perjanjian dengan Kerja (PPPK). di SDN 378 Sikara Kara, Kecamatan Natal.selain seorang guru, ternyata ia juga aktif sebagai anggota BPD Desa Hutarimbaru di Kecamatan Panyabungan Timur. Selidik punya selidik ternyata Gempar Alam […]

  • Pertemuan Tertutup Elit PKS di Rumah Hilmi Berlangsung Hingga Subuh

    Pertemuan Tertutup Elit PKS di Rumah Hilmi Berlangsung Hingga Subuh

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pertemuan tertutup elit PKS di kediaman Ketua Majelis Syuro Ustadz Hilmi Aminudin di Pondok Madani RT 03/RW 09, Kampung Babakan Bandung, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berlangsung hingga subuh (kamis, 13/6). Meski pertemuan itu berlangsung lama hingga larut malam, para awak media menunggu di depan rumah bos PKS itu. Namun […]

  • Saipullah Imam Salat Jum’at di Gunung Baringin

    Saipullah Imam Salat Jum’at di Gunung Baringin

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menjadi imam salat jumat di Masjid Jami Diaul Islam, Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, Jumat (27/9/2024). Kelurahan Gunung Baringin adalah kampung halaman Saipullah Nasution. Turut hadir sebagai makmum, calon Gubernur Sumatera Utara nomor satu Bobby Nasution, Ketua DPW PKB Sumatera Utara […]

  • BPD Sale Baru Usulkan Pemberhentian Kepdes

    BPD Sale Baru Usulkan Pemberhentian Kepdes

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailling Online) – Elektabilitas Kepala Desa Sale Baru, Muara Batang Gadis, Madina, Cahyo Surya nampaknya pudar di mata warga. Pasalnya, pada 7 Pebruari lalu sebanyak 401 warga atau sekitar setengah dari jumlah pemilih telah menorehkan tandatangan meminta Cahyo mundur dari jabatan. Kemudian, pada 31 Maret 2020 Badan Perwakilan Desa (BPD) telah melaksanakan rapat pleno […]

expand_less