Senin, 15 Jun 2026
light_mode

Gegara Kedapatan Mencuri, Anak Dibawah Umur Dipukuli di Desa Tegal Sari Natal, Videonya Viral

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
  • print Cetak

PD inisial saat diancam mulutnya di sulut dengan rokok oleh sekelompok orang setelah ketahuan mencuri di Desa Tegal Sari, Kecamatan Natal, Madina ( screenshot video viral )

MADINA- Mandailing Online: Sebuah video penyiksaan anak dibawah umur beradar di group WhatsApp. Dalam video itu terlihat seorang anak disiksa sekelompok orang dengan cara kepala dipukul pakai tangan dan diancam disulut api rokok. Dalam video itu terdengar percakapan terkait pencurian rokok.

Setelah ditelusuri, lokasi kejadian diketahu di Desa Tegal Sari Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina).

Informasi yang diperoleh, saat ini keluarga korban sedang proses melaporkan penyiksaan itu ke Polres Madina.

Kasrudin selaku yang mendapingi keluarga korban mengatakan, kejadian tersebut benar dan saat ini ia dan ibu sang anak sedang proses pembuatan laporan pengaduan di Polres Madina atas kekerasan terhadap anak dibawah umur.

” Benar kejadiannya pak, dan saat ini kami sedang proses pembuatan laporan pengaduan atau LP di Polres Madina, ” Kata Kasrudin pada Mandailing Online Sabtu 22/6/2024.

Ia menjelaskan kejadian terjadi pada tanggal 7/6/2024 lewat. PI ( 15 th ) disiksa sekelompok orang di Desa Tegal Sari karena ketahuan mencuri uang 50 ribu dan sebungkus rokok.

Dalam Video yang di lampirkan sebagai barang bukti ke Polres Madina terlihat jelas kata Kasrudin sekelompok orang main hakim sendiri terhadap anak di bawah umur tersebut.

Kasrudin mengaku sebenarnya, kasus ini sudah ada perdamaian antara kedua belah pihak. Perdamaian di inisiasi di Polsek Natal setelah warga melaporkan ke Polsek. Namun saat perdamaian, orang tua sang anak tidak mengetahui kondisi anak disiksa terlebih dahulu sebelum perdamaian tersebut di tanda tangani.

Setelah video tersebut beredar dan dilihat ibu korban. Sang ibu tidak terima perbuatan sekelompok orang tersebut pada anaknya yang masih dibawah umur. Lantas kejadian itu dilaporkan ke Polres Madina dengan harapan para pelaku di adili sesuai hukum yang berlaku di negara ini karena jelas perlakuan sekelompok orang itu merupakan kekerasan terhadap anak dibawah umur.

Saat ini kata Kasrudin, ia dan Sumarni ( ibu korban red) sudah menemui unit Pelayanan Perempuan dan Anak atau PPA di Polres Madina dan diarahkan untuk membuat laporan polisi.

Dikabarkan, Kepala Desa ( Kades ) Tegal Sari Kecamatan Natal Rizal Efendi ada dilokasi kejadian. Saat dikonfirmasi Mandailing Online Kades mengakui kejadian tersebut.

” Ia benar pak, anak ini memang di pukuli sama pemuda setempat pake tangan karena ketahuan mencuri. Untung saya ada disitu kalau ga anak itu sudah mati , ” Jelas Rizal lewat sambungan tlephon Sabtu 22/6) 2024.

Rizal mengaku saat si anak ( PI ) ini diamankan warga, dan dilakukan introgasi oleh warga, sudah mencuri beberapa kali di Desa Tegal Sari sehingga menyulut emosi warga.

Kasus ini kata Kades sudah di damaikan di Polsek Natal. Kedua belah pihak sudah menandatangani perdamaian nya. Kalau masalah keluarga sang anak melaporkan penganiayaannya ke Polres Madina. Ia mengaku sudah dikonfirmasi oleh unit PPA Polres Madina. ( napi)

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

       

  • Ekspo Ekonomi, Warga Bisa Tukar Sampah dengan Beras

    Ekspo Ekonomi, Warga Bisa Tukar Sampah dengan Beras

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Event Madina Expo Ekonomi Kreatif, UMKM, dan IKM berlangsung semarak di pelataran parkir Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Jumat (12/8). Sejumlah stan pada pameran untuk menyemarakkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI itu menampilkan beragam produk unggulan dan khas Mandailing Natal. Bahkan, stan […]

  • Padi Siganteng Menggemparkan Petani Madina

    Padi Siganteng Menggemparkan Petani Madina

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Namanya padi Siganteng, satu pengembangan varietas tanaman padi di Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina). Padi ini telah menjadi buah bibir di kalangan petani karena hasilnya bagai mukzijat. Betapa tidak, tanaman padi ini mampu menghasilkan 9 ton per hektar, mengalahkan pulau Jawa yang sejauh ini hanya mampu pada angka 7,2 […]

  • Mundur CPNS, Pemprovsu Tetapkan Denda Rp 15 Juta

    Mundur CPNS, Pemprovsu Tetapkan Denda Rp 15 Juta

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN, – Bagi calon peserta ujian CPNS di lingkungan Pemprov Sumut, harus benar-benar siap menjadi PNS. Sebab jika lulus ujian namun mengundurkan diri akan didenda Rp 15 juta. Kemudian haknya mengikuti pengadaan CPNS di tahun-tahun selanjutnya gugur. “Peserta harus menandatangani surat pernyataan bersedia mengganti biaya yang telah dikeluarkan panitia Rp 15 juta di atas kertas […]

  • Inspektorat Madina Riksus Dinas Perdagangan Terkait Retribusi Pasar

    Inspektorat Madina Riksus Dinas Perdagangan Terkait Retribusi Pasar

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Retribusi pasar di Kabupaten Mandailing Natal tahun 2023 dinilai tidak capaib target. Dari laporan realisai, data yang diperoleh dari 35 pasar yang ada di Kabupaten ini tercatat semua pasar tidak mencapai target. Pasar di Kota Panyabungan sebagai Ibukota Kabupaten contohnya, target capaian pemerintah untuk retribusi pasar senilai Rp. 336.896.000. Yang […]

  • Khilafah Mampu Membendung Neoliberalisme dan Neoimperialisme

    Khilafah Mampu Membendung Neoliberalisme dan Neoimperialisme

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: KH M. Shiddiq Al-Jawi Neoliberalisme adalah perkembangan mutakhir ideologi kapitalisme yang meminimalkan peran negara dalam perekonomian dan menyerahkan perekonomian pada mekanisme pasar. Adapun neoimperialisme adalah penjajahan gaya baru, yakni penjajahan yang tidak lagi menggunakan militer sebagai instrumen dominasinya, melainkan instrumen dominasi lainnya seperti politik, ekonomi dan budaya. Neoliberalisme mulai diterapkan bagi publik secara […]

expand_less