Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Tiap tahun ratusan polisi dipecat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
  • print Cetak

BANDUNG, (MO) – Sepanjang tahun 2012, seratusan anggota Polri dipecat dari keanggotaan karena melanggar kode etik kepolisian. Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Nanan Sukarna menjelaskan, setiap tahunnya, 300-500 anggota Polri di Indonesia dipecat dengan tidak hormat.

“Untuk tahun ini atau saat ini sudah seratusan lebih yang dipecat,” jelas Nanan saat ditemui di Hotel Royal Panghegar, hari ini.

Nanan menegaskan, anggotanya yang dipecat lantaran tidak mematuhi aspek afektif atau menyangkut ketaatan terhadap hukum seperti penyalahgunaan narkoba, pemerasan, hingga kelakuan dan aspek emosional. “Tidak ada polisi yang dipecat karena bodoh, ini bukan masalah kognitif, tapi afektif,” tuturnya.

Dikatakan, anggotanya yang dipecat mayoritas berasal dari golongan Bintara dan sebagian kecil berasal dari golongan Perwira. Diduga, waktu pendidikan yang minim menjadi sebab munculnya oknum-oknum tersebut.

“80 persennya adalah Bintara. Mereka itu masuk kepolisian hanya menjalani pendidikan selama tujuh bulan. Dan itu tugas berat untuk Polri, untuk mengubah mindset orang yang rata-rata berusia tujuh belas tahun hanya dalam waktu tujuh bulan,” jelasnya.

Nanan berharap, masyarakat tidak terlalu memojokkan institusi Polri dalam kasus ini. Pasalnya, polisi hanya manusia biasaya yang dapat melakukan kesalahan. Selain itu, dia juga berharap, adanya kritik membangun yang dapat memunculkan solusi tanpa menimbulkan masalah baru.

Kini, pihaknya masih terus mencoba untuk mengubah kultur yang tidak baik. Hal itu dimaksudkan sebagai langkah antisipasi untuk merubah emosional para anggotanya agar tidak terjerumus. “Kasus pidana atau pelanggaran apa pun dapat dilakukan siapa saja, baik polisi maupun masyarakat biasa. Polisi juga bukan malaikat atau Robocop,” pungkasnya. (was)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Medan Minta Amnesti Internasional Tangani Penembakan di Sorikmas Mining Madina

    LBH Medan Minta Amnesti Internasional Tangani Penembakan di Sorikmas Mining Madina

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan terus melawan kebijakan kepolisian dalam menyelesaikan konflik di PT Sorik Merapi Mas,Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina). Setelah melaporkan kasus ini kepada presiden, kapolri dan pimpinan lembaga tinggi negara,LBH Medan kini meminta bantuan dari lembaga HAM internasional. ”Ya, amnesti Internasional yang mendukung tentang Hak Asasi Manusia (HAM),” ucap Direktur LBH […]

  • Dibalik Perjuangan Pembangunan Bandara Madina

    Dibalik Perjuangan Pembangunan Bandara Madina

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-  Setidaknya ada beberapa poin penting dibalik perjuangan pembangunan bandar udara Mandailing Natal yang saat ini proses pembangunannya sedang berjalan dan sesuai target Kementerian Perhubungan akan selesai progress nya di tahun 2023 dan akan beroperasi di awal tahun 2024 mendatang. Irwan Daulay salah seorang pengamat pembangunan dalam catatannya pada Redaksi Mandailing […]

  • Pemred StArtNews dan Mandailing Online Desak Polisi Tuntaskan Kasus Teror ke Jurnalis TVRI Madina

    Pemred StArtNews dan Mandailing Online Desak Polisi Tuntaskan Kasus Teror ke Jurnalis TVRI Madina

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Pemimpin redaksi StartNews.co.id (Radio Start FM Panyabungan) Saparuddin Siregar mendesak penyidik Polres Mandailing Natal (Madina) segera menuntaskan proses hukum terhadap pelaku yang mengintimidasi wartawan TVRI dan StartNews terkait pemberitaan praktik curang penjualan BBM di SPBU Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Madina. “Polisi harus segera menuntaskan kasus ini agar masalah serupa tidak terulang dan […]

  • Ibu-ibu DPRD Madina Kunjungi LP Panyabungan

    Ibu-ibu DPRD Madina Kunjungi LP Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan. Rukun keluarga anggota DPRD (Rukad) Mandailing Natal (Madina) melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakat (LP) Sipaga-Paga, Panyabungan, Jumat (13/1). “Sebagai organisasi ibu-ibu anggota DPRD Madina yang juga punya peran untuk memberikan pengayoman terhadap masyarakat, baik itu yang berkelakukan baik juga buruk.Anak-anak yang berada di LP perlu mendapat perhatian khusus,” kata Ketua Rukad Madina Marayani Siregar, […]

  • Harga Karet Rendah, Picu Keresahan dan Konflik Horizontal

    Harga Karet Rendah, Picu Keresahan dan Konflik Horizontal

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Harga harga karet yang tak kunjung naik telah menimbulkan keresahan sosial yang bisa memicu konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat. Itu dikatakan Presiden Direkur Forum Diskusi Mandailing Julu (MAJU), Raja Muda Nasution didampingi penasehat G. Tanjung dan H.S. Matondang, di Kotanopan, pekan lalu. Disebutkan, mayoritas masyarakat di Mandailing Julu khsusnya, Mandailing Natal […]

  • Tiga Rumah Kontrakan di Banjar Sehat Ludes Terbakar

    Tiga Rumah Kontrakan di Banjar Sehat Ludes Terbakar

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Tiga unit rumah kontrakan terbuat dari papan di banjar sehat, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Rabu Sore 14/6/2023 sekitar pukul 15.20 ludes dilalap si jago merah. Besarnya api membuat seisi rumah tidak bisa di selamatkan, warga sekitar yang melihat kejadian itu pun berhamburan dan membantu […]

expand_less