Kamis, 9 Jul 2026
light_mode

POLISI MACAM PREMAN Di NAGA JUANG

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Mar 2013
  • print Cetak

DI BINANGA 1 TEWAS, 6 LUKA-LUKA

Ridwan Rangkuti 260313PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pola yang diperlihatkan polisi di Naga Juang, Mandailing Natal, mengarah pada gaya preman terhadap para penambang emas di bukit Sihayo, Jum’at (22/3) lalu.

Ini bertolak belakang dengan pencanangan Kapolri di awal tahun 2013 yang bersemangat pemberantasan premanisme yang dimulai dari Jakarta terbukti dengan penangkapan Hercules dan kelompoknya.

“Akan tetapi sungguh sangat ironis yang terjadi di Wilayah Sumut, khususnya di Tapanuli Bagian Selatan, polisi yang diharapkan memberantas premanisme justru beberapa oknum polisi menjadi preman dengan seenaknya melakukan kekerasan fisik terhadap warga dengan dalih dan alasan pengamanan.

Itu diungkapkan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Tabagsel, H.Ridwan Rangkuti,SH. MH yang juga dosen tetap Fakultas Hukum UMTS Padangsidempuan, kepada wartawan, Selasa (26/3).

“Seperti kasus yg terjadi di Naga Juang, Madina, aparat Brimob Polda Sumut menyiksa dan menelanjangi dada warga dan menjemurnya di terik matahari, tangan diikat ke belakang dan menjadi tontonan yg mengasyikkan bagi aparat brimob yg tidak berprikemanusiaan tersebut,” katanya.

Disebutkannya, seharusnya aparat brimob tersebut setelah menangkap para warga yang diduga melanggar hukum, diserahkan langsung ke penyidik Polres Madina.

“Kenapa harus disiksa, apa begini cara yg didoktrin waktu sekolah Brimob. Luar biasa kekejaman aparat brimod tersebut, tak obahnya gaya preman, pantas saja warga bilang “Kami Bukan PKI”, karena menurut warga penyiksaan yang dilakukan aparat Brimob tersebut ala PKI,” cetus Ridwan.

Kasus serupa terjadi lagi di Binanga, tepatnya di halaman Mapolsek Binanga, lagi lagi warga korban luka berat dan bahkan korban tewas akibat kekejaman aparat kepolisian dari Polres Tapanuli Selatan. Korban luka berat sebanyak 6 orang masih di rawat di RSU Padangsidempuan. Sedangkan korban yang meninggal sudah dikebumikan keluarganya.

Kasus ini terkait beberapa waktu yang lalu masyarakat yang menolak pembangunan pipa perusahaan tambang PT. A-Resources Martabe Batang Toru, warga menjadi korban luka dan masuk penjara.

“Begitu banyaknya kasus kekejaman aparat kepolisian yang terjadi di Wilayah Tabagsel membuat hati kita miris kemana para kepala daerah nya, kok bisa terjadi berulang ulang. Semuanya kasus tersebut bermula dari sengketa tanah. Jika kasusnya soal tanah, kenapa para bupatinya diam tak punya kebijakan dan keberanian untuk melindungi rakyatnya,” kesal Ridwan.

Kapolda juga dikesalkan tidak mengambil tindakan tegas kepada anggotanya yang salah dalam melakukan tugas, dengan hanya menjawab sudah sesuai prosedur tetap.

“Lalu, kemana gubernur yang katanya pro rakyat. Kenapa tidak bersikap tegas, koq selalu bela pengusaha tambang, aneh para petinggi di Sumut ini,” imbuhnya.

Disebutkannya, masyarakat semakin prustasi untuk memperjuangkan haknya, sehingga terkadang dengan jalan kekerasan terhadap perusahaan yang harus mereka tempuh. Karena tidak ada perlindungan dan kepastian dari bupatinya, gubernurnya, apalagi DPRD-nya hanya pintar cuap-cuap di media tanpa tindakan nyata.

