Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

RI terancam krisis penduduk dan pangan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


JAKARTA- Kesejahteraan tampaknya menjadi kondisi yang kian musykil bagi masyarakat Indonesia. Pasalnya, kondisi ini masih terasa jauh panggang dari api. Malah kini Indonesia tengah dibayangi ancaman ledakan penduduk.

Menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ancaman ledakan penduduk itu sangat nyata jika Indonesia gagal membuat desain induk kependudukan yang tepat dan tertata. Kepala BKKBN, Sugiri Syarif, bahkan mewanti-wanti, berdasarkan hasil sensus 2010, penduduk Indonesia bertambah 32,5 juta jiwa, dengan rata-rata pertumbuhan 1,49%.

Angka itu tentu saja masih tetap besar. Artinya, dengan laju pertumbuhan pada angka tersebut, diprediksi jumlah penduduk Indonesia pada 2045 mendatang akan menjadi sekitar 450 juta jiwa. Itu artinya, dari 20 penduduk dunia, satu di antaranya adalah orang Indonesia.

Tentu saja naif bila kondisi seperti itu dianggap membanggakan. Jumlah penduduk yang besar namun tidak produktif, secara otomatis akan menjadi beban pemerintah. Pemerintah harus lebih agresif menyediakan anggaran untuk kesehatan, pendidikan, pangan sandang, papan, yang dibutuhkan masyarakat. Artinya, ke depan, kerja pemerintah begitu berat dan menantang.

Sementara semua tahu, daya tampung dan daya dukung lingkungan justru menunjukkan arah yang paradoks. Alam dan lingkungan bergerak ke arah yang makin tidak ideal. Yang terlihat nyata hanyalah masalah.

Lihatlah fakta ini: lingkungan yang rusak, sampah, banjir, kemacetan, kesulitan untuk mengakses udara dan air bersih, sementara isu perubahan iklim yang berdampak kepada terjadinya bencana kian kuat terbaca.

Apalagi bila awas akan data yang dilansir jurnal terkemuka Foreign Policy, baru-baru ini. Di sana tertera jelas, betapa dunia ke depan akan rawan pergolakan karena krisis pangan. Menurut ekonom yang kini Presiden Earth Policy Institute, Lester R Brown, ke depan, pergolakan dunia lebih banyak akibat kebutuhan akan pemenuhan pangan.

Brown mengungkap data, mengawali tahun baru harga gandum tetap tinggi di Inggris. Ketika harga pangan yang tinggi juga menyebabkan kerusuhan di Tunisia, dengan terjungkalnya Presiden Zine El Abidine Ben Ali yang telah berkuasa 23 tahun lamanya, prediksi Brown pun menemukan momentum kebenarannya.

Kini, manakala semua persoalan itu begitu terpampang jelas di depan mata, seharusnya, sebagaimana dinyatakan Ketua BKKBN, pemerintah harus segera membuat cetak biru strategi apa yang akan dipakai untuk mengatasinya.

Strategi kependudukan, sebagaimana teori klasik Robert Malthus, tentu akan selalu berjalin kelindan dengan pangan. Di sinilah perlunya pemerintah yang tegas, efektif dan berwawasan ke depan, untuk memobilisasi dan mendayagunakan segala sumber daya untuk menjawabnya.

Hentikan segala persoalan yang sebenarnya hanya jadi aksesori yang melenakan kepekaan akan masalah. Ini masalah yang jelas sudah ada di depan mata. Dan jelas, perlu seorang pemimpin yang visioner untuk menjawabnya.
Sumber : Waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kereta Api Pasar Malam Terguling, Lima Anak Luka

    Kereta Api Pasar Malam Terguling, Lima Anak Luka

    • calendar_month Minggu, 3 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO) – Lima anak mengalami luka ringan dan memar setelah gerbong kereta api mainan di pasar malam, Jalan Bilal Ujung, Brayan Darat, Medan, Sumatera Utara, yang mereka naiki terguling, Sabtu (02/02/2013) sekitar pukul 21.00 WIB. Informasi yang diperoleh, saat kejadian ada lima anak dan satu orang dewasa, Anto, yang ikut dalam wahana tersebut. Setelah […]

  • Tingkatkan Mutu Perawat, PPNI Madina Gelar Ukomnas Retaker

    Tingkatkan Mutu Perawat, PPNI Madina Gelar Ukomnas Retaker

    • calendar_month Minggu, 9 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka meningkatkan keahlian, keterampilan, jaminan keselamatan pasien, keselamatan tenaga kesehatan, dan peningkatan mutu pelayanan perawat, Persatuan, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar Uji Kompetensi Nasional (Ukomnas) Khusus Perawat. Demikian disampaikan Ketua PPNI Madina, H. Ilman, A.MK saat meninjau pelaksanaan ujian tersebut di laboratorium komputer SMA N […]

  • Gerindra Fasilitasi Vaksinasi, Erwin Efendi Lubis: Kita Sediakan Tranportasi dan Akomodasi

    Gerindra Fasilitasi Vaksinasi, Erwin Efendi Lubis: Kita Sediakan Tranportasi dan Akomodasi

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC partai Gerindra Mandailing Natal (Madina) memfasilitasi 800-an warga Kecamatan Panyabungan untuk mengikuti vaksinasi di Mapolres, Kamis (16/12). Fasilitas vaksinasi ini berupa transportasi ke Mapolres dan uang akomodasi (uang makan) bagi peserta sehingga meskipun libur kerja tetap bisa memberikan uang belanja rumah tangga. Hal itu disampaikan Ketua DPC Gerindra Erwin Efendi […]

  • Banjir Bandang, Sungai Siondok di Ulu Pungkut Bawa Material Lumpur dan Kayu Glondongan

    Banjir Bandang, Sungai Siondok di Ulu Pungkut Bawa Material Lumpur dan Kayu Glondongan

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Banjir bandang juga terjadi di Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal ( Madina ) banjir dari sungai Siondok di desa Huta Padang itu selain membawa material lumpur, juga membawa gelondongan kayu, namun banjir bandang ini tidak menim ulkan kerusakan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Muksin Nasution mengatakan, peristiwa itu […]

  • Heboh Baliho, Bupati Madina Layangkan Teguran Pertama Kepada Kadis KB

    Heboh Baliho, Bupati Madina Layangkan Teguran Pertama Kepada Kadis KB

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Heboh baliho KB berbuntut panjang. Bupati Mandailing Natal melayangkan surat teguran kepada Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Madina. Surat teguran nomor 800/4310/BKD/2019 tertanggal 27/12/2019 yang ditandatangani Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution menyatakan memberikan Teguran Pertama kepada Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Madina. Selain itu, bupati memerintahkan agar […]

  • Mahir Berbahasa Inggris di usia SD, FKP Kunjungi Hamzah Nasution

    Mahir Berbahasa Inggris di usia SD, FKP Kunjungi Hamzah Nasution

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALINTANG (Mandailing Online) – Forum Komunikasi Pendidik (FKP) Mandailing Natal (Madina) mengunjungi Imam Hamzah Nasution murid SD Negeri 052 Malintang di rumah Tuo-nya, Desa Malintang, Senin (27/11/2023). Imam Hamzah sudah mampu berbahasa Inggris, dipelajarinya secara autodidak. Kunjungan dan penyerahan bingkisan ini dilakukan FKP dalam rangka Hari Jadi PGRI ke 78 tanggal 25 November 2023. Atas […]

expand_less