Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Isak Tangis PNS Warnai Pelepasan Amru Daulay

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Sep 2010
  • print Cetak

Isak tangis sejumlah PNS Pemkab Mandailing Natal mewarnai acara pelepasan sekaligus perpisahan H Amru Daulay SH sebagai Bupati Madina selama 11 tahun sejak terbentuk tahun 1999 dari kabupaten induk Tapanuli Selatan. Acara perpisahan digelar di rumah dinas Bupati Madina, di Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kamis pagi (16/9).

Acara pelepasan H Amru Daulay SH yang berakhir masa jabatannya sebagai bupati pada 12 September lalu oleh jajaran Pemkab Madina, DPRD, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda, dihadiri Ketua DPRD Madina, As Imran Khaitami Daulay SH, Ketua PN Panyabungan Irwan Efendi SH, Wakapolres Madina Kompol Hariyatmoko SIk, Plt Sekdakab Madina Gozali Pulungan SH MM, Ketua MUI Madina H Mahmudin Pasaribu dan lainnya.

Menurut para PNS, sosok Amru Daulay pantas diberi gelar sebagai Bapak Pembangunan Madina. Di mana sebagai bupati, Amru dinilai telah banyak berjasa dalam pembangunan daerah dan masyarakat di berbagai sektor kehidupan.

Dalam sambutannya, Plt Sekdakab Gozali Pulungan yang mewakili PNS di lingkungan Pemkab, begitu juga Ketua DPRD mewakili masyarakat Madina, Ketua MUI sebagai perwakilan tokoh agama Madina, dan Ketua Pemangku Adat Madina, Sutan Kumala Bumi bermarga Nasution, menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya dan setulus-tulusnya kepada Amru Daulay yang telah mengabdikan diri bagi masyarakat Madina dengan menyumbangkan seluruh tenaga dan pikiran demi pembangunan Madina. Sehingga terwujudnya Madina yang makmur, meskipun belum sepenuhnya. Karena manusia, terang para perwakilan ini, tidak akan pernah luput dari kekurangan dan kejanggalan.

Seperti disampaikan Sekdakab Gozali, bahwa Amru Daulay salah orang yang paling berjasa dalam membangun Kabupaten Madina, karena dengan tenggat waktu kurang lebih 11 tahun dengan dua periode menjabat sebagai bupati, Amru Daulay sudah mampu menyaingi kabupaten baru lainnya bahkan mengunggulinya.

“Rasa terima kasih kami sampaikan setulus-tulusnya atas pengabdian yang diberikan H Amru Daulay SH kepada Madina, dan beliau juga telah banyak memberikan kontribusi bagi seluruh elemen di bumi Madina termasuk bagi PNS di lingkungan Pemkab. Beliau mampu menanamkan jiwa leadership yang bagus dengan nilai kedisiplinan yang tinggi. Di samping itu kami juga tak lupa menyampaikan maaf kepada beliau atas segala kekurangan kami sebagai PNS, karena sebagai birokrat terkadang kami melanggar peraturan dan kekurangan lain sebaginya,” ungkap Gozali sembari meneteskan air mata.

Hal senada juga disampaikan Ketua MUI Madina, H Mahmudin Pasaribu dan juga Ketua DPRD Madina As Imran Khaitami Daulay SH. Disebutkan mereka, selama 11 tahun ini, Amru Daulay sudah banyak berbuat untuk Madina sehingga popular secara nasional dengan manajemen kepemimpinan yang bagus dalam menata pemerintahan.

“Tak ada kalimat yang pantas lagi diungkapkan selain terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Amru Daulay atas segala jasa beliau terhadap Madina. Semoga segala kebaikan beliau terukir di hati masyarakat seluruhnya,” sebut keduanya.

Amru: PNS Harus Disiplin dan Loyal ke Pimpinan

H Amru Daulay SH dalam bimbingannya banyak memberikan arahan kepada seluruh masyarakat Madina terutama bagi PNS di lingkungan Pemkab. Dirinya tetap mengimbau seluruh PNS untuk selalu disiplin dalam bekerja dan meningkatan rasa loyalitas kepada kepala daerah tanpa mengenal suku, basis dan identitasnya. Karena, ujar Amru, loyalitas dan patuh terhadap pemimpin itu termasuk ibadah.

“Bagi seluruh PNS, saya sarankan untuk tetap menjaga loyalitas dan patuh terhadap kepala daerah siapapun nanti orangnya baik pejabat maupun bupati defenitif, supaya tetap menjaga peraturan dan disiplin kerja PNS sebagai abdi negara. Karena hal ini demi untuk kemajuan masyarakat Madina dalam segala hal,” pesan Amru.