“Saya menghimbau kepada presiden RI dan menteri terkait serta kapolri agar segera menyikapi semua persoalan tambang di wilayah Tabagsel, khususnya di Madina dan Batang Toru serta persoalan lahan di Palas, agar tidak terulang lagi kekejaman aparat yang akhirnya rakyat yang menjadi korban,” lanjutnya.

Di sisi lain, perusahaan tambang pun harus melihat realita ini secara jernih. Investasi butuh keamanan, tetapi jika perusahaan tidak memikirkan masyarakat sekitar tambang, kerugian yang lebih besar lagi akan muncul di kemudian hari. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Palitan Wafat Tertabrak Lari, Keluarga Minta Supir Bertanggungjawab

    Palitan Wafat Tertabrak Lari, Keluarga Minta Supir Bertanggungjawab

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALINTANG (Mandailing Online) – Tabrak lari terjadi di jalan Lintas Sumatera titik Desa Janji Matogu, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal, Rabu dini hari sekira pukul 3.30 WIB (21/10/2020). Korban yang tertabrak bernama Palitan Hasibuan (36 tahun) warga Desa Malintang Julu. Desa tetangga Janji Matogu. Pria yang masih lajang itu wafat di tempat. Sejauh ini tak […]

  • Toge Panyabungan tak Hanya Ramadhan

    Toge Panyabungan tak Hanya Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Namanya Toge Panyabungan. Selintas seperti nama kecambah kacang hijau yang sering dijadikan sayuran. Tapi toge yang satu ini adalah sebuah jajanan kuliner khas Mandailing, tepatnya berasal dari Panyabungan, ibukota Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Panganan segar yang konon identik dengan bulan puasa ini memiliki rasa yang khas dan sangat lezat. Apalagi kalau dicampur dengan tape maka […]

  • Pertumbuhan Ekonomi di Visi Misi Dahlan-Sukhairi

    Pertumbuhan Ekonomi di Visi Misi Dahlan-Sukhairi

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mempercepat pembangunan infrastruktur untuk pertumbuhan ekonomi di Madina dan pemerataan pembangunan merupakan salah satu poin di dalam visi misi calon bupati/wakil bupati Dahlan-Sukhairi. Selain di bidang infrastruktur, meningkatkan pengelolaan sumber daya alam dan nilai tambah sektor pertanian juga pin lain di visi misi itu. Pasangan ini juga memberikan perhatian pada sector […]

  • Kepala Desa Malintang Dilantik

    Kepala Desa Malintang Dilantik

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Kepala Desa Malintang jae Mhd Darwin Nasution dan Kepala Desa Malintang, Milhan Batubara Jumat (13/9) dilantik sekaligus diambil sumpah jabatannya di aula Kantor Camat Bukit Malintang.(mo/hol)

  • Drainase Jalan Nasional di Pasar Lama Panyabungan Bermasalah, Hujan Deras Buat Jalan dan Pertokoan Tergenang

    Drainase Jalan Nasional di Pasar Lama Panyabungan Bermasalah, Hujan Deras Buat Jalan dan Pertokoan Tergenang

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-  Hujan deras yang mengguyur wilayah Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) Rabu Sore 30/8/2023 membuat jalan Nasional di Panyabungan tepatnya di Pasar Lama tergenang, genangan air di jalan dan sejumlah pertokoan itu akibat tersumbatnya drainase. Reporter Mandailing Online Fikri melaporkan, karena drainase tidak mampu menampung debit air hujan ditambah kondisinya […]

  • Delapan Mal Baru Siap Hadir di Jabodetabek Tahun Ini

    Delapan Mal Baru Siap Hadir di Jabodetabek Tahun Ini

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Pusat belanja memadati Jabodetabek dengan penuh sesak. Mereka seperti berevolusi, dengan tidak hanya menawarkan wisata belanja namun juga hiburan dan pendidikan bagi masyarakat. Tahun ini pun masyarakat bersiap dimanjakan oleh mal-mal baru yang siap beroperasi. Berdasarkan catatan Colliers Indonesia, sepanjang 2012 ruang pusat belanja akan tumbuh 5,6% di area Jakarta menjadi 335,45 ribu meter […]

expand_less