Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

BKD Siap Hadapi Proses Hukum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
  • print Cetak


Jika Terbukti Ada Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS 2010
SIDIMPUAN- Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrat Bersih (AMPBB) beraudiensi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Padangsidimpuan (Psp), Kamis (6/1) di kantor BKD Psp, Jalan Kenanga Psp. Audiensi ini terkait adanya dugaan pelanggaran dalam penerimaan CPNS tahun 2010 di Pemko Psp.
“Jika memang AMPBB bisa membuktikan adanya dugaan pelanggaran dalam penerimaan CPNS tahun 2010 di Pemko Psp, BKD siap bersama-sama untuk pembuktiannya diproses di muka hukum,” tegas Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan dan Penerimaan Pegawai BKD, Afdal di hadapan perwakilan AMPBB, Andi Lumalo Harahap, Halomoan Harahap, Ahmad Riswan Panggabean, Sulaiman Nasution, dan Harijon Saputra yang melakukan audiensi ke BKD Psp. Audiensi ini juga disaksikan Asisten I Pemko Rahuddin Harahap, Kabag Hukum Rahmat Nasution, Kepala BKD Asli Rangkuti, Kasat Reskrim AKP Fahrizal, Kasat Samapta AKP E Simamora, Kasat Intel AKP Alfin Saragih.
Pada kesempatan tersebut, AMPBB meminta keterangan tentang formasi S1 Analis Ekonomi dan absensi untuk ruang 7 dan 8 di SMPN 4 Psp untuk formasi Sarjana Kesehatan Masyarakat. Permintaan mahasiswa ini kemudian dipenuhi oleh BKD Psp dan menyerahkan data-data yang dibutuhkan oleh mahasiswa. Selanjutnya mahasiswa menegaskan, pihaknya akan terlebih dahulu mencocokkan data yang ada pada mereka dengan data yang diserahkan oleh BKD Psp tersebut, kemudian akan diambil langkah dan tindakan selanjutnya.
Dikatakan mahasiswa, adapun dugaan pelanggaran dalam penerimaan CPNS tahun 2010 di Pemko Psp adalah salah satu peserta yang lulus CPNS sebelumnya sudah diberhentikan sebagai PNS di salah satu instansi vertikal pemerintah, sedangkan diformasi lainnya adalah salah satu peserta yang dinyatakan lulus diduga tidak hadir pada saat ujian sesuai keterangan dari peserta lainnya di dalam ruangan ujian yang sama.
Menanggapi dugaan pelanggaran yang disampaikan mahasiswa tersebut, Afdal kembali menegaskan bahwa untuk peserta yang dinyatakan lulus CPNS tapi sudah berhenti menjadi PNS di instansi lain sudah melampirkan bukti pemberhentian yang bersangkutan dari instansinya, dan peserta tersebut dinyatakan sah mengikuti ujian CPNS dengan catatan diberhentikan secara hormat tidak atas permintaan sendiri.Sedangkan dugaan adanya peserta yang lulus namun diduga tidak hadir, Afdal menjelaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Namun demikian, jika memang mahasiswa bisa membuktikannya maka pihaknya dalam hal ini BKD Psp siap untuk sama-sama mengungkapnya dalam proses hukum. Andi Lumalo Harahap dan Halomoan Harahap mengatakan, untuk sementara pihaknya akan memvalidkan data yang ada pada mereka guna dibandingkan dengan data yang diserahkan oleh BKD Psp. “Kita validkan dulu data kita. Jika nantinya memang tidak terbukti, maka kami akan surati BKD untuk klarifikasi. Tapi jika terbukti maka persoalan ini akan kita teruskan ke proses hukum,” ujarnya.
Usai audiensi, Andi dan Halomoan Harahap menegaskan pihaknya melihat dugaan adanya peserta yang lulus tapi tidak ikut ujian semakin kuat setelah melihat absensi ruang 7 dan 8 yang diserahkan oleh BKD Psp. “Ya dugaan kita semakin kuat, hanya tinggal sedikit lagi meminta keterangan dan bukti lainnya dari peserta lainnya. Setelah itu akan langsung kita serahkan kepada proses hukum,” tegas mereka.
Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Psp, Khoiruddin Rambe SSos menegaskan, dirinya mendukung sepenuhnya tindakan yang dilakukan oleh AMPBB. Diutarakan Khoiruddin, jika bukti sudah lengkap, dirinya menyarankan kepada AMPBB untuk segera melaporkannya kepada penegak hukum untuk segera diproses dan dibuktikan kebenarannya. Karena menurutnya isu yang berkembang sudah sangat buruk dan dapat merusak citra Pemko Psp soal penerimaan CPNS. Khoiruddin juga menyarankan kepada AMPBB untuk menyerahkan data yang ada kepada Komisi I DPRD sehingga pihaknya bisa melakukan pressure atau tekanan kepada Pemko Psp dengan memintai keterangan dan penjelasan dari Pemko soal dugaan pelanggaran penerimaan CPNS. “Tidak ada jalan lain, hal ini harus segera diungkap dan dibuktikan kebenarannya, dan Walikota Psp harus tanggap akan hal ini. Komisi I sangat mendukung langkah adik-adik mahasiswa untuk mengusut tuntas persoalan ini,” tegasnya.
Pengamat Sosial Politik, Arman Badrisyah Hasibuan menambahkan, apa yang dilakukan oleh AMPBB adalah kepanjangan tangan dari peserta yang merasa tidak puas dan juga tidak melihat adanya transparansi dalam penerimaan CPNS tahun 2010 ini.
Salah satunya menurutnya adalah penunjukan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo sebagai mitra dalam penerimaan CPNS, sehingga masyarakat khususnya pelamar tidak punya atau sulit mendapatkan akses informasi dari UNS, karena jaraknya yang jauh. (phn)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaum Pelangi Menghancurkan Generasi

