Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

ABG Dijual Teman Sendiri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


DIPERIKSA: Bunga (berkerudung), didampingi ibunya memberikan keterangan di Polres Karo, Selasa (25/1).//Iwan Tarigan/Sumut Pos

KARO- Minggat dari rumah, cewek ABG (anak baru gede) malah dijual teman sendiri kepada pria hidung belang. Hal ini dialami Bunga (15), bukan nama sebenarnya, warga Sei Mencirim Pasar VII, Sunggal, Kab Deli Serdang, Jumat (21/1) lalu.

Bunga minggat dari rumahnya bersama teman karibnya AY (14), berbekal pakaian seadanya. Mereka pergi ke Kabanjahe untuk mengadu nasib mencari pekerjaan di ibukota Kabupaten Karo tersebut. Di Terminal Kabanjahe, kedua cewek ABG ini bertemu dengan F, yang merupakan teman AY.

Oleh F, kedua sahabat karib ini dibawa melancong keliling Kota Kabanjahe hingga pukul 13.00 WIB. Usai berkeliling kota, keduanya lantas ditraktir F makan siang. Usai santap siang, Bunga sempat melihat seorang pria yang belakangan diketahui berinisial Sgl memberikan uang Rp200 ribu kepada AY.

Lantas, uang yang diberikan Sgl itu mereka gunakan membeli perlengkapan dan keperluan yang mereka butuhkan. Menurut Bunga, bukan hanya sekali itu saja Sgl memberikan uang kepada AY, namun hingga tiga kali. Tapi ia tidak mengetahui secara rinci berapa jumlah nominal yang diterima AY dari Sgl.

“Saya melihat AY menerima uang dari SGL. Saya sudah curiga, mungkin ada niatnya untuk menjual saya,” ujar Bunga kepada wartawan di ruang periksa Polres Karo, Selasa (25/1). Walau curiga, Bunga masih mencoba untuk berpikir positif.

Selain memberikan uang, Sgl juga menawarkan kedua gadis ABG itu tempat tinggal, di salah satu kamar di sebuah kafé di kawasan Kabanjahe.

Namun pada Sabtu (22/1) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, Bunga diajak Sgl keluar dengan dalih membeli makanan. Ternyata, bukannya membeli makanan, Bunga dibawa ke penginapan kelas melati. Menurut Bunga, di kamar penginapan itulah, dirinya diperkosa Sgl sampai tiga kali.

Setelah kejadian itu, Bunga langsung menghubungi orangtuanya. Mengetahi apa yang terjadi pada anaknya, ibu korban Dewita Br Bangun (35), membuat pengaduan ke Polres Karo.

Kepada wartawan, Selasa (25/1), di ruang periksa unit Judisila, ibu korban mengatakan, pihak keluarga akan terus mengikuti perkembangan kasus yang menimpa anaknya. Bahkan mereka berjanji akan menyampaikan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

“Berdasarkan visum, anak kami telah rusak. Jika nantinya, kasus ini tidak tuntas, kami akan membuat pengaduan ke Kapoldasu dan KPAI. Ada indikasi kalau anak kami dijual dan selanjutnya akan dipekerjakan di tempat hiburan malam di kawasan Kabanjahe. Kami minta pihak Polres Karo agar tidak main-main dalam hal ini,” ujar Dewita.
Kabag Humas Polres Karo Iptu Sayuti Malik ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya mengatakan, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Sesuai keterangan Sayuti, pihak kepolisian masih memburu tersangka pelaku tindakan asusila tersebut.(wan)
Sumber : Sumut Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pungli di Jalur Natal-Panyabungan Sirna, Supir Mampu Berhemat 25.000

    Pungli di Jalur Natal-Panyabungan Sirna, Supir Mampu Berhemat 25.000

    • calendar_month Kamis, 3 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak kampanye anti pungli digulirkan Presiden Jokowi, supir truk di wilayah Mandailing Natal telah mampu menghemat uang. Sejumlah supir truk mengaku, mereka sudah mampu menghemat sekitar 25.000 rupiah dalam rentang perjalanan dari kawasan Pantai Barat hingga kawasan Panyabungan. Pemungut-pemungut uang berpakaian petugas di sejumlah titik antara kawasan Pantai Barat hingga kota […]

  • Banjir Bandang, Jembatan Desa Aek Baru Nyaris Putus

    Banjir Bandang, Jembatan Desa Aek Baru Nyaris Putus

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )– Banjir bandang dari sungai aek baru di desa aek baru Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal ( Madina ) sore ini  Senin 13/11/2023 mengakibatkan jembatan desa nyaris putus. Arus sungai yang besar membuat bram jembatan nyaris terpisah dengan bantalan jembatan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Muksin Nasution mengatakan, […]

  • Puluhan Desa Di Madina Belum Dialiri Listrik

    Puluhan Desa Di Madina Belum Dialiri Listrik

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN, : Puluhan desa di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara belum dialiri listrik, sehingga warga tidak bisa beraktivitas pada malam hari karena perangkat elektronik seperti televisi juga tidak berfungsi. Syukuran kecil diadakan warga tiga desa di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, sebagai luapan kegembiraan setelah puluhan tahun menunggu dan pada HUT PLN ke-65, Rabu (27/10) […]

  • Apdesi Madina Tak Tahu Ikhwal Bimtek PKK

    Apdesi Madina Tak Tahu Ikhwal Bimtek PKK

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Apdesi Kabupaten Madina, Sumut tak tahu menahu soal Bimtek TP PKK yang didanai Dana Desa. Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Mandailing Natal, Ahyar Siregar menjawab Mandailing Online melalui telefon seluler, Rabu (17/3/2021) menyatakan pihaknya tak pernah dilibatkan dalam perencanaan Bimtek TP PKK itu. Dia menyatakan kurang memahami […]

  • Tuslah Angkutan Lebaran Tak Diberlakukan

    Tuslah Angkutan Lebaran Tak Diberlakukan

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (pemprovsu) tidak memberlakukan tarif tuslah atau pembayaran/tarif tambahan pada angkutan arus mudik dan balik lebaran 2013 tetapi mengacu pada tarif atas dan bawah. “Tidak ada tuslah, tetapi mengacu pada ketentuan tarif atas dan bawah yang sudah ditentukan Pemerintah,”kata Kepala Dinas Perhubungan Sumut Anthony Siahaan di Medan, kemerin. Untuk tarif […]

  • Jabatan Kasek Tak Tersentuh, LSM Merah Putih: Orang Tua Siswa Tinggal Berdoa dan Menunggu

    Jabatan Kasek Tak Tersentuh, LSM Merah Putih: Orang Tua Siswa Tinggal Berdoa dan Menunggu

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jabatan Kepala SDN 001 Sihepeng yang seakan tak tersentuh meski masyarakat, Komisi I, dan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis telah bersuara membuat LSM Merah Putih turut angkat bicara. Ketua LSM Merah Putih Tabagsel Khairunnisah menilai saat ini yang bisa dilakukan masyarakat hanya tinggal berdoa dan menunggu saja. “Orang […]

expand_less