Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

Tiap tahun ratusan polisi dipecat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
  • print Cetak

BANDUNG, (MO) – Sepanjang tahun 2012, seratusan anggota Polri dipecat dari keanggotaan karena melanggar kode etik kepolisian. Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Nanan Sukarna menjelaskan, setiap tahunnya, 300-500 anggota Polri di Indonesia dipecat dengan tidak hormat.

“Untuk tahun ini atau saat ini sudah seratusan lebih yang dipecat,” jelas Nanan saat ditemui di Hotel Royal Panghegar, hari ini.

Nanan menegaskan, anggotanya yang dipecat lantaran tidak mematuhi aspek afektif atau menyangkut ketaatan terhadap hukum seperti penyalahgunaan narkoba, pemerasan, hingga kelakuan dan aspek emosional. “Tidak ada polisi yang dipecat karena bodoh, ini bukan masalah kognitif, tapi afektif,” tuturnya.

Dikatakan, anggotanya yang dipecat mayoritas berasal dari golongan Bintara dan sebagian kecil berasal dari golongan Perwira. Diduga, waktu pendidikan yang minim menjadi sebab munculnya oknum-oknum tersebut.

“80 persennya adalah Bintara. Mereka itu masuk kepolisian hanya menjalani pendidikan selama tujuh bulan. Dan itu tugas berat untuk Polri, untuk mengubah mindset orang yang rata-rata berusia tujuh belas tahun hanya dalam waktu tujuh bulan,” jelasnya.

Nanan berharap, masyarakat tidak terlalu memojokkan institusi Polri dalam kasus ini. Pasalnya, polisi hanya manusia biasaya yang dapat melakukan kesalahan. Selain itu, dia juga berharap, adanya kritik membangun yang dapat memunculkan solusi tanpa menimbulkan masalah baru.

Kini, pihaknya masih terus mencoba untuk mengubah kultur yang tidak baik. Hal itu dimaksudkan sebagai langkah antisipasi untuk merubah emosional para anggotanya agar tidak terjerumus. “Kasus pidana atau pelanggaran apa pun dapat dilakukan siapa saja, baik polisi maupun masyarakat biasa. Polisi juga bukan malaikat atau Robocop,” pungkasnya. (was)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akulturasi Elitis Mandailing: Standar Baru Kemajuan Madina

    Akulturasi Elitis Mandailing: Standar Baru Kemajuan Madina

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution* Sulit menemukan pemahaman yang relatif seragam dalam hal budaya lokal. Lebih-lebih dalam hal kepemimpinan yang bersifat tradisional. Apalagi untuk membaca dan memahami sebuah prosesi adat yang belum “taradat”. Perpaduan unsur adat dengan nilai budaya yang asing atau baru dengan meninggalkan nilai-nilai adat itu sendiri dapat dipahami sebagai akulturasi. Dan, karena pemangku […]

  • KPU Madina Sosialisasi SIAKBA untuk Rekrut PPK dan PPS

    KPU Madina Sosialisasi SIAKBA untuk Rekrut PPK dan PPS

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Ahmad Effendi
    • 0Komentar

    KPU Madina Sosialisasi SIAKBA untuk Rekrut PPK dan PPS Kotanopan, Mandailing Online Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan sosialisasi penggunaan Aplikasi Sistem Informasi anggota KPU Badan AD HOC ( SIAKBA) dalam rangka perekrutan Badan Ad Hoc Pemilihan Umum PPK dan PPS tahun 2024. Sosialisasi dilaksanakan, Kamis ( 17/12) bertempat di Aula Kantor […]

  • KPU Madina Rampungkan Pemindaian Data

    KPU Madina Rampungkan Pemindaian Data

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Mandailing Natal sudah merampungkan proses pemindaian Formulir C1 (sertifikasi hasil pemungutan suara di tingkat TPS) Pilkada Madina, sore tadi, Jum,at (11/12). Perampungan itu mencapai 100 persen di seluruh TPS di Mandailing Natal (Madina) yang berjumlah total 908 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh kecamatan. Operator Situng KPU Madina, Beny Aswin […]

  • H Anif Bantu Panti Asuhan Siti Aisyah Panyabungan

    H Anif Bantu Panti Asuhan Siti Aisyah Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Tokoh masyarakat Sumatera Utara H Anif, selaku Komisaris PT Anugrah Langkat Makmur yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina, menyerahkan bantuan beras 30 sak, 14 kardus mie instan dan uang dalam amplop kepada Panti Asuhan Siti Aisyah Panyabungan melului MPC PP Madina, Rabu (23/3). Ketua MPC PP Madina, […]

  • Pernyataan Gubsu Tidak Adil Buat Golkar

    Pernyataan Gubsu Tidak Adil Buat Golkar

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golkar Mandailing Natal (Madina) angkat bicara terkait statement (pernyataan) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi yang mengatakan Partai Golkar tidak pro pembangunan. Sekretaris Golkar Erwin Efendi Nasution menyebutkan, Gubsu berlaku tidak adil dengan statemen tersebut dan terkesan mengabaikan keikutsertaan fraksi Golkar Sumut mendukung pembangunan. “Gubernur harus mengingat bahwa fraksi […]

  • Tambang Emas Ilegal Masih Marak di Madina, Ketua DPRD Minta Pemerintah Permudah Izin Tambang Rakyat

    Tambang Emas Ilegal Masih Marak di Madina, Ketua DPRD Minta Pemerintah Permudah Izin Tambang Rakyat

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online: Tambang emas ilegal masih menjadi masalah serius di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Dari data yang didapat, ada 9 kecamatan dari 23 Kecamatan  yang ada di Kabupaten ini yang menjadi lahan empuk bagi para penambang emas ilegal. Daerah itu seperti di Kecamatan Kotanopan, Muarasipongi, Muarabatanggadis, Linggabayu, Sinunukan, Rantobaek dan Batang Natal. Selain […]

expand_less