Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Sudah Mulai Sejak 2012 Apakah Pengunjukrasa Pura-pura Tidak Tahu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Jan 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aliansi yang berunjukrasa menurunkan bupati ke DPRD Madina, tadi siang, Kamis (17/1) dinilai kurang mengetahui program pendidikan gratis dan kesehatan gratis yang sudah dimulai Pemkab Madina sejak tahun 2012 lalu sebagai implementasi visi misi Hidayat-Dahlan.

“Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratsi di Madina sudah digulirkan bupati Madina sejak tahun 2012, kok pengunjukrasa masih belum tahu, sebagai mahasiswa harusnya tahu, bukan pura-pura tidak tahu,” kata pengamat politik dan pembangunan Madina, Abdul Muis Pulungan menilai poin-poin pernyataan sikap pengunjukrasa.

Dirincikannya, tahun anggaran 2012 pendidikan gratis untuk seluruh murid SMA dan SMK nilainya sebesar 50.000 per murid. Untuk murid SD dan SMP tak perlu lagi karena sudah ada program BOS dari APBN.

Selain itu, beasiswa sebesar 5.000.000 rupiah persiswa untuk 185 mahasiswa di perguruan tinggi negeri yang berasal dari Madina juga sudah disalurkan pada tanggal 3 Januari 2013 lalu. Dengan dana total 900.000.000 rupiah.

Sementara sektor kesehatan gratis juga sudah digulirkan tahun 2012 di RSU Panyabungan dan RSU Natal. Di RSU Panyabungan, pasien miskin yang menyerap dana kesehatan gratis sebesar 2,8 Milyar. Sementara di RSU Natal pasien miskin yang menyerap dana 500.000.000 rupiah.

Diungkapkannya, payung hukum pendidikan gratis dan kesehatan gratis tersebut adalah Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang ditetapkan oleh DPRD Madina dalam satu Peraturan Daerah sebagai implementasi visi misi Hidayat-Dahlan.

Untuk tahun 2013 ini, pendidikan gratis dan kesehatan gratis semakin ditingkatkan dananya pada APBD. Untuk seluruh SMA,SMK,SMP dan SD sudah dianggarkan sebesar 7.600.000.000 yang diperuntukkan sebagai pengganti biaya komite sekolah yang selama ini dibebankan kepada seluruh orang tua murid. Ditambah lagi sebesar 3.200.000.000 untuk pembelian seragam murid seluruh SMA,SMK,SMP, dan SD.

Untuk dana beasiswa sudah bertambah juga di tahun 2013 ini menjadi 1,5 milyar. Dengan demikian akan makin banyak jumlah siswa yang mendapat beasiswa dari program pendidikan gratis tersebut.

Sementara kesehatan gratis juga ditingkatkan di tahun 2013 ini, yakni sebesar 4.000.000.000. Dimana dana ini akan dibagi pada Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jamkeskin) sebesar 2 milyar rupiah, dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) sebesar 2 milyar rupiah.

Menurut Muis, yang bertanggungjawab memantau dan mengawasai pelaksnaan pendidikan gratis dan kesehatan gratis tersebut adalah Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah. Bukan lagi bupati, sebab bupati berada diwilayah kebijakan. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 50 Persen Pasien di Singapura Warga Indonesia

    50 Persen Pasien di Singapura Warga Indonesia

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Indonesia lebih memilih berobat ke luar negeri. Fenomena ini akan sangat mempengaruhi pendapatan devisa negara. Menurut Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, berdasarkan data National Health Care Group International Business Dev Unit (NHG-IBDU) Singapura, tercatat 50 persen pasien internasional yang berobat di Singapura adalah warga Indonesia. Sementara, orang Indonesia yang berobat ke Malaysia tercatat 12.000 […]

  • Atika Dominasi Debat Pilkada Madina

    Atika Dominasi Debat Pilkada Madina

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANDAN (Mandailing Online) – Debat antara pasangan calon bupati/wakil bupati Madina yang digelar KPU Madina berlangsung di Convention Hall Pai Hotel Pandan, Tapanuli Tengah, Jumat (13/11). Debat dipimpin oleh pendiri Lingkar Madani, Ray Rangkuti. Pada dua segmen awal, Calon Wakil Bupati Nomor Urut 1, Atika Azmi Utammi Nasution begitu mendominasi. Atika terlihat sangat menguasai materi […]

  • Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis, RSUD Tapsel Kerja Sama dengan USU& UI

    Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis, RSUD Tapsel Kerja Sama dengan USU& UI

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK; Pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah Tapsel bekerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Indonesia (UI) serta perorangan.Program ini untuk pemenuhan dokter spesialis rumah sakit tersebut. Demikian dikatakan Direktur RSUD Tapsel, dr Ismail Fahmi MKes melalui Kepala Tata Usaha (KTU), Nasrun Harahap SSos kepada METRO, Kamis (10/3). “Program itu juga untuk meningkatkan pelayanan […]

  • Atika di Kesulitan Jangkau Zona Banjir

    Atika di Kesulitan Jangkau Zona Banjir

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kawasan Pantai Barat merupakan zona terparah hantaman banjir di Mandailing Natal (Madina). Bahkan hari Senin (20/12/2021) atau dua hari setelah banjir melanda masih banyak desa di kawasan ini belum terjangkau tim pemerintah menyebabkan penanganan terkendala. Itu pula akhirnya Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution harus melewati jalur Batang Toru-Natal untuk bisa mencapai dua kecamatan […]

  • Kontraktor Diminta Timbun Bekas Galian Jalan Tanotiris

    Kontraktor Diminta Timbun Bekas Galian Jalan Tanotiris

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Bekas galian jalan di jalur Sinonoan-Muara Batang Angkola Kecammatan Siabu, Mandailing Natal dikeluhkan warga. Sebab, bekas galian itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Pihak kontraktor yang mengerjakan peningkatan badan belum menimbun bekas galian. Untuk itu warga meminta kepada kontraktor dari CV Putra Setia untuk menimbun bekas galian di pinggir jalan itu. […]

  • Nasib Rekomendasi Palmaris, DPRD Madina Harus Tanya Pemkab Madina

    Nasib Rekomendasi Palmaris, DPRD Madina Harus Tanya Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) harus menanyakan kepada Pemkab Madina sudah sejauh mana nasib rekomendasi pencabutan izin PT. Palmaris. Sebab, setelah DPRD menerbitkan rekomendasi pencabutan itu pada tahun 2013 lalu, maka Pemkab Madina yang harus melakukan eksekusi. Jika eksekusi tak jalan, maka lembaga DPRD Madina harus menanyakannya kepada Pemkab Madina, mengapa tak […]

expand_less