Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Kasus Jasad Bayi di Aek Galoga, Polisi Kantongi Nama Diduga Ayah Bayi

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
  • print Cetak

Kasat Reskrim Polres Madina AKP. Prastiyo Triwobowo( ist )

PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Penemuan jasad bayi yang di tanam dipekarangan rumah milik Yanuwar warga lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal pada Rabu 5/7/2023 memasuki babak baru. Polisi telah mengantongi nama laki laki yang diduga kuat sebagai ayah dari jasad bayi yang ditemukan tersebut.

” ia benar kita telah mengantongi nama yang diduga kuat ayah dari jasad bayi yang di temukan, namun nama dan status nya masih di rahasiakan sampai waktu yang tidak ditentukan karena masih menunggu hasil autopsi bayi dari RSU Bhayangkara Medan ” hal ini diungkapkan Kasat Reskrim AKP. Prastiyo Triwibowo pada Mandailing Online saat di konfirmasi lewat tlephon sabtu 8/7/2023.

Terkait informasi bersileweran tentang status diduga ayah sang bayi, Kasat mengaku bahwa polisi tetap pada hasil penyelidikan, yang penting Polisi akan independen dalam penyelidikan.

Mengenai status UP (21) yang menjadi orang tua, sejauh ini dari kesaksian yang diperoleh Polisi, UP mengaku anaknya telah meninggal dunia saat di kuburnya. Namun Kasat mengaku itu baru sebatas pengakuan UP sebagai ibu bayi.

” kenapa UP belum di tetapkan tersangka karena  hilangnya nyawa ini polisi belum tau nih, hilang nya nyawa apakah perbuatan manusia kah atau hilang nya nyawa akibat perbuatan fisik, kita tunggu saja karena ibu bayi itu masih dalam perawatan pasca melahirkan” kata Prastiyo.

Yang jelas tegas Kasat Reskrim Polres Madina, Polisi masih menunggu hasil Autopsi dan hasilnya sendiri polisi belum tau kapan dapatnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari kesaksian tiga orang saksi mata pemilik rumah dimana jasad bayi tersebut di temukan. UP sendiri adalah satu dari tiga saksi yang di periksa Polisi.

Dari pengakuan UP, bayinya tersebut adalah hasil hubungan gelap dengan seorang laki laki dan ia mengubur bayinya setelah meninggal dunia. ( red )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Lama Panyabungan Tak Lagi Banjir, Ke Depan Jangan Tersumbat Lagi

    Pasar Lama Panyabungan Tak Lagi Banjir, Ke Depan Jangan Tersumbat Lagi

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Menelusur Hasil Pengendalian Banjir Panyabungan (bagian 1)   Dalam beberapa pekan terakhir banjir di sepanjang Jl.Willem Iskander kota Panyabungan, Mandailing Natal tak lagi terjadi kala hujan mengguyur deras. Sejumlah warga dan para pemilik toko yang diwawancarai Mandailing Online di pasar lama Panyabungan, Kamis (30/9/2021) menyatakan banjir sudah relatif terkendali. Sejumlah penarik beca bermotor yang […]

  • Foto Briptu Norman

    Foto Briptu Norman

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Pakar Telematika yang juga anggota Komisi Pertahanan DPR Roy Suryo memastikan bahwa foto heboh mirip Anggota Brimob Polda Gorontalo, Briptu Norman Kamaru merupakan foto asli dan bukan rekayasa. “Sebenarnya hal ini tidak perlu didokumentasikan dan saya harus katakan memang foto itu betul dia,” kata Roy usai diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta […]

  • Full Mother Adalah Cita-cita Kartini

    Full Mother Adalah Cita-cita Kartini

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah Guru dan Pegiat Literasi Islam Seorang perempuan ketika menikah tentu harus memahami niatannya adalah untuk mencetak dan menyiapkan generasi unggul yang dilahirkannya. Inilah cita-cita terbesar yang mulia pada seorang perempuan menurut syariah. Menjadi seorang ummun. Menjadi seorang ummun itu sangat dibutuhkan ilmu yang mumpuni dalam  urusan keperempuanan. Misalnya ilmu tentang cara mendidik […]

  • Kaum Pelangi Menghancurkan Generasi

    Kaum Pelangi Menghancurkan Generasi

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat Literasi Kutau dulu pelangi itu indah Mentaripun menyambutnya dengan cerah Kini, pelangiku itu tak indah lagi Dikotori oleh kaum sodom Baru-baru ini, Pemerintah Indonesia melalu Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI akan memanggil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins. Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah menyatakan Dubes Inggris akan dipanggil […]

  • Berantas Pekat, Satpol PP Ambil Langkah Persuasif

    Berantas Pekat, Satpol PP Ambil Langkah Persuasif

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Untuk memberantas penyakit masyarakat (pekat) yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina memilih komunikasi persuasif. Kepala Satpol PP Pemkab Madina Hendra Edisa Putra AP MM mengatakan, untuk menegakkan Perda tentang penanganan penyakit masyarakat, Satpol PP memilih cara berkomunikasi dengan warga itu sendiri dengan membujuk […]

  • Selesaikan Konflik Lahan Pemkab Perlu Fasilitasi Pertemuan Masyarakat dengan PT ALAM

    Selesaikan Konflik Lahan Pemkab Perlu Fasilitasi Pertemuan Masyarakat dengan PT ALAM

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) harus memfasilitasi pertemuan masyarakat Suka Makmur dengan PT ALAM, untuk membicarakan persoalan yang terjadi menyangkut konflik lahan antar kedua belah pihak. “Kita memahami, pasti ada pengorbanan dalam setiap insiden. Namun pro justitia serta kepastian dan kesamaan hak di depan hukum harus tetap dikedepankan. Karena hanya dengan demikian, kita […]

expand_less