    Kaum Pelangi Menghancurkan Generasi

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat Literasi Kutau dulu pelangi itu indah Mentaripun menyambutnya dengan cerah Kini, pelangiku itu tak indah lagi Dikotori oleh kaum sodom Baru-baru ini, Pemerintah Indonesia melalu Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI akan memanggil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins. Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah menyatakan Dubes Inggris akan dipanggil […]

  • Jamsostek Ketenagakerjaan Sumbang APD untuk Tim Medis

    Jamsostek Ketenagakerjaan Sumbang APD untuk Tim Medis

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kantor Cabang Jamsostek Ketenagakerjaan Kabupaten Mandailling Natal (Madina) menyumbangkan APD untuk tim medis Covid-19. Penyerahan dilakukan Kepala Cabang, Fahri Idris kepada Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution mewakili pemerintah daerah, Jum’at (12/06/2020) di perkantoran bupati lama, Panyabungan. Penyerahan bantuan APD bagi tim medis kepada Pemkab Madina tersebut diterima langsung oleh Bupati Madina, […]

  • Megakorupsi Rp47 Triliun di Sumut

    Megakorupsi Rp47 Triliun di Sumut

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut terkait dugaan penyelewengan Rp47 triliun anggaran yang dilakukan 29 pemerintah daerah di Sumut dan dua perusahaan daerah, membuat sejumlah penegak hukum di Sumut terperangah dan mulai sibuk mengusutnya. Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Oegreseno yang dihubungi koran ini Kamis (9/12), berjanji ikut […]

  • Ratusan Proyek 2016 Berpotensi Langgar Perpres No. 70 Tahun 2012

    Ratusan Proyek 2016 Berpotensi Langgar Perpres No. 70 Tahun 2012

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Aliansi Rakyat Peduli Madina (ARPM) menemukan ratusan proyek APBD Tahun 2016 di Mandailing Natal tidak jelas nama paket atau lokasi pekerjaannya. “Nilai pekerjaannya hampir Rp50 miliar,” kata Kholik Lubis, Litbang ARPM yang dilansir di akun facebook ARPM, Sabtu (7/5/2016). Sesuai Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012, proyek tersebut tidak cacat hukum […]

  • Kebijakan Tahan Bayi Oleh RSU Panyabungan, Menuai Sorotan

    Kebijakan Tahan Bayi Oleh RSU Panyabungan, Menuai Sorotan

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sikap RSU Panyabungan yang menahan bayi dan ibunya gara-gara tak punya uang Rp. 300.000 biaya persalinan, mendapat rekasi dari partai politik. Ketua PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan kepada Mandailing Online, Kamis (18/2) menyayangkan kebijakan manajemen RSU Panyabungan yang notabene rumah sakit milik pemerintah kabupaten Mandailing Natal (Madina). “Jika benar gara-gara 300.000 […]

  • Bupati Madina: PPPK Harus Konsisten Diwilayah Kerja

    Bupati Madina: PPPK Harus Konsisten Diwilayah Kerja

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina harap peserta seleksi PPPK Tahun 2023 Madina yang dinyatakan lulus konsisten mengabdikan diri dimanapun ditempatkan. “Ini sudah ter aplikasi ke sistem, bahwa wilayah geografis Mandailing itu sangat luas, jadi kita harus konsisten dimanapun ditempatkan, siap mengabdi untuk Madina dan siap menjalani tugas dengan Ikhlas,” Kata Sukhairi pada Wartawan di […]

expand_less