Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Tiap tahun ratusan polisi dipecat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
  • print Cetak

BANDUNG, (MO) – Sepanjang tahun 2012, seratusan anggota Polri dipecat dari keanggotaan karena melanggar kode etik kepolisian. Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Nanan Sukarna menjelaskan, setiap tahunnya, 300-500 anggota Polri di Indonesia dipecat dengan tidak hormat.

“Untuk tahun ini atau saat ini sudah seratusan lebih yang dipecat,” jelas Nanan saat ditemui di Hotel Royal Panghegar, hari ini.

Nanan menegaskan, anggotanya yang dipecat lantaran tidak mematuhi aspek afektif atau menyangkut ketaatan terhadap hukum seperti penyalahgunaan narkoba, pemerasan, hingga kelakuan dan aspek emosional. “Tidak ada polisi yang dipecat karena bodoh, ini bukan masalah kognitif, tapi afektif,” tuturnya.

Dikatakan, anggotanya yang dipecat mayoritas berasal dari golongan Bintara dan sebagian kecil berasal dari golongan Perwira. Diduga, waktu pendidikan yang minim menjadi sebab munculnya oknum-oknum tersebut.

“80 persennya adalah Bintara. Mereka itu masuk kepolisian hanya menjalani pendidikan selama tujuh bulan. Dan itu tugas berat untuk Polri, untuk mengubah mindset orang yang rata-rata berusia tujuh belas tahun hanya dalam waktu tujuh bulan,” jelasnya.

Nanan berharap, masyarakat tidak terlalu memojokkan institusi Polri dalam kasus ini. Pasalnya, polisi hanya manusia biasaya yang dapat melakukan kesalahan. Selain itu, dia juga berharap, adanya kritik membangun yang dapat memunculkan solusi tanpa menimbulkan masalah baru.

Kini, pihaknya masih terus mencoba untuk mengubah kultur yang tidak baik. Hal itu dimaksudkan sebagai langkah antisipasi untuk merubah emosional para anggotanya agar tidak terjerumus. “Kasus pidana atau pelanggaran apa pun dapat dilakukan siapa saja, baik polisi maupun masyarakat biasa. Polisi juga bukan malaikat atau Robocop,” pungkasnya. (was)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adjie Massaid Meninggal Mendadak Usai Main Bola

    Adjie Massaid Meninggal Mendadak Usai Main Bola

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jangan Tinggalin Aku… JAKARTA-Kepergian Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau biasa dipanggil Adjie Massaid untuk selamanya, yang meninggal akibat diduga serangan jantung usai bermain sepak bola di lapangan bola Lebak Bulus membuat sang istri, Angelina Sondakh sontak histeris. Derai air mata tak sanggup menunjukkan kepedihannya. Angie pun memohon agar tidak ditinggalkan oleh suami tercintanya. […]

  • Kadis Perhubungan Ditahan Polres Madina

    Kadis Perhubungan Ditahan Polres Madina

    • calendar_month Sabtu, 2 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Harlan Batubara ditahan Polres Madina, Jum’at malam (1/4/2016). Informasi yang dihimpun di Mapolres Madina, selain Harlan, PPTK pengadaan lahan terminal bernama Zulalikan juga ikut ditahan. Keduanya ditahan setelah menjalani pemeriksaan sejak siang harinnya. Penahanan ini terkait penetapan mereka sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi […]

  • Sampai Malam ini Pemancing Ikan yang Hanyut Disungai Batang Gadis Belum Ditemukan

    Sampai Malam ini Pemancing Ikan yang Hanyut Disungai Batang Gadis Belum Ditemukan

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – seorang pemancing ikan sungai warga desa kampung baru, kecamatan Panyabungan Utara dinyatakan hilang.  Agung Situmeang (26th) sebelum dinyatakan hilang, sempat melakukan aktifitas memancing ikan di sungai batang gadis tepatnya di daerah kampung baru. Ia saat mancing tidak sendiri. Ada rekannya bernama Mendra Hutapea. ” kronologisnya kejadiannya, sekitar pukul 15.30 wib. Agung […]

  • Guru Hendak Buang Air, Harus Numpang di Rumah Warga

    Guru Hendak Buang Air, Harus Numpang di Rumah Warga

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) : Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) didesak untuk melengkapai fasilitas penunjang di SD Negeri 380 Kunkun Kecamatan Natal. Pasalnya, di SD ini belum ada WC, akibatnya para tenaga pendidik yang ingin buang air harus selalu menumpang ke rumah warga terdekat. Sedangkan jika murid-murid ingin buang air kecil harus ke belakang gedung […]

  • DPRD Minta Gedung RSUD di Panatapan per Januari 2023 Sudah Difungsikan

    DPRD Minta Gedung RSUD di Panatapan per Januari 2023 Sudah Difungsikan

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) melalui Pansus LKPJ meminta kepada pemerintah agar gedung RSUD di Panatapan per Januari 2023 sudah difungsikan. “Kita minta pemerintah memfungsikan gedung ini per Januari 2023,” kata salah satu anggota pansus Arsidin Batubara saat rapat dengan TAPD di sela-sela peninjauan gedung tersebut, Kamis (19/5). Ketua fraksi Partai Golkar […]

  • Kabut Asap, Sekolah Di Madina Libur 4 Hari

    Kabut Asap, Sekolah Di Madina Libur 4 Hari

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat asap kian pekat, Dinas Pendidikan Madina meliburkan sekolah mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Kebijakan meliburkan sekolah ini mulai berlaku sejak hari ini Selasa (28/10) hingga Sabtu (31/10) atau selama 4 hari. Pemberitahuan libur ini tertuang dalam surat bernomor 422.3/2145/P/2015 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina), […]

expand_less