Tidak itu saja, diuraikan Amru, seluruh tindakan dan kebijakan yang dilakukan Pemkab Madina selama ini hanyalah untuk kepentingan daerah dan masyarakat Madina.

“Tak ada hal atau maksud apapun yang terkait kebijakan, melainkan untuk kepentingan daerah dan masyarakat. Dan kalaupun ada kekurangan dan kejanggalan itu merupakan ciri khas manusia, dan saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat dan instansi baik Pemkab Madina maupun istansi lainnya seperti Muspida,” tambah Amru.

Amatan METRO di lokasi, acara pelepasan ini diakhiri dengan salam-salaman dengan ratusan PNS serta tokoh masyarakat yang hadir, karena di penghujung acara, Amru Daulay langsung berangkat meninggalkan Madina, mengingat hari ini, Jumat (17/9) akan mengikuti serah terima jabatan (sertijab) dengan Pejabat Bupati Madina, Ir Aspan Sopian Batubara di Medan yang dipilih oleh Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin SE. (wan)
sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madina Siap Bergandengan Tangan Dengan KNPI

    Polres Madina Siap Bergandengan Tangan Dengan KNPI

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal siap bergandengan tangan dengan DPD KNPI dalam menjaga Kamtibmas. Itu diungkap Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Andry Setiawan Sik ketika menerima audensi pengurus DPD KNPI Madina, Rabu (23/3/2016). Dikatakanyna, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) merupakan suatu organisasi kumpulan organisasi kepemudaan yang ada di Madina ini diharapkan dapat bergandengan […]

  • Pemerintah Diharap Tetapkan Willem Iskander dan Syeikh Musthofa Jadi Pahlawan Nasional

    Pemerintah Diharap Tetapkan Willem Iskander dan Syeikh Musthofa Jadi Pahlawan Nasional

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia diharap menetapkan Syeikh Mustafa Husein Nasution dan Willem Iskander (Sutan Sati Nasution) menjadi pahlawan nasional di bidang pendidikan. Harapan itu dicuatkan Ketua Umum Ikatan Pemuda Mandailing, Tan Gozali dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Kamis (2/9/2021). Kedua tokoh itu memiliki peran besar sebagai pelopor pendidikan Bumi Poetra sebelum kemerdekaan. […]

  • Kantor Camat Berastagi Dibakar

    Kantor Camat Berastagi Dibakar

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO-Aksi teror pasca Pemilukada Karo kembali terjadi, setelah sebelumnya aksi pembakaran ban saat kunjungan Kapolda Sumut, Selasa (2/11) lalu. Kemarin (6/11), Kantor Camat Berastagi dibakar orang tak dikenal ( OTK) sekira pukul 01.15 WIB. Akibatnya, seperangkat peralatan di ruangan kerja camat hangus dilalap api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun sejumlah peralatan dan […]

  • Drainase Jalan Nasional di Pasar Lama Panyabungan Bermasalah, Hujan Deras Buat Jalan dan Pertokoan Tergenang

    Drainase Jalan Nasional di Pasar Lama Panyabungan Bermasalah, Hujan Deras Buat Jalan dan Pertokoan Tergenang

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-  Hujan deras yang mengguyur wilayah Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) Rabu Sore 30/8/2023 membuat jalan Nasional di Panyabungan tepatnya di Pasar Lama tergenang, genangan air di jalan dan sejumlah pertokoan itu akibat tersumbatnya drainase. Reporter Mandailing Online Fikri melaporkan, karena drainase tidak mampu menampung debit air hujan ditambah kondisinya […]

  • Inspektorat Madina : Kades Batang Gadis Wajib Kebalikan Gaji Dobel yang Diterima

    Inspektorat Madina : Kades Batang Gadis Wajib Kebalikan Gaji Dobel yang Diterima

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – (Mandailing Online) –  Masih ingat Erwinsyah Pasaribu seorang Kepala Desa Batang Gadis, di Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang nekat memiliki dua jabatan dan penerimaan gaji yang dobel dari negara. Inspektorat Madina menegaskan sang Kades harus mengembalikan uang negara jika benar terima 2 sumber gaji yang berasal dari APBD. […]

  • Korban Banjir Butuh Makanan & Pakaian

    Korban Banjir Butuh Makanan & Pakaian

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    17 Rumah Masih Terendam Air Setinggi 1 Meter TAPSEL-METRO; Korban banjir di Dusun Gua Asom, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, membutuhkan bantuan berupa makanan, air bersih, dan pakaian yang layak. Sebab, dari Sabtu (2/10) malam hingga Senin (4/10) warga masih bertahan di loteng. Mereka tidak berani turun ke bawah untuk mencari makan dan minum. […]

expand_less